26 November 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Syarat Merayakan Maulid Nabi

...

  • portalsatu.com
  • 28 October 2020 21:15 WIB

@aswaja
@aswaja

Oleh: Taufik Sentana*


Maulid yang kita maksud adalah maulid Nabi Muhammad saw. Maulid berarti waktu lahir, disini kita mengambil i'tibar dari lahirnya Baginda. Memahami sejarah dan kehidupan nabi Muhammad saw adalah kewajiban, sebagai faktor yang mendukung keimanan kita. Bagaimana mungkin kita meneladani dan mencintai sosoknya tanpa mengenal sejarah kehidupannya:Minimal, kelahiran, fase dakwah, perjuangan dan warisan ajarannya .
Adapun merayakan, kiranya diambil dari kata "raya", besar, atau dari kata raiyah, menampakkan, dan kata ra'iyyah, kegiatan rakyat yang ramai dan masif. Umumnya lebih dikenal dengan makna besar. Jadi merayakan maulid adalah membesarkan dan menyiarkan hari kelahiran Nabi sebagai momen reflektif ummat atas kehidupan dan perjuangan beliau dan sahabat sahabatnya hingga Islam sampai kepada kita.

Adapun adanya sedikit perbedaan pandangan akan hal ini, tidaklah perlu dibesarkan. Apalagi bila dicondongkan ke syurga dan neraka. Sebab, semua umat Baginda yang beriman tentulah akan mendapatkan syurga. Sebab perbedaan ini sejatinya sudah selesai sejak abad 600 H yang lalu, dan bedanya hanya dalam aplikasi dalil umum dan khusus saja. Kesemua kita masih merujuk pada ulama ulama yang sahih dan mu'tabar.

Namun demikian, untuk memurnikan niat baik perayaan maulid Nabi ini, setidaknya ada beberapa syarat yang umummnya berlaku dalam kultur Syafiiyyah.
Pertama, dalam perayaannya mengandung unsur zikir, doa dan pengajaran. Kedua, di dalamnya ada kenduri tanpa mubazir, memberi makan yatim dan faqir miskin. Ketiga, perayaannya tidak melanggar batasan agama yang lebih khusus seperti, bercampurnya laki laki dan perempuan, pesta pora, dan melalaikan waktu shalat pada saat acara dilangsungkan.

Demikian sekelumit catatan kecil tentang cara kita membesarkan maulid Nabi Muhammad saw. Kegiatan ini bisa kita lakukan secara mandiri di keluarga, komunitas ataupun masyarakat luas sesuai keadaan masing masing.[]

*Ikatan Dai Indonesia.Kab. Aceh Barat

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.