06 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tidak Semua Wakil Rakyat Itu Pemimpin

...

  • portalsatu.com
  • 04 October 2019 08:00 WIB

Dalam kultur kita yang dinamis, terbuka dan masih berorientasi pada ketokohan, kepemimpinan yang menonjol tampak pada relasi kepentingan. Padahal di atasnya ada relasi transenden, ide dan komitmen. Bahkan pada kondisi materialisme akut sekarang ini, muncul semacam kepemimpinan elite, yang secara konvensional ini dapat disebut sebagai pembesar kaum, perwakilan kaum dan rumpun.

Maka bisa jadi, dinamika bernegara kita didominasi oleh kepemimpinan elite ini. Yang berorientasi pada kepentingan dangkal, materiil dan gaya hidup. Ini dapat kita lihat dari dialektika sosial-politik para tokoh di berita televisi, teknik penyelesaian problem dan kinerja layanan lembaga, misalnya.

Merujuk pada kata wakil rakyat yang menjadi manifestasi kepentingan umum, selayaknya para wakil rakyat (termasuk pejabat negara/publik) adalah juga pemimpin yang memiliki andil dalam perubahan sosial, perbaikan mutu masyarakat dan pengubah sejarah. Sebab kepemimpinan sangat erat dengan prilaku sosial, daya pengaruh positif dan komitmen pada nilai-nilai yang tinggi dan murni.

Bila karakter kepemimpinan itu tidak tampak pada para wakil rakyat kita,  maka sesungguhnya mereka bukan pemimpin yang layak, tapi tak lebih dari kelas pekerja yang sekadar menghitung uang yang masuk di kantong.[]

Taufik Sentana
Peminat kajian sosial budaya.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.