18 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ozil dan Gulse Menikah di Istanbul, Dihadiri Presiden Erdogan

...

  • ANTARA
  • 08 June 2019 13:00 WIB

Presiden Turki Tayyip Erdogan dan istrinya Emine Erdogan berpose dengan Mesut Ozil dan tunangannya Amina Gulse saat upacara pernikahan mereka di Istanbul, Turki, 7 Juni 2019. (Murat Cetinmuhurdar / Kantor Pers Presiden / Handout via REUTERS)
Presiden Turki Tayyip Erdogan dan istrinya Emine Erdogan berpose dengan Mesut Ozil dan tunangannya Amina Gulse saat upacara pernikahan mereka di Istanbul, Turki, 7 Juni 2019. (Murat Cetinmuhurdar / Kantor Pers Presiden / Handout via REUTERS)

Mantan pemain timnas Jerman Mesut Ozil menikahi Amine Gulse di Istanbul pada Jumat, 7 Juni 2019, dihadiri Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Pesepak bola berusia 30 tahun, Ozil, yang keluarganya berasal dari Turki, memicu kontroversi tahun lalu ketika ia difoto bersama Erdogan, memunculkan pertanyaan mengenai loyalitas pesepak bola tersebut kepada Jerman.

Dikutip dari AFP, Sabtu, Pemimpin Turki itu tiba lebih awal untuk menghadiri malam upacara pernikahan, Jumat, di hotel mewah di tepi Bosphorus untuk menyaksikan mantan gelandang Arsenal itu menikahi tunangannya, mantan Miss Turki Amine Gulse.

Erdogan yang tersenyum bersama istrinya Emine tampak berdiri di dekat pasangan muda itu ketika pernikahan mereka disahkan.

Setelah tampil 92 kali bagi Jerman, termasuk berperan kunci dalam kemenangan di Piala Dunia 2014, Ozil tiba-tiba keluar dari timnas Jerman pada Juli lalu, menuding pejabat sepak bola Jerman rasis.

Ozil mengumumkan pada Maret bahwa ia telah meminta Erdogan sebagai pendampingnya.

Kepala staf Kanselir Jerman Angela Merkel termasuk di antara mereka yang mengkritik undangan tersebut.

Helge Braun, mengatakan kepada surat kabar Bild saat itu bahwa langkah yang diambil Ozil "membuat orang sedih" meskipun sudah dikritik tajam oleh publik Jerman atas pertemuan pertamanya dengan Erdogan.

Ozil sudah berkencan dengan Gulse sejak 2017 dan pasangan tersebut mengumumkan pertunangan mereka pada Juni 2018.

Pesepak bola itu adalah generasi ketiga di Jerman, memicu badai politik ketika ia berfoto dengan Erdogan Mei tahun lalu.

Penulis: Fitri Supratiwi.[]Sumber: antaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.