13 December 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Timnas Kyrgyzstan Dalam Catatan Selama AWSC 2017

...

  • MHD SAIFULLAH
  • 07 December 2017 10:00 WIB

@PORTALSATU.COM/Mhd Saiful
@PORTALSATU.COM/Mhd Saiful

BANDA ACEH – Tim Nasional Kyrgyzstan yang memuncaki klasmen dan keluar sebagai juara pada Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017, memiliki beberapa catatan tersendiri bagi portalsatu.com, yang terpantauan selama event ini berlangsung.

Sejak ketibaannya di Banda Aceh, portalsatu berhasil mencatat tim yang berhasil menundukkan Timnas Indonesia dengan skor 1-0, di Stadion Harapan Bangsa tersebut, di luar lapangan maupun di dalam lapangan.

Beberapa Catatan Tersebut Yaitu:

Timnas Kyrgyzstan merupakan tim nasional pertama yang tiba di Banda Aceh untuk mengikuti Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017, melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, pada 29 November 2017 lalu, sekira pukul 08:55 WIB. Mereka tiba beberapa jam sebelum disusul Timnas Mongolia di hari yang sama.

Penyambutan dengan musik tradisional dari seurune kalee dan rapai serta disajikan kuliner khas Aceh berupa timphan dan kopi, adalah penyunguhan yang baru pertama kali bagi para pemain Timnas Kyrgyzstan rasakan. Adapaun Kapten Timnas Kyrgyzstan, Baimatov Azamat mengatakan, makanan tradisional Aceh tersebut sangat berbeda dengan makanan dari negara mereka. "Mengenai makanan tadi, ini baru pertama kalinya dia makan timpan mungkin bagi mereka ini agak sedikit aneh meskipun ini makanan favorit bagi kita," kata Baimatov, Rabu, 29 November 2017, lalu.

Ketika menuju penginapan, para pemain harus berjalan dari bus yang ada di tepi jalan menuju lobi hotel. Hal ini dikarenakan bus tidak dapat masuk ke parkiran hotel, sebab pada saat bersamaan ada banyak tamu yang menghadiri sebuah acara di tempat yang sama.

Menjelang persiapan AWSC 2017, Timnas Kyrgyzstan sempat beberapa kali pindah lokasi latihan. Sebelumnya dikabarkan, timnas dari Asia Tengah ini akan melakukan latihan di Stadion H Dimurthala, namun dikarenakan sudah terlebih dahulu dipakai, maka dipindahkan ke Lapangan Sintetis Stadion Harapan Bangsa. Beberapa jam kemudian, diputuskan untuk dipindahkan latihan di Lamreung, Ulee Kareng, akan tetapi warga sekitar lokasi latihan tersebut sedang tertimpa musibah, akhirnya mereka kembali ke Stadion Harapan Bangsa.

Di dalam event AWSC 2017, Timnas Kyrgyzstan juga menorehkan beberapa catatan yang berhasil dipantau.

Timnas Kyrgyzstan juga menjadi tim yang berhasil menyapu bersih poin penuh, dengan mengumpulkan 9 poin dari tiga pertandingan yang mereka lakoni dengan kemenangan. Adapun ketiga pertandingan tersebut, yakni melawan Mongolia (3-0), Brunei Darussalam (4-0), dan terakhir Indonesia (1-0).

Mereka menjadi tim yang berhasil mengoleksi gol terbanyak, yaitu 8 gol, dengan tanpa ada kebobolan sekalipun ke gawang mereka selama event ini berlangsung.

Satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan Indonesia, serta tim yang tidak memberikan gol kepada Timnas Garuda Muda.

Selain berhasil meraih piala AWSC 2017, dua orang pemain Timnas Kyrgyzstan juga memborong dua penghargaan bagi pemain, yakni Zemlianukhin Anthon sebagai Top Score dengan koleksi 3 gol dan Sagynbaev Bekzhan sebagi Best of Player.[]

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.