26 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Cuaca Ekstrem di Aceh, Ini Kata Pihak BMKG

...

  • Rino
  • 21 January 2019 20:30 WIB

Foto: BPBD Bener Meriah
Foto: BPBD Bener Meriah

ACEH BARAT - Cuaca buruk terjadi di sejumlah wilayah Aceh beberapa hari ini. Kondisi ini menyebabkan sejumlah peristiwa seperti banjir, longsor, angin puting beliung, hingga kapal tenggelam.

Sebuah perahu bermotor yang mengangkut rombongan zikir tujuan Pulau Banyak, karam di muara Kuala Baru, Kecamatan Kuala Baru, Senin, 21 Januari 2019. Beruntung semua penumpang selamat dan telah dievakuasi ke Pendopo Camat Kula Baro.

Kapal tersebut karam karena cuaca buruk melanda wilayah Kabupaten Aceh Singkil. Daratan kabupaten ini dilanda hujan deras disertai angin kencang, sementara ombak berkecamuk di tengah lautan.

Di hari yang sama, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon bertumbangan di Kabupaten Aceh Jaya. Satu rumah warga di Desa Gampong Baroh, Kecamatan Setia Bakti rusak ringan akibat tertimpa pohon.

"Satu rumah tertimpa pohon tumbang di bagian atap atas nama Ilyas Is. Korban terdampak 1 Kepala Keluarga (KK), 3 jiwa," sebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), T. Ahmad Dadek, dalam keterangan diterima portalsatu.com, Senin, 21 Januari 2019, sore.

Kemarin, hujan deras menyebabkan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah. Longsor menyebabkan jalan yang menjadi penghubung antarkabupaten putus total sehingga terpaksa dialihkan ke jalur alternatif.

Jalur utama ini tidak memungkinkan dilewati kendaraan karena terdapat bagian jalan ambles sepanjang 11 meter dengan kedalaman mencapai 10 meter, ditambah pinggir jalan tergerus sepanjang 50 meter. Selain itu, aspal yang ambles terlihat membentuk ceruk hingga 8 meter.

Menjelang tengah malam, petugas masih melakukan penjagaan di lokasi jalan ambles di Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pisam, Minggu malam. Saat itu, masih terdapat pengendara yang tidak tahu soal amblesnya jalan tersebut, sehingga ada saja yang mencoba melewati.

Sebelumnya, Minggu pagi, angin puting beliung menerbangkan atap rumah seorang warga di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara. Rumah tersebut milik perempuan bernama Samsiah (60).

Prediksi BMKG

Pengamat Cuaca dan Pemerhati Iklim BMKG Aceh Besar, Dea Rimasilana mengungkap, cuaca buruk akan berlanjut hingga Februari mendatang. Stasiun Klimatologi Aceh Besar memperkirakan curah hujan tinggi akan terus terjadi di sejumlah tempat.

"Pada Februari mendatang, khususnya di wilayah Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, hingga Aceh Singkil dengan rentang curah hujan 200 mm hingga 400 mm perbulan," ungkap Dea kepada portalsatu.com, Senin, sore.

Dea mengimbau masyarakat agar selalu waspada. Tindakan mitigasi, menurutnya, perlu dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadi banjir dengan dampak yang lebih besar.

"Ketika hujan lebat hindari daerah dengan pepohonan tinggi dan daerah rawan longsor," ujarnya.

Sebelumnya, sebut Dea, banjir terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara pada 15 Januari lalu. Curah hujan sebelum terjadi banjir antara tanggal 10 hingga 14 Januari mencapai 100 mm, sedangkan pada 15 Januari curah hujan mencapai 150 mm dalam sehari.

"Akumulasi curah hujan 150 mm perhari, jika dibagi per jam, artinya setiap jamnya curah hujan turun sebesar 6.2 mm, dan kondisi tanah tidak mampu lagi menampung curah hujan sebayak itu sehingga terjadi banjir," pungkasnya.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.