20 August 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia

Jalan Santai Meriahkan Sabang Marine Festival
Staf Ahli Gubernur Aceh: Jangan Berlama-lama di Warkop

...

  • PORTALSATU
  • 29 April 2018 12:00 WIB

@Panitia Sabang Marine Festival
@Panitia Sabang Marine Festival

SABANG - Wali Kota Sabang, Nazaruddin, melepaskan peserta fun bike dan fun walk, Minggu, 29 April 2018, pukul 08.00 WIB. Peserta start dari Sabang Fair dan finish di lokasi yang sama. Staf Ahli Gubernur Aceh, Abdul Karim, berharap masyarakat jangan berlama-lama di warung kopi, tetapi perbanyak berolahraga seperti jalan santai.

Acara tersebut memeriahkan Sabang Marine Festival dan Festival Kenduri Laot 2018 yang berlangsung hingga Senin, 30 April 2018. Kedua kegiatan ini untuk mempromosikan Sabang menjadi destinasi wisata bahari ke tingkat internasional.

Fun walk dan fun bike tidak hanya diikuti warga dan sejumlah wisatawan lokal, juga dimeriahkan puluhan turis asing yang sedang berada di Sabang. Turis asing dari beberapa negara ini terlihat antusias mengikuti jalan santai dan sepeda santai berbaur bersama warga Sabang. Setelah melewati garis start di Sabang Fair, peserta fun walk melintasi jalan depan Dermaga Lanal dan menanjak ke Taman Ria. Sedangkan peserta fun bike langsung menuju arah Kantor Wali Kota dan lurus ke Jalan Teuku Umar hingga Pantai Paradiso dan kembali ke Sabang Fair.

Jalan santai dan sepeda santai itu dimeriahkan artis lokal The Prak Band. Sebelum pembagian door prize, The Prak Band menghibur pengunjung dan mengajak nyanyi bersama. Sejumlah tembang dibawakan hingga membuat pengunjung terlihat antusias bernyanyi bersama grup musik komedian asal Banda Aceh.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Amiruddin diwakili Kabid Pemasaran, Rahmadhani, mengatakan, "Dengan kita sering menggelar acara fun bike dan fun walk, Sabang semakin terkenal dan menarik untuk dikunjungi".

Rahmadhani menyebutkan, untuk mempromosikan Sabang sebagai daerah destinasi wisata bahari unggulan, Disbudpar Aceh akan terus menyelenggarakan sejumlah kegiatan lainnya di Sabang. Seperti Aceh International Marathon tanggal 29 Juli 2018, Aceh International Freediving Championship bulan November 2018 dan sejumlah agenda promosi lainnya. "Itu semua untuk terus mengajak wisatawan dunia berkunjung ke Sabang yang kaya dengan alam lautnya," katanya. 

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf diwakili Staf Ahli Keistimewaan, SDM dan Hubungan Kerja Sama Antarlembaga, Abdul Karim, mengatakan, jalan santai dan sepeda santai tidak hanya ajang olahraga, tetapi juga bisa untuk bersilaturahmi dan mempromosikan destinasi wisata bahari Sabang.

Menurut Abdul Karim, dengan berjalan kaki dan bersepeda ada kegunaan untuk memperkuat fisik sehingga bisa menjadi relaksasi mengatasi ketegangan setelah bekerja. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi gaya hidup warga Sabang dan Aceh pada umumnya. "Jadikan ini sebagai gaya hidup, jangan berlama-lama di warung kopi, tetapi perbanyak berolahraga seperti jalan santai," ujarnya.

Dia menyebutkan, berdasarkan riset kesehatan dasar, prevelensi sakit jantung dan stroke Aceh tertinggi di Indonesia. Ini disebabkan gaya hidup tidak sesuai dengan kesehatan, masih kurang kesadaran warga untuk berolahraga. "Ini karena warga Aceh masih rendah kesadaran untuk berolahraga. Kami mengajak seluruh warga untuk rajin berolahraga, ekonomi pun bisa semakin lancar," kata Abdul Karim.

Pelepasan peserta jalan santai dan sepeda santai itu disaksikan sejumlah pejabat Kota Sabang, BPKS dan Provinsi Aceh. Peserta berkumpul sejak pukul 07.00 WIB datang bersama keluarga dan ada yang membawa anak-anak dan balita menggunakan kereta dorong bayi untuk memeriahkan fun walk dan fun bike.[](rel)

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.