19 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Khatam Fest di Banda Aceh

...

  • portalsatu.com
  • 15 May 2019 23:59 WIB

Khatam Fest di Banda Aceh, Mei 2019. @istimewa
Khatam Fest di Banda Aceh, Mei 2019. @istimewa

Khatam Fest adalah Sebuah gerakan khatam Al-Quran 30 juz bertajuk Khatam Festival digelar di 7 Kota di Indonesia antara lain Banda Aceh, Medan, Bandung, Surabaya, Banjarmasin, Makassar dan Ambon.

Banda Aceh menjadi kota pertama dan akan berlangsung dari tanggal 14 Mei - 22 Mei 2019. Khatam Fest ini digagas oleh Indonesia Islamic Youth Economic Forum (ISYEF).

ISYEF merupakan organisasi Islam yang fokus ke bidang perekonomian syariah di bawah naungan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Isyef memiliki visi “Memakmurkan dan dimakmurkan oleh Masjid”.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Raya Baiturrahman kemarin dihadiri oleh Menteri Agraria Sofyan Djalil sekaligus mewakili DMI Pusat, Sekjen Isyef Andi Ashadi, dan hafiz muda Taqy Malik. Dihadiri oleh ribuan jamaah yang sebagian besar adalah generasi muda remaja masjid di Banda Aceh.

Ketua Pelaksana Fauzan Febriansyah menyampaikan kegiatan Khatam Fest 2019 berfokus pada generasi muda. Karena masa depan masjid berada ditangan anak muda. Kata dia, alasan Menteri Sofyan Djalil diundang sebagai narasumber juga karena dulunya Pak Menteri merupaka marbot masjid yang diharapkan dapat menginspirasi remaja dan para marbot masjid.

“Jadi jangan sepelekan marbot masjid, buktinya Pak Sofyan bisa menjadi menteri. Seperti juga Pak Syafruddin Menpan RB dan Pak Rudiantara Menkonminfo. Barangkali ini berkah karena dulunga melayani masjid,” kata Fauzan.

Sekjen ISYEF, Andi Ashadi, mengatakan, Khatam Fest mengangkat tema “Kebangkitan Ekonomi Umat dari Masjid” ini bertujuan untuk memberdayakan perekonomian umat berbasis masjid dan wisata religi.

Nantinya di setiap kota akan diresmikan satu unit usaha, yaitu ISYEF Point. Andi menjelaskan, unit usaha ISYEF Point tersebut sebagai wadah ekonomi keumatan berbasis masjid yang dikelola oleh remaja masjid dan marbot masjid.

“Selama Khatam Fest, kita juga akan mengadakan beberapa pelatihan pemberdayaan ekonomi bagi marbot dan pemuda masjid,” ujar Andi.

Sementara itu, Sofyan Djalil, mewakili pengurus DMI menyambut baik acara Khatam Fest.

Dia menyatakan, selama ini Masjid di Indonesia masih sangat kurang memperhatikan aspek ekonomi sehingga mengalami banyak ketertinggalan.

“Dalam kurun waktu 20 tahun ini, masjid-masjid di Indonesia sudah hidup, tapi lebih banyak aktivitas pengkajian. Oleh sebab tu, saya mendorong sekali forum ekonomi anak muda Islam Indonesia ini untuk dapat mengembangkan kemampuan ilmu agamanya, sekaligus mengembangkan jiwa entrepreneurship berbasis masjid,” katanya.

Di sesi pertama Tilawah Quran dibacakan oleh Takdir Feriza dan Taqy Malik. Dalam Talkshow tanya jawab, Rica datang khusus dari Abdya dan Alfis dari Lhokseumawe hanya untuk bisa bertemu Taqy Malik yang memang sedang menjadi idola anak muda.

Kegiatan ini ditutup dengan peresmian Masjid Corner dan Isyef Point lewat seremoni pemotongan pita secara simbolis yang dilakukan oleh Sofyan Djalil.[] Rilis

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.