19 April 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Lapangan Bungoeng Jeumpa Jadi Venue Panahan PORA XIII

...

  • PORTALSATU
  • 03 November 2018 08:00 WIB

Ketua Pengprov Perpani Aceh, Dr Nyak Amir M.Pd (baju batik) saat meninjau venue panahan lapangan Bungoeng Jeumpa, di Kota Jantho, Aceh Besar, Jumat (2/11/2018). @istimewa
Ketua Pengprov Perpani Aceh, Dr Nyak Amir M.Pd (baju batik) saat meninjau venue panahan lapangan Bungoeng Jeumpa, di Kota Jantho, Aceh Besar, Jumat (2/11/2018). @istimewa

KOTA JANTHO - Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Prngprov Perpani) Aceh memastikan venue (tempat pertandingan) cabang panahan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII di Lapangan Bungoeng Jeumpa, di Kota Jantho, Aceh Besar.

Ketua Pengprov Perpani Aceh, Dr. Nyak Amir, M.Pd., saat meninjau venue panahan Lapangan Bungoeng Jeumpa, Jumat, 2 November 2018, menyatakan, lokasi tersebut sudah final untuk pelaksanaan perlombaan cabang panahan.  "Lapangan Bungoeng Jeumpa cocok sebagai venue panahan, karena di lokasi tersebut kita mendapatkan area sesuai standar dengan panjang 130 meter dan lebar 90 meter," jelasnya.

Dia menyebutkan, area tersebut digunakan untuk jalur jarak shooting maksimal 70 meter jenis recurve. Penempatan 30 bantalan shooting perlombaan yang memanjar 90 meter. Penempatan 15 tenda peserta, tenda panitia, medis dan wasit. "Lapangan tersebut juga sudah termasuk area untuk jalur shooting dan lima bantalan shooting uji coba peserta sebelum berlomba," kata Nyak Amir.

Menurut Nyak Amir, semula venue panahan direncanakan pada lokasi Jantho Sport Centre (JSC), namun panjang dan lebar lapangannya tidak memenuhi standar, sehingga pihaknya mencari lapangan lain. Apalagi, lokasi itu juga kawasan ramai semua arah dan berdekatan dengan venue panjat tebing, sehingga mengkhawatirkan segi keamanan jika anak busur melenceng.

"Oleh karena itu kita pindahkan venue panahan ke Lapangan Bungoeng Jeumpa. Kita sudah empat kali melakukan peninjauan lapangan tersebut guna memastikan standar untuk perlombaan", ungkap doktor olahraga ini.

Menurutnya, Lapangan Bungoeng Jeumpa dari segi keamanan saat berlomba juga memenuhi standar, setelah dipasang tirai pengamanan dari triplek sepanjang arah shooting di sebelah Utara.

"Di balik tirai pengamanan arah shooting juga ada area hutan pepohonan, bukan tempat keramaian, meski ada ruas jalan bisa ditutup saat perlombaan. Dari segi keamanan memenuhi standar," ujarnya.

Dia menjelaskan, pembenahan lapangan dan seting area dimulai 10 hingga16 November dan siap digunakan untuk perlombaan. Begitupun, sebutnya, ruas jalan di kawansan Lapangan Bungoeng Jeumpa juga lintasan lomba balap motor, sehingga akan menimbulkan kebisingan yang menganggu kosentrasi atlet panahan jika perlombaannya bersamaan.

"Jika lomba balap motor digelar 18 dan 19 November 2018, sangat sesuai, karena panahan dimulai tanggal 20 hingga 25 November. Kita harapkan jadwal lomba bisa saling disesuaikan, sehingga pelaksanaan perlombaan cabang olahraga PORA bisa berjalan lancar," katanya.

Nyak Amir menyebutkan, cabang panahan akan diikuti 98 atlet dari 18 kabupaten/kota. Mempertandingkan ronde compound jarak 50 meter, ronde recurve 70 meter dan standar nasional 50, 40 dan 30 meter putra - putri.

Sebagaimana diketahui, Pemkab Aceh Besar terus mempersiapkan berbagai venue untuk 29 cabang olahraga yang dipertandingkan pada PORA XIII 2018 akan berlangsung 18 hingga 25 November 2018 mendatang. [](rel)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.