02 June 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Orientasi Belajar di Sekolah

...

  • portalsatu.com
  • 13 January 2020 23:30 WIB

Kita awali dari asumsi bahwa umumnya masyarakat tidak memiliki orientasi yang khas saat memasukkan anaknya ke sekolah. Indikasi yang paling sering kita jumpai adalah kecenderungan pada gengsi sosial, model sekolah, sekadar mengikuti minat anak atau sebagai dasar persiapan "kerja".

Ini belum kita telisik antara sekolah negeri dan sekolah swasta. Bila kita kaitkan variabelnya, maka sekolah negeri  lebih mewakili orientasi masyarakat yang lebih memilih layanan umum, standar pemerintah dengan biaya yang biasanya lebih murah.

Tapi umumnya para orang tua sangat berharap pada sekolah agar memberi dampak positif dalam prilaku sang anak. Hanya saja hampir semua terjebak pada angka angka. Sehingga orientasi ideal untuk bersekolah jadi tak jelas. Dalam skala laporan belajar, didominasi oleh capaian kognitif, walau ada catatan keterampilan, kita tak dapat melihat performanya. Disini perlu sinergi antara sekolah dan orang tua serta masyarakat umum.

Sangat tidak mudah untuk sampai pada level sempurna di setiap sekolah,walau ia memiliki akreditasi A+. Semua berpulang pada misi sekolah dan harapan orang tua yang mesti selalu tersambung. Artinya beberapa sekolah memilki orientasi yang berbeda tentang pendidikan para siswanya.

Disamping itu, sudah jamak diketahui bahwa diantara orientasi belajar di sekolah adalah untuk mengusai seperangkat pengetahuan dan kecakapannya yang sesuai dengan kondisi zaman. Disini para siswa dijejali dengan ragam pengetahuan yang dimaksud dalam waktu tertentu dengan standar nilai tertentu pula, yang mirisnya, kebanyakan siswa tak bisa mengusainya sekaligus.

Sisi lain dari orientasi tadi adalah pembentukan kepribadian, karakrer dan semacamnya. Beberapa sekolah Islam atau selevel pesantren sering menitikberatkan pada poin ini, slogan mereka, Adab di atas Ilmu. Untuk mencapai maksud baik keduanya, ada yang sekaligus menggabungkannya dalam kurikulum. Termasuk menggabungkan di dalamnya kecakapan kerja, penguasaan teknologi dan multi media. 

Maka agar tak terkesan begitu padat dan tumpang tindih, sistem sekolah perlu menata prioritas kompetensi secara umum dan melibatkan orang tua seperlu mungkin. 

Bila memang, salah satu orientasi utama bersekolah adalah akses profesi dan dunia kerja, maka perlu diperbanyak sekolah berbasis profesi sedini mungkin (jenjang SMP) karena akan terkoneksi dengan sistem perkuliahan yang lazim sekarang, di dalam kurikulumnya sudah termasuk nilai budaya kerja, pengetahuan khusus dan instrumen evaluasi yang autentik.[]


Taufik Sentana
Praktisi Pendidikan Islam

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.