26 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Kadisparpora Soal Pengelolaan Objek Wisata di Aceh Besar

...

  • PORTALSATU
  • 09 January 2020 17:20 WIB

Rizwan Jamil. Foto istimewa/dok
Rizwan Jamil. Foto istimewa/dok

BANDA ACEH - Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Besar, Rizwan Jamil, mengakui ada beberapa keluhan dari pengunjung objek wisata di kabupaten ini. Salah satunya karena tidak memiliki fasilitas lengkap dan tak terawat dengan baik.

“Memang itu benar, sebab banyak objek wisata dikelola oleh masyarakat, belum dikelola dengan baik, seperti objek wisata Ie Seuum, objek wisata Ujong Batee dan Lam Puuk, itu merupakan objek wisita milik Pemda,” kata Rizwan saat dikonifrmasi melalui telepon seluler, Kamis, 9 Januari 2020.

Menurut Rizwan, untuk meningkatkan kualitas pengelolaan objek wisata, Disparpora akan membentuk tim monitoring atau pengawasan dan penertiban. “Misalnya banyak komplain biaya masuk dan harga-harga penjualan di dalam tidak sesuai, ini kurang menarik dalam pelayanan pariwisata,” tegasnya.

Rizwan menyebutkan, Pemerintiah Aceh Besar telah mengesahkan Qanun Nomor 12 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan pariwisata.  "Jika qanun itu belum bisa mengatur keseluruhan, atau ada hal-hal yang belum diatur, ke depan akan diusulkan untuk direvisi karena kondisi dan situasi terus bekembang," ujar dia.

“Tahun ini kita membuat rencana induk (pembangunan) pariwisata, dokumen yang ada itu untuk mengembangkan wisata di Aceh Besar. Mana yang diprioritas. Tentu jika memang dalam qanun itu ada beberapa ketentuan tidak sesuai akan direvisi,” papar Rizwan.

Rizwan menyampaikan, jumlah PAD melalui Disparpora Aceh Besar tahun 2019 mencapai Rp222 juta. “Jika memang sektor pariwisata telah berkembang, nantinya sumber PAD pun bertambah,” ucapnya.[]

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.