18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Liga Pamong IV di Takengon: Aceh Utara-Lhokseumawe Kampiun

...

  • PORTALSATU
  • 03 December 2018 12:40 WIB

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menyerahkan piala bergilir Liga Pamong IV kepada Tim Aceh Utara-Lhokseumawe. Foto: Humas Aceh Tengah
Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menyerahkan piala bergilir Liga Pamong IV kepada Tim Aceh Utara-Lhokseumawe. Foto: Humas Aceh Tengah

TAKENGON - Tim Aceh Utara-Lhokseumawe menjadi kampiun Liga Pamong IV Aceh yang digelar di Takengon, 30 November - 2 Desember 2018. Liga ini menjadi wadah silaturahmi bagi aparatur pemerintah yang berasal dari Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) seluruh Aceh.

Di partai final, tim Aceh Utara-Lhokseumawe mengalahkan tim Aceh Besar-Sabang atau Janto- Sabang (Sajan). Sementara tim Aceh Tamiang keluar sebagai juara ketiga dan posisi keempat ditempati tim Langsa-Aceh Timur.

Ravie asal tim Sajan menjadi pemain paling subur menjebol gawang lawan dengan torehan 4 gol. Andri kapten tim Aceh Utara-Lhokseumawe menjadi pemain terbaik setelah mampu menjadi inspirasi tim untuk memenangi liga kali ini.

Liga Pamong IV diikuti 12 tim. Selain empat besar tersebut, tim lainnya adalah Galus-Aceh Tenggara, Bireuen, Abdya-Aceh Selatan, Provko Aceh, Provko Banda Aceh, Baraja, Pidie-Pijay dan tuan rumah Aceh Tengah-Bener Meriah.

Liga Pamong berikutnya atau kelima akan digelar di Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2019 mendatang.

Harus dilanjutkan

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, mengatakan, banyak manfaat digelarnya Liga Pamong. "Yang paling utama adalah mempererat silaturahmi dan ini harus menjadi tradisi yang terus dilanjutkan," kata Shabela ketika menutup Liga Pamong IV Aceh, di Lapangan Musara Alun Takengon, Minggu (2/12).

Menurutnya, tim yang mampu bekerja sama dengan baik di lapangan itulah yang dapat memenangi liga tersebut. Dari permainan tim pun dapat diketahui siapa yang mampu bekerja dengan baik di luar lapangan.

Hal senada disampaikan Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, ketika membuka liga Pamong IV Aceh, Jum'at (30/11). Nova menyebutkan walaupun kuantitas Liga Pamong kecil tapi kualitasnya besar. Menurutnya, Liga Pamong ini perlu terus dilanjutkan untuk mencairkan suasana di tengah kesibukan bekerja sehari-hari sebagai aparatur Pemerintah.

Nova menyatakan keberadaan Pamong telah memberi pengaruh positif terhadap tata kelola pemerintahan di Aceh, sehingga perlu terus dipertahankan dan menjadi teladan dalam bekerja.[](rel)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.