23 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Setelah Lebaran Bisnis Dealer Mobkas Lesu, Penjual Lari ke Platform Online

...

  • PORTALSATU
  • 28 July 2017 14:40 WIB

Bursa Mobil Bekas Carsentro @ist
Bursa Mobil Bekas Carsentro @ist

Setelah momentum lebaran yang banyak menuai pembeli, para pedagang mobil bekas (mobkas) kini mengeluh sepinya pembeli. Berdasarkan data divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Carmudi.co.id juga menunjukkan sinyalemen lesunya pembelian mobkas.

Hal itu disampaikan oleh H. Ahmad Fadilah, Ketua Ikatan Pedagang Mobil Bekas Jakarta Timur (IPMJ). Menurut Ahmad, fenomena sepinya pembeli sudah dirasakan sejak seminggu setelah lebaran. Banyak hal yang memengaruhi sepinya pembeli, salah satunya adalah mulainya tahun ajaran baru sekolah.

“Kalo sekarang kebanyakan orang itu sibuk bayar daftar masuk sekolah. Tapi biasanya bulan - bulan ini hingga akhir tahun akan perlahan naik," katanya melalui siaran pers, Jumat, 28 Juli 2017.

Senada dengan Ahmad, salah satu pedagang mobil bekas dealer Fritz n Co yang terletak di Carsentro Yogyakarta juga mengeluhkan sepinya pembeli usai lebaran.

“Kalau di masa sekarang orang fokus uangnya ke sekolah anak-anaknya, masa liburan sekolah juga memang jarang pembeli, orang-orang fokusnya ke liburan dan sekolah dulu,” tambah Jojon Ardi selaku pemilik dealer Fritz n Co.

Para pedagang memprediksi kondisi pasar mobkas akan kembali bergairah menjelang akhir tahun. Berdasarkan pengalaman peningkatan akan terjadi di bulan September hingga November mendatang.

“Fenomena yang terjadi itu memang membuat bisnis pedagang mobil bekas terganggu. Untuk itu sebenarnya sarana pemasaran para dealer konvensional harus merambah dunia online. Hal itu bertujuan untuk meluaskan cakupan pemasaran dan menyentuh calon pembeli yang tersebar di berbagai wilayah,” ujar Chandra Sidik, Head of Marketing and PR Carmudi.co.id.

Sementara itu berdasarkan data Litbang Carmudi.co.id, tampak tidak terjadi penurunan jumlah pengiklan (listing) mobkas di platform Carmudi.co.id. Justru terjadi banyak penjual yang memasang listing di situs Carmudi.

Menurut Chandra, alasan banyaknya penjual mobkas masuk ke platform online seperti Carmudi.co.id, lebih disebabkan karena sepinya pembeli di dealer mobkas. Stok mobkas milik pedagang pun menumpuk, membuat mereka menahan untuk membeli mobkas dari penjual pribadi.

“Beberapa waktu terakhir ini, kami melihat jumlah listing di Carmudi meningkat. Kebanyakan listing berasal dari penjual pribadi atau biasa kami sebut organik listing. Tentu hal ini kami pahami sebagai kesadaran pemasaran jual beli mobil secara online sudah mulai meningkat,” jelas Chandra.[]

Editor: IHAN NURDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.