17 February 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Khabib Tak Tega Serang Pelatih McGregor karena Terlalu Tua

...

  • PORTALSATU
  • 26 January 2019 13:00 WIB

Khabib Nurmagomedov yang dikawal petugas keamanan setelah kerusuhan terjadi. (Harry How/Getty Images/AFP)
Khabib Nurmagomedov yang dikawal petugas keamanan setelah kerusuhan terjadi. (Harry How/Getty Images/AFP)

Khabib Nurmagomedov menyatakan dirinya sejatinya tidak mendengar perkataan Dillon Danis usai laga lawan Conor McGregor dan hanya menyerang Danis lantaran orang-orang lain di kubu McGregor sudah terlalu tua.

Setelah menang atas McGregor lewat kuncian leher, Khabib melompati arena dan menyerang Dillon Danis. Kerusuhan kemudian tercipta karena rekan Khabib juga ada yang menyerang McGregor di dalam ring.

Sebelumnya, Danis dikabarkan menantang Khabib namun ternyata Khabib menegaskan dirinya tak mendengar kalimat dari Danis saat itu.


"Tidak, saya tidak mendengar dirinya. Saya tak mendengarnya karena suara terlalu berisik. Saya melompat ke arah dirinya lantaran rekan-rekan McGregor lainnya terlalu tua. "

"Jika saya melompat ke arah John Kavanagh [pelatih McGregor], maka Kavanagh tidak akan bisa berkelahi dengan saya. Itulah mengapa saya melompat ke arah Dillon Danis," kata Khabib dalam wawancara dengan Submission Radio, dikutip dari Bloody Elbow.

Khabib secara terbuka mengatakan dirinya tak suka dengan seluruh tim McGregor, namun ia juga masih punya ketenangan untuk berpikir mencari lawan yang seimbang.

"Saya tak suka dengan seluruh tim McGregor namun saya punya pilihan untuk dilakukan. Seluruh sosok lain [di luar Dillon Danis] sangat tua bagi saya. Mereka tidak akan bisa bertarung melawan saya. Mereka hampir seusia ayah saya," ujar Khabib.

Khabib sendiri mengaku puas berhasil memberikan hukuman kepada McGregor yang dianggap terlalu banyak berbicara dan mengejek Khabib serta timnya jelang pertarungan tersebut.

"Saya datang ke laga itu untuk menghukum. Saya ingin membuatnya lelah. Sebuah kepuasan tersendiri ketika ia akhirnya menyerah. Hal itu berarti besar bagi saya."

"Kemenangan [dengan kuncian dan membuat dia menyerah] lebih bagus dibandingkan knockout. Jika saya menang knockout, maka akan ada orang yang berkata hal tersebut sebagai keberuntungan. Namun bagaimana jika saya menghajarnya selama empat ronde dan akhirnya dia menyerah? Maka hal itu benar-benar selesai," tutur Khabib.[]Sumber:cnnindonesia

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.