26 September 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pikiran sebagai Energi

...

  • portalsatu.com
  • 13 February 2020 22:30 WIB

@istockphoto
@istockphoto

Pertama, mungkin kita perlu mendefenisikan energi terlebih dahulu. Setiap cabang ilmu agaknya memiliki defenisi yang berbeda tentang beberapa prinsip dan konsep. Disini kita ambil pendekatan fisika, bahwa energi sebagai daya yang dapat mengubah dan mendorong satu tindakan. 

Selanjutnya kita perlu menilik apakah pikiran itu hasil dari suatu aksi atau ia hanyalah reaksi. Tapi umum diyakini bahwa, pikiran memengaruhi tindakan, sebagaimana tindakan juga dapat memengaruhi pikiran pada saat tertentu. Dalam prinsip ini, pikiran bisa jadi tidak otonom. Demikian pula saat mendiskusikan bahwa pikiran sebagai energi, ia tidaklah berdiri sendiri. Artinya, pikiran membutuhkan ruang pengalaman, perspektif, latihan kognitif bahkan cita rasa spiritual.

Mengacu pada bahasan kecil ini, pikiran sebagai energi merupakan hasil dari pengalaman interaksi yang konstan dengan ragam variabel indrawi khususnya, sehingga menghasilkan wujud baru berupa pengertian, jalinan pengetahuan, karya fisik dan seterusnya. Sedangkan karya itu relatif asli, baru dan bertahan lama serta memiliki daya ubah yang signifikan. Hanya saja, pikiran otonom tidak selamanya dapat menempuh jalannya sendiri lewat sangka, persepsi dan analisa inderawi karena pikiran itu selalu berkejaran dengan nafsu dan pilihan pilihan yang rendah dan hina, disamping keterbatasan lainnya.[]

Taufik Sentana
Peminat studi kreativitas dan Kualitas SDM.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.