21 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tak ada Alasan untuk Menyerah

...

  • portalsatu.com
  • 06 August 2020 08:50 WIB

 

__"Bila merujuk pada kehidupan seorang muslim, kondisi menyerah dalam menjalani hidup adalah sikap berlepas diri dari tanggung jawab, dan mengabaikan peran yang mungkin bisa diambil, walau hanya kecil"__

Oleh: Taufik Sentana*


Ada idiom yang berbunyi, menyerah bukan berarti kalah. Yang namanya idiom sudah tentu tidak selalu benar. Tergantung kondisi dan konteksnya serta sikap batin si individu. Bila dianggap idiom di atas tidak selalu benar, berarti menyerah bisa menjadi bagian dari kekalahan, setidaknya kekalahan kecil, atau kekalahan dalam satu bidang dan sisi hidup.

Walau sejatinya, prinsip kalah-menang pun bisa saja bersumber dari falsafah evolusi yang mengakui, hanya yang kuat yang bertahan hidup.

Padahal, kemenangan di dunia, capaian kita di dunia belum tentu menjamin kemenangan di alam abadi kemudian.

Jadi, kapan seseorang dikatakan sudah "menyerah"? Atau apa yang ia serahkan saat ia menyerah itu, lalu kepada siapa ia menyerah?. Begitu seterusnya sesuai falsafah yang diakui seseorang.

Bila merujuk pada kehidupan seorang muslim, kondisi menyerah dalam menjalani hidup adalah sikap berlepas diri dari tanggung jawab, dan mengabaikan peran yang mungkin bisa diambil, walau hanya kecil.

Ujung dari sikap menyerah ini adalah bukan hanya kekalahan murni, tapi juga pengingkaran atas rezeki terpendam dari Allah: potensi, nikmat, kehidupan dst. Pengingkaran itu (baca: kekufuran) bisa mengakibatkan batalnya iman dan akidah.

Sepertinya, tak ada alasan menyerah bagi seorang muslim dalam menyelesaikan urusan hidup. Sekecil apapun peran dan tanggung jawab mesti ia tunaikan. Setidaknya ia mendapat ganjaran sabar atas ketaatan dan kebaikan yang diperbuat.[]

*pegiat pengembangan SDM.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.