07 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pelatih Persiraja: Kami Siap Bermain Habis-habisan Demi Tiket Liga 1

...

  • ANTARA
  • 16 November 2019 22:00 WIB

Pesepak bola Persiraja M Andika Kurniawan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Sriwijaya FC Ahmad Ihwan saat pertandingan babak delapan besar Liga 2 2019 di Stadion Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Sabtu (16/11/2019). ANTARA/Moch Asim
Pesepak bola Persiraja M Andika Kurniawan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Sriwijaya FC Ahmad Ihwan saat pertandingan babak delapan besar Liga 2 2019 di Stadion Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Sabtu (16/11/2019). ANTARA/Moch Asim

GRESIK - Persiraja Banda Aceh dan Sriwijaya FC langsung fokus menjalani persiapan babak semifinal Liga 2 musim 2019 yang dijadwalkan pada akhir November mendatang, setelah memastikan tiket empat besar.

Pelatih Persiraja, Hendri Susilo, dan pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, ditemui usai laga penyisihan terakhir Grup A di Stadion Joko Samudro Gresik, Sabtu, 16 November 2019, mengatakan, timnya sudah tinggal selangkah dalam perebutan tiket lolos Liga 1, sehingga tidak ada kata lain kecuali bermain all out.

"Sudah kepalang tanggung, sudah di semifinal, ya harus all out. Kami siap bermain habis-habisan demi mengejar tiket Liga 1," kata Hendri Susilo.

"Setelah ini kami akan langsung persiapan, karena waktunya tidak banyak. Yang utama mengembalikan kebugaran fisik pemain," tegas Kas Hartadi pada kesempatan terpisah.

Persiraja bermain imbang tanpa gol melawan Sriwijaya FC pada laga penyisihan terakhir Grup A untuk sama-sama melenggang ke babak empat besar Liga 2.

Tambahan satu poin sudah cukup bagi kedua tim untuk mengamankan tiket semifinal dengan nilai 5, menyingkirkan dua pesaing lainnya yakni Mitra Kukar dan Persewar Waropen Papua yang saat bersamaan bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Mitra Kukar dan Persewar tersingkir karena hanya mengoleksi nilai 2.

Dengan hanya membutuhkan satu poin, laga Persiraja vs Sriwijaya pun berlangsung membosankan sepanjang 90 menit. Hampir tidak ada serangan atau tekanan yang mengancam gawang, bahkan bola lebih sering berkutat di area tengah lapangan.

"Tadi kami tetap main maksimal dan sebenarnya juga ingin menang," ujar Kas Hartadi membantah anggapan bahwa timnya bermain sekadarnya untuk mengamankan tiket semifinal.

Justru Hendri Susilo yang mengakui bahwa dalam posisi yang sudah cukup aman untuk melaju ke semifinal, pihaknya harus pandai-pandai mengatur taktik sekaligus menjaga kebugaran fisik pemain menghadapi empat besar.

"Makanya saya tadi melakukan sejumlah rotasi, mengistirahatkan beberapa pemain untuk persiapan empat besar. Yang jelas, kami bersyukur lolos semifinal dan optimistis bisa promosi ke Liga 1 musim depan," kata Hendri.

Dari Grup B, ada tiga tim yang berebut tiket semifinal pada laga terakhir Minggu (17/11), yakni Persita Tangerang, Persik Kediri, dan PSMS Medan. Sedangkan Martapura FC yang menelan dua kekalahan terlempar dari persaingan.

Dari tiga tim yang kemungkinan menjadi calon lawan di babak semifinal, baik Hendri Susilo maupun Kas Hartadi menyebut ketiganya tim kuat yang tidak bisa dipandang remeh.

"Ingat, tim-tim yang masuk delapan besar Liga 2 adalah tim kuat. Saya tahu kekuatan PSMS, Persita, dan juga Persik. Siapapun lawan kami siap hadapi," tegas Kas Hartadi.

Pewarta: Didik Kusbiantoro.[]Sumber: antaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.