25 May 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pesan Abu Sanusi Kepada Peserta Pilkada di Aceh

...

  • PORTALSATU
  • 08 November 2016 19:20 WIB

@IST
@IST

PEUREULAK - Abu Sanusi  mengajak seluruh partai politik peserta pilkada dan para simpatisannya untuk bersama-sama saling menghormati dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta mengedepankan kedamaian.

Pernyataan tersebut disampaikan Abu Sanusi di hadapan tim Satuan Gelora Irwandi (SGI), 6 November 2016. SGI adalah relawan untuk memberikan dukungan dan memenangkan Irwandi Yusuf, calon Gubernur Aceh periode 2017-2022. SGI ini berada di bawah binaan Abu Sanusi.

Mantan Panglima GAM Wilayah Peureulak yang bergabung dalam PNA ini berharap pilkada serentak tahun 2017 berjalan damai tanpa intimidasi. Pasalnya, pada pilkada sebelumnya banyak ditemukan intimidasi yang dilakukan pihak kandidat tertentu.

Abu Sanusi berharap kepada pemimpin di Aceh, mulai dari gubernur, para bupati dan wali kota dengan wakilnya, betul-betul menjaga dan menjalankan amanah perdamaian menuju kesejahteraan rakyat Aceh. Perdamaian, keadilan dan kesejahteraan. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Berdosa jika amanah dan kepercayaan rakyat disia-siakan.

“Sudah sepatutnya kita memilih pemimpin yang betul-betul ada niat baik untuk membawa kesejahteraan bagi masyarakat Aceh,” pinta Abu Sanuai.

Abu Sanusi mengimbau masyarakat memilih pemimpin yang peduli dan bisa memajukan  Aceh. Kepada tim SGI, Abu Sanusi mengimbau untuk merangkul masyarakat dengan cara yang santun. 

Ia juga berharap kepada orang-orang tua yang mengaku sebagai pimpinan (eks)-GAM agar segera memberikan pemahaman kepada seluruh mantan kombatan GAM. Jangan saling bermusuhan dan menuding si A, B, C, sebagai perkhianat. “Kita tidak akan pernah berhasil kalau di kalangan kita sendiri masih cerai berai dan bermusuh-musuhan sesama kita”.

Perdamaian Aceh yang berhasil dicapai pada 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia, merupakan awal kebangkitan kembali Aceh dari keterpurukan setelah lama berada dalam kubangan konflik. “Maka kita perlu mengambil langkah-langkah yang lebih arif yaitu dengan mendekatkan diri kita kepada ulama, umara, tokoh-tokoh masyarakat, elemen sipil dan sesepuh GAM untuk mendapatkan nasihat serta menambah lagi wawasan kita dalam hal mencari solusi tentang Aceh terutama masalah MoU Helsinki”.[]

Penulis/pengirim:

Fachrurrazi, Biro Penerangan Satuan Gelora Irwandi

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.