09 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pribadi Sukses versi Ayat Muddasir 1-7

...

  • portalsatu.com
  • 29 July 2020 10:00 WIB

@Shutterstock
@Shutterstock

__Ayat 1-7 yang kita ulas ini juga diperuntukkan oleh siapa saja, sebagai pribadi ataupun sebagai pengampu profesi apapun. Karena, menjadi da'i, menyeru ke jalan Allah mesti dilakukan oleh siapa saja sesuai kapasitas masing masing__


Oleh: Taufik Sentana*

Surah Al-Muddasir termasuk surah yang diturunkan di Makkah. Surat ini turun setelah surah Al-Muzzammil. Bedanya, Al-Muzzammil bermuatan utama pada kesiapan mental-spiritual Nabi Muhammad SAW. Sedangkan muatan utama surah Al-Muddasir pada kesiapan secara fisik dan psikis sekaligus.

Secara teoretik ilmu tafsir, surah ini, tepatnya ayat 1 - 7, sering dikaitkan tentang fungsi da'i, tanggung jawab dan tugasnya. Namun, pada kaitan lain disebutkan bahwa, khitab (istilah tafsir: bahasa dialog)  ke Nabi Muhammad SAW sebagai wujud aplikatif bagi ummatnya juga.

Sehingga, ayat 1-7 yang kita ulas ini juga diperuntukkan oleh siapa saja, sebagai pribadi ataupun sebagai pengampu profesi apapun. Karena, menjadi da'i, menyeru ke jalan Allah mesti dilakukan oleh siapa saja sesuai kapasitas masing masing.

Sebagai pribadi muslim, dalam 7 ayat Al -Muddasir tersebut mengandung prinsip utama yang mendasari kesuksesan seseorang. Prinsip tersebut adalah:

Pertama, menyiapkan diri dengan mengenal potensi, sumberdaya dan kelemahan diri. Kata "berselimut" dalam makna ayat pertama sebagai isyarat bagi kita untuk melepaskan zona nyaman dan meluaskan area tanggung jawab dan usaha kita.

Kedua, merespon keadaan dengan sikap proaktif,mandiri, percaya diri dan menunjukkan kebenaran ("berilah peringatan"), atau menyampaikan kebenaran sekecil apapun.

Ketiga, Selalu mengingat orientasi dalam rangka menyembah Allah, mengingatNya selalu dan tidak lalai dengan ragam kesibukan.

Keempat, perhatikan penampilan diri, pakaian, lingkungan dan hal fisik lainnya:"sucikan dan bersihkan".

Kelima, Perhatikan pula hatimu. Jauhilah prilaku keji dan mengikuti hawa nafsu. Selalulah berbaik sangka, hilangkan demdam dan benci.

Keenam. Membiasakan diri dengan empati, toleransi, memberi dan berbagi. Tapi jangan berharap balasan dari setiap tindakan baik,kecuali hanya balasan dari Allah. Apalagi memberi dengan berharap mendapat lebih banyak dari orang lain.

Ketujuh. Puncak dari usaha kita yang benar dan kita yakini adalah, dengan terus bersabar. "Sabarlah dalam rangka menunaikan urusan (agama)kebaikan dan seruan ke jalanNya". Seorang pelajar mesti sabar dalam belajarnya, seorang pekerja mesti sabar dengan pekerjaannya, seorang yang khusus sebagai da'i mestilah bersabar dalam menuanaikan tugasnya.Demikian juga orangtua, pemimpin yang baik dan seterusnya.

Demikian petikan tadabbur kita dari surah Muddasir ayat 1-7. Semoga dapat menginspirasi dan memperkaya diri dengan semangat Qur'ani.[]

*Ikatan Dai Indonesia.
Peminat studi tadabbur al Quran
Dalam "Kaya Inspirasi Qur'ani setiap Hari", 2020.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.