29 September 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Siapakah Wali Allah Itu?

...

  • portalsatu.com
  • 07 August 2020 22:30 WIB

@pinterest.com
@pinterest.com

 

Oleh: Taufik Sentana*

Perbincangan seputar wali Allah mestinya tidak menjadi perdebatan kusir, bila semua kita kembali kepada definisinya yang umum dan asli. Pertama, perkataan "wali" ini tercantum dalam hadis. Kedua, di beberapa ayat Alquran juga menyebut kata "wali".

Pada ulasan ringan ini, wali Allah yang kita maksud tercantum dalam hadis ke-38 dari Kumpulan Hadis Arbaiin Annawawi. Disebutkan Bahwa Allah akan memerangi siapa pun yang memusuhi waliNya:yaitu kekasihNya, manusia yang ia cintai. 
Imam Ibnu Hajar dalam syarahnya menyampaikan bahwa ukuran utama kewalian Allah itu adalah: Ketaatan, menunaikan kewajiban dan sikap diri yang mukhlis. Ini menjadi peluang bahwa setiap orang disediakan Allah pintu untuk mencapai kecintaan dan pertolonganNya.

Hanya saja, tingkatan tertinggi dalam karakter wali Allah ini tentunya adalah para nabi dan rasul Allah. Lalu diikuti para sahabatnya, sebab Allah telah Meridhai mereka. Lalu mengerucut pada ulama ulama yang mu'tabar, yang menunjukkan ketaatan dan keikhlasan berdasarkan pandangan kita yang zahir.

Kemudian, karakter wali Allah juga sering dikaitkan dengan surat Yunus ayat 62-64. Yaitu, mereka yang tiada merasa takut dan tiada pula merasa sedih. Mereka juga menunjukkan keimanan kepada Allah dan selalu bertakwa. Setidaknya, iman dan takwa ini menjadi "kunci" utama membuka rahasia kecintaan Allah. Termasuk di dalamnya, usaha pemimpin untuk berlaku adil di setiap urusan rakyatnya, itu juga bagian dari memenuhi kewajiban dan perintah Allah.

Walau ini tampak mudah dalam ucapan, tapi sesungguhnya membutuhkan komitmen tinggi, kesabaran dalam menunaikan kewajiban, baik itu perintah ataupun meninggalkan larangan.

Dari uraian singkat ini, kita diharapkan dapat menerima konsepsi wali Allah dalam terminologi ajaran Islam: Dengan sikap yang adil, tidak menolaknya secara mentah dan tidak pula sembarangan mengaku dan mengakui kewalian seseorang.

Adapun hikmah kewalian seseorang sangat berdampak pada kecintaan Allah padanya. Ia juga dijamin mendapatkan pertolongan Allah dan dikabulkan doanya. Bahkan mata, kaki, hati dan tangannya pun akan selalu dibimbing oleh Allah.[]

 

--Staf Ikatan Dai  Indonesia.Aceh Barat
* Disarikan secara bebas dari Kajian Hadis Arbaiin An Nawawi oleh  Ust Surianto S. Lc, MA, di Masjid An Nur Rundeng, Meulaboh.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.