13 December 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


AWSC Berakhir, Irwandi Yusuf Sampaikan Apresiasi Kepada Tim Peserta

...

  • MHD SAIFULLAH
  • 07 December 2017 12:00 WIB

BANDA ACEH -- Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, memberikan apresiasi kepada seluruh tim peserta Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 yang diselenggarakan sejak 2-6 Desember 2017. Dia menyebutkan, keempat negara peserta itu, mampu meresapi semangat yang diusung AWSC 2017.

Solidaritas dan persaudaraan secara global dirasakan oleh masyarakat Aceh ketika menghadapi bencana 12 tahun yang lalu. Hal inilah telah ditunjukkan tim-tim peserta dalam tiap penampilan mereka pada turnamen internasional ini.

"Meski berkompetisi, saya melihat tim-tim ini menunjukkan semangat persaudaraan. Semangat ini yang membuat jalannya turnamen ini berlangsung dalam ranah sportivitas," ujarnya kepada portalsatu.com melalui siaran pers.

Selain itu, Irwandi menjelasakan, semangat solidaritas yang ditunjukan oleh Indonesia, Brunei Darussalam, Mongolia, dan Kyrgyztan, salah satunya adalah dapat menyelesaikan turnamen ini meskipun sempat ada sedikit masalah dengan cuaca ekstrem di Aceh, yang berpengaruh dengan kondisi lapangan.

"Semangat mereka sama dengan semangat solidaritas yang ditunjukkan negara-negara di dunia dalam membantu Aceh bangkit pascatsunami, pada 2004 lampau," jelas Irwandi.

"Kami harap, tim-tim peserta turnamen AWSC ini bersedia untuk kembali datang ke Aceh pada gelaran yang sama, tahun depan," jelasnya lagi.

Pada pertandingan penentu tersebut, Gubernur Aceh tidak dapat hadir melihat langsung laga perebutan juara AWSC 2017, dikarenakan menghadiri undangan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Akan tetapi, dia tetap memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Timnas Kyrgiztan yang keluar sebagai juara pada turnamen perdana yang diselenggarakan oleh Provinsi Aceh ini.

Dia berharap, kemenangan Kyrgiztan bisa lebih dari sekadar juara pada AWSC 2017, namun juga bisa menunjukkan pada dunia bahwa Aceh telah bangkit dan mampu menyelenggarakan turnamen berkelas internasional.

"Selamat pada tim juara AWSC 2017. Kami harap mereka mau dan mampu mengabarkan pada dunia bahwa saat ini Aceh sudah bangkit dan siap untuk kembali menggelar turnamen kelas internasional," ucap Irwandi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Aceh menggelar turnamen internasional Aceh World Solidarity Cup 2017 atas gagasan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, dengan tujuan untuk mengapresiasi solidaritas negara-negara di dunia dalam membantu Aceh bangkit usai tragedi tsunami yang melanda daerah tersebut pada 26 Desember 2004 silam.

Sehubungan dengan itu, Irwandi sendiri menegaskan bahwa ajang ini bakal menjadi ajang tahunan. Tahun depan, ia berjanji, penyelenggaraan akan berlangsung lebih baik lagi ketimbang saat ini.

"Insya Allah, ke depan penyelenggaraan akan semakin baik. Kami banyak belajar dari penyelenggaraan tahun ini, termasuk kondisi infrastruktur yang akan terus kami sempurnakan," paparnya.

"Demikian pula untuk tim peserta. Kami harap akan ada penambahan jumlah. Jika kali ini hanya ada empat tim, ke depannya kami rencanakan akan ada delapan tim," imbuh lulusan Oregon State University tersebut.

Selain itu, Irwandi juga menyampaikan ucapan terima kasih pada segenap pihak yang banyak membantu penyelenggaraan acara ini. Selain pada panitia dan seluruh masyarakat Aceh, ia juga memberikan apresiasi pada PSSI dan BOPI, yang memberikan sejumlah saran dan bantuan teknis dalam penyelenggaraan AWSC 2017.

"Kami ucapkan terima kasih dan berharap agar bisa terus mendapat bantuan untuk meningkatkan terus kualitas turnamen ini ke depannya, dan juga untuk membantu menaikkan level sepakbola Aceh," katanya.

Adapun pada penutupan serta penyerahan piala AWSC 2017, dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.[]

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.