26 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Mencari Kebenaran Mitos Bahaya Pakai Ponsel Saat Hujan Petir

...

  • portalsatu.com
  • 27 January 2019 14:36 WIB

Ilustrasi hujan petir. Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma
Ilustrasi hujan petir. Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma

Hujan deras disertai angin dan petir belakangan terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Banyak orang beranggapan berbahaya menggunakan ponsel ketika hujan petir disertai angin. Benarkah demikian?

Menyoal keamanan penggunaan ponsel saat hujan dan petir, jurnal yang dirilis oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menjelaskan ada tifa faktor utama yang memengaruhi lokasi tempat petir akan menyerang.

Pertama, soal ketinggian. Kedua merujuk pada bentuk runcing. Ketiga soal isolasi yang menjadi faktor dominan sambaran petir.

Komponen logam yang terdapat dalam perangkat seluler memang ada yang dapat menangkap sinyal berupa gelombang elektromagnetik hingga menghasilkan medan listrik-magnet. Namun, kandungan logam dalam ponsel sama sekali tidak memicu sambaran petir.

John Jensenius, peneliti di bidang perubahan cuaca NOAA mengatakan ponsel, benda logam kecil, perhiasan dan benda lainnya tidak mampu memicu sambaran petir.

"Orang-orang yang tersambar petir [saat menggunakan ponsel] sebenarnya hanya berada di tempat dan waktu yang salah. Maksudnya saat itu mereka sedang berada di luar [ruangan] dan tempat tinggi ketika ada hujan dan sambaran petir," ucap Jensenius dalam situs resmi NOAA.

Senada, Dr Marry Ann Cooper, profesor Departemen Kedokteran dan Bioengineering, University of Illinois mengatakan sambaran petir yang menghantui pengguna ponsel hingga kini sudah menjadi mitos urban yang justru dipercaya kebenarannya. Padahal, sejumlah fakta terkait cedera akibat sambaran petir tak ada kaitannya dengan penggunaan ponsel.

Ia menegaskan bahwa tidak ada kaitannya antara penggunaan ponsel dengan hujan disertai sambaran petir.

"Tidak ada bahaya di balik penggunaan ponsel saat hujan petir. Tidak ada hubungan antara kedua hal tersebut sama sekali," ucap Cooper.

Lebih jauh, Cooper menyebut menggunakan telepon rumah atau telepon kabel karena lebih berpotensi menghantarkan listrik saat petir menyambar. Alih-alih menggunakan telepon kabel, ia mengatakan para ahli justru menyarankan untuk menggunakan ponsel.[] Sumber:cnnindonesia

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.