19 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Manajer Khabib: Mayweather Kirim SMS, Memohon Duel dengan Khabib

...

  • portalsatu.com
  • 03 January 2019 11:30 WIB

Floyd Mayweather, kata Abdelaziz, mengemis untuk bisa bertarung dengan jawara juara kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov/Foto/istimewa
Floyd Mayweather, kata Abdelaziz, mengemis untuk bisa bertarung dengan jawara juara kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov/Foto/istimewa

MOSCOW - Manajer Khabib Nurmagomedov, Ali Abdelaziz, mengungkap keinginan Floyd Maywether untuk duel dengan petarung asal Rusia itu. Abdelaziz mengaku saling kirim pesan singkat (SMS) dalam sebulan terakhir. Mayweather, kata Abdelaziz, bahkan mengemis untuk bisa bertarung dengan jawara juara kelas ringan UFC tersebut.

"Saya dan dia telah saling mengirim SMS selama sebulan terakhir," kata Abdelaziz kepada TMZ dilansir boxingscene.com. "Jika dia tidak mengakui, saya akan mengungkap semuanya via online. Jangan bohong, Floyd. Dia mengemis untuk bertarung."

Abdelaziz mengatakan Khabib tidak takut meladeni permohonan Mayweather. Bahkan, pihaknya yakin Khabib bakal menghancurkan Mayweather yang telah sukses mengalahkan Tenshin Nasukawa dan Connor McGregor.

"Saya katakan kepadanya (Mayweather), saya katakan dia berusia 57 tahun, tubuhnya lemah, dia rapuh, dia punya kepala kecil. Orang-orang berpikir saya gila tetapi saya pikir Khabib akan mengalahkannya," tegas Abdelaziz.

"Dia pikir Khabib adalah mudah menghasilkan uang, tetapi Khabib jauh lebih muda, jauh lebih kuat, lebih tangguh daripada Conor, pria yang bertarung dengannya. Dan Conor menyerah, dia mudah menyerah. Khabib tidak mudah menyerah."

Pembicaraan tentang kontes Mayweather vs Khabib pertama kali muncul beberapa bulan lalu, ketika Khabib dan CEO Mayweather Promotions Leonard Ellerbe keduanya terlihat dalam video di mana juara UFC itu menyerukan duel dengan petinju yang tidak terkalahkan.

Senin (31/12/2018) malam, Mayweather naik ring lagi melawan kickboxer Jepang Tenshin Nasukawa dalam pertarungan tinju ekshibisi senilai USD9 juta (Rp130 miliar) di Saitama Super Arena, Saitama. Mayweather hanya membutuhkan 140 detik untuk mengalahkan Tenshin. Mayweather tiga kali menjatuhkan Tenshin di ronde pembuka.

"Itu semua tentang hiburan. Kami bersenang-senang. Saya masih pensiun. Saya tidak berharap untuk kembali ke tinju tetapi saya melakukan ini hanya untuk menghibur para penggemar di Jepang," tambah petinju berusia 41 tahun itu.

"Ini tidak akan menjadi catatan dalam karier tinju saya. Ini tidak akan menjadi catatan Tenshin. Tenshin masih belum terkalahkan. Saya juga belum terkalahkan. Ini hanya hiburan untuk rakyat."[] Sumber Sindonews

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.