26 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Manusia Terbang Lintasi Kanal Inggris

...

  • portalsatu.com
  • 05 August 2019 18:30 WIB

Manusia Terbang Lintasi Kanal Inggris. (Reuters).
Manusia Terbang Lintasi Kanal Inggris. (Reuters).

LONDON - Penemu asal Prancis Franky Zapata akhirnya sukses melintasi The English Channel (Kanal Inggris) dengan fly board dengan kekuatan jet. Zapata, 40, lepas landas dari Sangat te, dekat Calais, Prancis, dan mendarat di Teluk St Margaret di Dover, Inggris. 

Dia mampu menempuh perjalanan 35,4 km dalam waktu 22 menit. Keberhasilannya ini cukup monumental. Pada aksi pertama (25 Juli lalu), Zapata belum berhasil melintasi kanal tersebut karena gagal isi ulang bahan bakar. 

“Kita membuat mesin ini sekitar tiga tahun lalu. Kini bisa melintasi Channel. Itu gila,” kata Zapata kepada reporter sebelum meneteskan air mata karena terharu bahagia. “Apakah ini adalah peristiwa bersejarah atau tidak, saya bukan di satu pihak yang memutuskannya, waktu akan menceritakannya,” ujarnya dilansirBBC. 

Zapata mengungkapkan ketika tiba di Dover bahwa dia telah berhasil mencapai kecepatan 170 km per jam selama penerbangan tersebut. Dia sukses melakukan isi ulang bahan bakar dengan tas punggungnya saat melintasi kanal tersebut. Dalam aksinya, Zapata dikawal oleh sebuah kapal dan tiga helikopter yang menjaga keselamatannya. 

Dia mengungkapkan timnya tidak memiliki waktu untuk memperbaiki mesin setelah mengalami kerusakan pada kegagalan uji coba melintasi Kanal Inggris pada 10 hari lalu. “Normalnya, kita harus menguji coba mesin untuk beberapa pekan sebelum acara besar ini. Tapi, ada kekhawatiran (juga) jika kita menggunakan mesin yang di perbaiki,” paparnya. 

Berkomentar mengenai aksi tunggalnya, Zapata mengungkapkan segalanya merupakan aksi yang hebat meskipun sebenar nya itu cukup berbahaya. Dia mengaku ketika sudah melihat Inggris, dia mencoba untuk bersenang-senang dan melu pakan kepedihan karena kakinya seperti terbakar akibat terbang dengan flyboard. “Sejujurnya, saya lelah,” ujarnya. “Saya butuh liburan,” ucapnya. 

Zapata pertama kali mencoba melintasi Kanal Inggris pada 25 Juli lalu untuk memperingati aksi melintasi kanal itu dengan pesawat oleh Louis Bleriot ke-110 tahun. Tapi, aksi tersebut gagal karena dia tidak berhasil menjangkau kapal untuk mengisi ulang bahan bakar dengan berat 35 kilogram. 

Ketika ditanya apakah Zapata adalah pengganti Bleriot, kepada stasiun televisi BFM, dia mengaku dirinya tidak bisa diban dingkan. “Dia (Bleriot) adalah orang yang pertama kali terbang. Tapi, saya hanya bisa menga takan saya bisa menggapai mimpi saya,” ujarnya. 

Upaya pengisian bahan bakar merupakan tantangan terbesar. Kapal Angkatan Laut Prancis terus memantau perkembangannya. Otoritas Maritim Prancis memberikan izin ke pada tim Zapata selama pengisian bahan bakar berada di perairan Prancis untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. 

Zapata adalah pemegang Guinness World Record untuk penerbangan dengan hoverboard sejauh 2,2 km di Laut Mediterania pada April 2016. Sayang, tidak ada juri dalam pemecahan rekor di Kanal Inggris. Zapata mendapatkan perhatian luas saat perayaan parade Hari Bastille di Paris bulan lalu. Saat itu dia terbang dengan baju militer dengan mengendarai fly board. Militer Prancis memang sedang mengembangkan teknologi tersebut. Proyek tersebut dipegang oleh perusahaan milik Zapata, Z-AIR, dengan anggaran USD1,4 juta. 

Dalam sebuah wawancara dengan radio France Inter, Menteri Pertahanan Prancis Florence Palry mengatakan, flyboard bisa digunakan untuk tujuan tertentu. “Contohnya, itu bisa digunakan untuk pengiriman logistik dan melancarkan serangan,” ujar Palry. (Andika Hendra M).[]Sumber:sindonews

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.