13 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kompetisi Freediving Ditaksir Datangkan Miliaran Rupiah

...

  • PORTALSATU
  • 04 November 2018 22:40 WIB

Pendaftaran Sabang International Freediving Competition diprediksi bisa mendatangkan aliran duit miliaran rupiah ke dalam negeri. Foto: Dokumen Kemenpar
Pendaftaran Sabang International Freediving Competition diprediksi bisa mendatangkan aliran duit miliaran rupiah ke dalam negeri. Foto: Dokumen Kemenpar

JAKARTA - Pendaftaran Sabang International Freediving Competition yang dibuka beberapa hari lalu di Mata le Resort, Aceh, diprediksi bisa mendatangkan aliran dana miliaran rupiah ke Indonesia.

"Rata-rata para peserta ini mengeluarkan US$50 hingga US$80 per hari per orang. Mereka tinggal di Sabang sekitar 25 hari. Dengan asumsi kurs US$1 setara dengan Rp15 ribu, spending peserta mancanegara ini mencapai Rp2,4 miliar," kata Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata, Ratna Suranti, Minggu, 4 November 2018.

"Jumlah peserta 40 orang. Mereka datang dengan ofisial dan pelatih. Kita asumsikan saja mereka membawa satu orang pelatih, berarti sudah ada 80 wisatawan mancanegara di event ini," ujarnya.

Dia menjelaskan, Sabang International Freediving Competition secara resmi akan berlangsung hingga 8 November mendatang. Namun, para atlet sudah berada di Sabang sejak pertengahan Oktober lalu.

Event ini diikuti sebanyak 40 peserta dari 23 negara. Menurutnya, kehadiran peserta mancanegara ini membuat potensi ekonomi yang dihasilkan menjadi tinggi dan bisa mencapai miliaran rupiah.

Ke-23 Negara itu antara lain Amerika Serikat, Afrika Selatan, Hongkong, China, Malaysia, Rusia, Filipina, Brunei Darussalam, Austria, Hungaria, Swedia, Jerman, Belanda, Makau, Jepang, dan beberapa negara lainnya.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Amiruddin, berharap acara ini bisa meninggalkan kesan baik bagi para peserta, khususnya peserta mancanegara.

"Kita tentu ingin memberikan kesan yang baik untuk peserta. Agar mereka mendapatkan kenangan dengan tampil di sini. Kita berharap mereka akan datang kembali. Oleh karena itu, kita juga akan mengenalkan Teluk Balohan ke mancanegara. Karena tempatnya bagus. Kita juga akan dorong Sabang menjadi destinasi bahari internasional," ujarnya.

Ia menambahkan, Balohan sangat ideal sebagai tempat diving, khususnya freediving karena cukup tenang.

Sementara Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengaku mendukung kegiatan sport tourism di Sabang ini. Ia mengatakan Sabang memiliki potensi pariwisata bahari. Namun ia berpesan agar potensi tersebut dapat terus didorong.[]Sumber: cnnindonesia.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.