18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Sukses Besar, Bakal Ada Iklan di Tampilan Whatsapp

...

  • OKEZONE
  • 02 December 2018 17:00 WIB

WhatsApp aplikasi milik Facebook ini sudah tembus hingga 1,5 miliar pengguna. Tak heran jika whatsapp di jadikan pundi-pundi pemasukan melalui iklan yang tayang lewat whatsapp.

Simak fakta-fakta menarik terkait rencana akan ditampilkannya iklan di WhatsApp berikut ini seperti yang dilansir dari cekaja.com, Jakarta, Jumat(30/11/2018).

Kekhawatiran para pengguna WhatsApp ketika dibeli Facebook dengan adanya iklan di aplikasi tersebut ternyata akan menjadi kenyataan. Pasalnya, WhatsApp dalam waktu dekat dinyatakan akan menayangkan fitur iklan di status.

Dari 1,5 miliar lebih pengguna WhatsApp di seluruh dunia, terdapat sekitar 450 juta pengguna fitur status di WhatsApp harus menerima rencana fitur iklan tersebut. Sebuah blog pembocor info soal WhatsApp yakni WABetainfo mengumumkan sebagian pengguna akan tinggalkan WhatsApp dan beralih ke platform pesan lain.

Sebagian pengguna tidak keberatan

Namun, dugaan pendapat yang dilakukan WABetainfo melalui laman twitter-nya menyebutkan bahwa 60% dari 1.600 lebih responden akan tetap menggunakan WhatsApp. Sisanya memilih untuk meninggalkan aplikasi pesan tersebut.

Para responden dalam jajak pendapat tersebut mengatakan tidak masalah jika Whatsapp memunculkan fitur iklan di status selama tidak mengganggu obrolan dengan pengguna lain.

Iklan tayang mirip di story

Sejak Februari 2017, WhatsApp telah merilis fitur status yang menyerupai status Snapchat dan Instastory Instagram. Fitur ini memberikan layanan kepada para pengguna untuk bisa menampilkan unggahan foto, video hingga gif.

Setelah banyak pengguna yang memanfaatkan fitur tersebut, WhatsApp akhirnya akan meluncurkan fitur terbaru yakni iklan yang tayang di status. Jadi iklan-iklan yang akan tampil di status tersebut nantinya bisa dilihat oleh para pengguna.

Ini adalah salah satu cara bagaimana WhatsApp meraup pendapatan setelah sejak didirikan, aplikasi ini minim pemasukan.

WhatsApp ditinggalkan para petinggi

Sejak diakuisisi oleh Facebook, WhatsApp justru banyak ditinggalkan oleh para pendirinya. Pada 2017, salah satu pendiri yakni Brian Acton mundur. Kemudian pada Mei 2018 sang CEO yakni Jan Koum juga hengkang.

Terbaru, petinggi lainnya yakni Neeraj Arora selaku Chief Business Officer juga meninggalkan WhatsApp per pekan ini. Ia menerangkan keluarnya dari aplikasi yang membesarkannya itu karena alasan ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Arora sendiri telah bergabung bersama WhatsApp sejak 2011.

Banyak para petinggi WhatsApp yang semula ikut membesarkan aplikasi tersebut hengkang. Salah satu alasannya, mereka tidak sependapat dengan Facebook yang ingin memonetisasi atau mendulang uang dari iklan.

Aplikasi pesan selain WhatsApp

Itulah beberapa informasi terkait rencana tayangan fitur iklan di WhatsApp status. Namun belum jelas kapan tepatnya fitur tersebut dirilis. Jika Anda tidak keberatan dengan hadirnya iklan-iklan di WhatsApp, berarti Anda merupakan pengguna setia aplikasi sejuta umat tersebut.

Namun, jika Anda merasa tidak nyaman dengan kehadiran iklan di WhatsApp, Anda bisa menggunakan apikasi lain yang tidak terganggu oleh layanan iklan seperti Telegram, Signal, Threema, Wire, Status dan banyak aplikasi lainnya. So, apakah Anda termasuk dalam pengguna setia atau bukan?[] Sumber: Okezone

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.