26 November 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pelajar SD Ini Belajar Bersama Museum Islam Samudra Pasai

...

  • PORTALSATU
  • 18 October 2020 21:30 WIB

Foto: Mawardi
Foto: Mawardi

LHOKSUKON - Museum Islam Samudra Pasai di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, mulai menggelar kegiatan Belajar Bersama Museum (BBM) untuk pelajar sekolah dasar (SD). Sebelumnya, kegiatan BBM untuk anak-anak taman kanak-kanak (TK) dibuka sejak 12 Oktober, bertepatan dengan Hari Museum Indonesia.

Kegiatan BBM hari pertama untuk pelajar tingkat sekolah dasar, Sabtu, 17 Oktober 2020, diikuti puluhan murid SD Negeri 2 Lhoksukon, Aceh Utara. Mereka dipandu pengelola Museum Islam Samudra Pasai, termasuk edukator dari Center for Information of Samudra Pasai Heritage (Cisah), dan Duta Museum tersebut.

“Sebanyak 50-an anak-anak SDN 2 Lhoksukon termasuk gurunya yang hadir dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Materi yang diberikan kepada anak SD berbeda dengan anak TK. Kalau TK, setelah observasi (simak koleksi), dilanjutkan mewarnai koleksi yang sudah tertulis namanya. Sedangkan untuk anak SD, setelah mereka observasi, saya berikan 20 gambar koleksi yang belum berwarna dan tidak tertulis nama,” kata Kepala Museum Islam Samudra Pasai, Nurliana NA., melalui telepon seluler, Ahad, 18 Oktober 2020.

Para pelajar SD itu diminta memilih 10 dari 20 gambar koleksi museum berdasarkan nama koleksi yang disebutkan Nurliana. Tujuannya untuk mengetahui apakah anak-anak SD itu masih ingat dengan nama-nama koleksi museum yang sudah dipaparkan saat observasi. Di antaranya, rapai Pase, gendang Aceh, mendampelumanpingan tapak gajah, dirham, termasuk gerabah berupa kanotsangkut, dan kecerahi, salah satu jenis kendi (tempat air bercerat dibuat dari tanah).

Setelah memilih 10 gambar koleksi, anak-anak SD itu kemudian mewarnainya, lalu dikumpulkan masing-masing kelompok. “Setelah semua terkumpul, guru ikut membuat kerangka penempelan gambar koleksi di karton. Apakah ditempel dalam bentuk bunga, kincir angin, pohon, dan lain-lain. Kemudian baru kita nilai. Misalnya, dalam satu kelompok, dari 10 gambar koleksi yang dipilih tadi, ternyata ada dua koleksi yang salah pilih, maka dikurangi nilainya menjadi delapan,” ujar Nurliana.

Pengelola museum kemudian memberikan penjelasan kepada anak-anak SD itu tentang hasil penilaian. “Tujuan dari materi belajar seperti ini supaya anak-anak SD tahu atau mengenal bentuk, nama, dan fungsi dari koleksi museum tersebut,” ucap Nurliana yang juga Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara.

Menurut Nurliana, semua peserta kegiatan BBM itu diberikan snack dan suvenir yang disediakan Museum Islam Samudra Pasai.

“Setelah kegiatan BBM untuk anak-anak SD 15 kali dari SD berbeda, nanti kita akan masuk ke tahap pelajar SMP yang sudah mendaftar. Materi yang akan diberikan untuk SMP tentunya akan lebih mendalam lagi,” tutur Nurliana.[](*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.