19 October 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Linto Baro Ini Naik Becak Hias Menuju Pelaminan di Teungoh Reuba

...

  • Fazil
  • 30 September 2019 14:30 WIB

Foto: Fazil/portalsatu.com
Foto: Fazil/portalsatu.com

ACEH UTARA - Mulyadi (26), warga Gampong Ujong Reuba, Kecamatan Meurah Mulia, memilih menggunakan becak mesin untuk mengantar dirinya sebagai pengantin pria ke rumah mempelai wanita, di Gampong Teungoh Reuba, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, Senin, 30 September 2019, siang.

Linto baro itu memilih becak karena rumahnya dengan kediaman mempelai wanita, Marlina (21), berdekatan. Selain keinginan linto, penggunaan becak juga permintaan para pemuda, sehingga mereka menghias kendaraan roda tiga itu secara khusus untuk mengantar Mulyadi menuju pelaminan di Gampong Teungoh Reuba.

Terlihat becak mesin itu dihias dengan kain adat Aceh warna merah. Becak barang itu harus dilengkapi sejumlah batang kecil bambu kuning di bagian sisi depan, belakang, samping kiri dan kanan yang dilengkungkan membentuk lingkaran sebagai penghias menggunakan dekorasi kain adat Aceh agar terlihat indah. Sedangkan pada bagian sisi tengah becak itu diletakkan sebuah kursi terbuat dari bambu bercampur rotan untuk tempat duduk 'Teungku Linto Baro'. 

Seorang pemuda memegang payung warna kuning keemasan berjalan di belakang becak hias agar linto baro tidak kena terik matahari saat menuju lokasi resepsi.

Sementara rombongan warga yang mengatar linto baro beriringan menggunakan sepeda motor berjalan pelan di belakang becak hias. Jarak rumah antara kedua mempelai diperkirakan sekitar 700 meter. Sepanjang perjalanan menuju rumah dara baro, becak hias yang ditumpangi linto baro menarik perhatian ramai warga.

Ketika tiba di rumah mempelai wanita alias dara baro, linto baro bersama rombongan disambut hangat oleh warga Gampong Teungoh Reuba serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Sebelum kedua mempelai dipersilakan masuk ke dalam rumah untuk bersanding di pelaminan, terlebih dahulu dilakukan upacara adat tukar sirih oleh sesepuh kedua belah pihak. 

Salah seorang pemuda Gampong Ujong Reuba, Saifuddin, mengatakan, ini merupakan inisiatif para pemuda yang memilih menggunakan becak mesin untuk mengantar Mulyadi sebagai linto baro. Pertimbangan mereka karena gampong kedua mempelai itu berdekatan atau bertetangga. Sehingga pihaknya sepakat menghias becak barang sebagai pengganti mobil untuk mengantar pengantin tersebut.

"Lagi pula 'Teungku Linto Baro' pun bersedia diantar menggunakan becak. Naik mobil itu sudah biasa dalam momen perkawanin seperti ini, kalau lokasinya berdekatan begini alangkah baiknya kita membuat pengantin itu bisa lebih riang dan gembira pada hari kebahagiannya. Salah satunya dengan melakukan hal berbeda dari biasanya," kata Saifuddin yang juga penghias dekorasi becak itu.

Saifuddin menambahkan, becak barang itu dihias secara bersama-sama dengan pemuda setempat. Tujuannya untuk membuat linto baro lebih gembira, tapi itu bukan tradisi atau adat di Gampong Ujong Reuba pada setiap momen pernikahan.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.