19 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Bulan Perlahan Menjauhi Bumi, Dampaknya? Waktu Sehari Bisa 25 Jam

...

  • TEMPO
  • 07 June 2018 16:30 WIB

WISCONSIN - Riset terbaru mengungkap, ternyata bulan bergerak menjauhi bumi. Setiap tahunnya bulan bergeser sepanjang 3,82 sentimeter. Dan itu terjadi sejak 1,4 miliar tahun lalu. Itu berarti dulu bulan pernah sangat dekat dengan bumi.

Lantas apa artinya bagi kehidupan? Menurut riset yang terbit dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences itu, karena bumi sangat dekat dengan bulan, waktu sehari di bumi hanya 18 jam. "Bukan 24 jam seperti sekarang ini," tulis tim dalam jurnal.

Pergerakan bulan yang menjauhi bumi masih berlangsung hingga saat ini. Pergerakan 3,82 sentimeter dalam setahun mungkin angka yang kecil, tapi inilah yang nantinya akan membuat waktu di bumi semakin panjang.

"Dalam 200 juta tahun ke depan, waktu di bumi bisa mencapai 25 jam," tulis tim.

Baca juga: Lima bulan berada di luar angkasa, tiga astronaut kembali ke Bumi

Pergerakan bulan yang menjauhi bumi tersebut, menurut tim peneliti dari University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat, tentunya mengubah cara rotasi bumi. "Ibaratkan bulan yang menjauh sebagai pemain skate es yang melambat saat merentangkan tangan mereka," kata Stepen Meyers, anggota tim, seperti dilansir laman The Independent, Selasa, 5 Juni 2018.

Meyers dan tim ingin mencoba mencari tahu rotasi bumi dan orbitnya terhadap matahari pada masa lampau. Mereka menggunakan metode statistik yang menggabungkan ilmu astronomi dan geologi, yakni astrokronologi. Metode ini biasa dipakai untuk mencari tahu sejarah tata surya purba.

"Ambisi kami ialah mengungkap kejadian di tata surya pada masa yang paling jauh. Dengan metode itu kami juga ingin mengembangkan skala waktu geologi purba," kata Meyers.

Meyers menjelaskan, setiap benda di tata surya memiliki medan gravitasi yang akan mempengaruhi benda di dekatnya. Karena itu, menurut dia, akan sangat mungkin melihat pergerakan pembentukan tata surya hingga saat ini berdasarkan metode tersebut.[]Sumber:tempo

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.