26 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Khabib: Ketika Allah Bersamamu, Tak Ada yang Bisa Menghancurkanmu

...

  • VIVA
  • 08 October 2018 08:15 WIB

Khabib Nurmagomedov. @MMA Junkie
Khabib Nurmagomedov. @MMA Junkie

Khabib Nurmagomedov sukses mengalahkan Conor McGregor dalam pertarungan UFC 229 di T-Mobile Arena, Minggu/kemarin. Petarung berusia 30 tahun itu bersyukur bisa memenangkan duel dan menjaga kehormatannya.

Nurmagomedov berhasil memenangkan duel melalui submission. Dia melakukan rear naked choke kepada McGregor yang sama sekali sudah tak bisa memberikan perlawanan di ronde keempat.

Usai pertarungan, Nurmagomedov yang masih emosional langsung melempar pelindung giginya ke arah tim McGregor. Kemudian meloncati oktagon guna melakukan serangan kembali, hingga akhirnya diamankan pihak keamanan.

Aksinya itu sebagai luapan kekesalan pada tim McGregor yang terus melakukan cemoohan kepadanya yang menyinggung agama dan keluarganya. Di akun instagram miliknya, Nurmagomedov pun bersyukur bisa mengalahkan petarung asal Irlandia tersebut, walaupun harus berujung dengan kericuhan.

"Ini tentu bukan apa yang Ayah ajarkan padaku, tapi itu hanya masalah kehormatan. Kemenangan adalah milik kita, kita memiliki sabuk. Ketika Allah bersamamu, tidak ada yang bisa menghancurkanmu. Tidak seorangpun. Terima kasih banyak teman-teman atas dukungannya. #Alhamdulillah #Honor," tulis Nurmagomedov di akun Instagram miliknya, seperti dikutip viva.co.id.

Postingan Khabib di instagram @khabib_nurmagomedov itu pun langsung dibanjiri komentar-komentar dukungan padanya. Termasuk dari netizen asal Indonesia yang senang akan kemenangannya dan juga merasa kesal oleh hinaan yang dilontarkan McGregor jelang laga.

Khabib ditelepon Putin

Khabib yang merupakan petarung Rusia, mendapat pujian dari Presiden Vladimir Putin usai laga itu.

"Dia (McGregor) boleh saja foto bareng dengan Putin (saat nonton bareng final Piala Dunia 2018 di Rusia)," kata Khabib dilansir Express, Senin 8 Oktober 2018.

"Tapi Putin menghubungi saya, dia mengatakan kepada saya bahwa dia bangga kepada saya. Dan dia mengucapkan selamat kepada saya," jelasnya.

Tidak lupa, Khabib pun meminta maaf karena gagal mengendalikan emosinya. Sebab McGregor terkadang menjadikan agama dan ayahnya sebagai bahan celaan.

"Saya minta maaf kepada Vegas, kepada Nevada. Saya tahu, ayah saya pasti akan memukul saya saat saya pulang ke rumah (gara-gara bikin rusuh)," katanya.

"Tapi dia (McGregor) membicarakan agama saya, negara saya, ayah saya. Ini olahraga terhormat, bukan olahraga adu mulut. Saya ingin mengubah itu. Jangan bicara soal agama dan negara seseorang," tegasnya.[]Sumber: viva.co.id

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.