18 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


KONI Subulussalam Diminta Serius Persiapan Atlet Jelang PORA XIII

...

  • SUDIRMAN
  • 13 September 2018 15:25 WIB

Ardhiyanto Ujung. @ist
Ardhiyanto Ujung. @ist

SUBULUSSALAM - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Subulussalam diminta serius mempersiapkan kontingen menjelang Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII di Aceh Besar pada November mendatang.

Harapan ini disampaikan Ketua Pengcab Tarung Derajat Kota Subulussalam, Ardhiyanto Ujung, kepada portalsatu.com, Kamis, 13 September 2018, setelah melihat KONI Subulussalam tampak kurang serius mempersiapkan diri menghadapi PORA di Aceh Besar.

"Ini sebagai masukan kepada pengurus inti KONI. Sampai sekarang KONI tidak pernah mengundang untuk rapat bersama pengcab yang lolos ke PORA," kata Ardhiyanto Ujung.

Padahal, kata Toto panggilan akrabnya, waktu hanya menyisakan bulan lagi jelang PORA, namun belum ada terlihat kerja nyata dari pengurus KONI Kota Subulussalam.

"Hanya ada permintaan berkas identitas atlet dan pelatih, itupun karena ada surat KONI ACEH. Kalau tidak ada surat dari KONI Aceh saya pikir KONI tidak bergerak. Apakah KONI menyepelekan hal ini, kami juga tak paham," ungkap politikus Partai Aceh ini.

Toto menyayangkan bila keikutsertaan kontingen Kota Subulussalam  XIII di Aceh Besar sekadar tampil saja tanpa persiapan yang matang.

"Tampaknya penyakit Kota Subulussalam terjangkit juga di KONI. Di mana dalam event-event hal apapun Kota Subulussalam terlihat sekadar tampil saja," ujarnya.

"Tidak menunjukkan kualitas. Ini patut disayangkan karena sekadar ikut-ikutan pun akan menyedot uang rakyat. Apa salahnya kita serius untuk ikut hal ini," sambung Toto.

Ia juga mengisahkan perjuangan atlet saat mengikuti Pra-PORA tahun 2017 lalu, mereka berangkat dan pulang sendiri tanpa ada pendampingan dari KONI Subulussalam. Menurut Toto, jika saat itu pengcab tidak bekerja keras, tidak satu pun pengcab yang lulus mengikuti PORA 2018.

"Banyak hal yang harusnya dibicarakan terutama persiapan atlet dalam pertandingan ke depan, bagaimana TC/pemusatan latihan mereka, akomodasi atlet, bonus atlet, sampai pada pengurus kontingen saat PORA nanti. Dan hal ini sampai sekarang sama sekali kita tidak pernah diundang," kata Toto.

"Sebenarnya pernyataan saya ini seperti meludah ke atas. Tapi apa boleh buat demi masa depan anak-anak Subulussalam yang sekarang menjadi atlet, terpaksa saya sampaikan. Jangan gara-gara pengurus KONI lalai dan tidak becus, anak-anak tersebut kalah dan cita-cita mereka untuk berkiprah di kancah lebih tinggi lagi, pupus. KONI ikut berdosa dalam hal itu," ungkap Toto yang juga Wakil Sekretaris KONI Subulussalam.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.