08 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


The Light of Aceh Meriahkan Festival Indonesia di Canberra

...

  • portalsatu.com
  • 16 November 2019 23:15 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

CANBERRA - Pemerintah Aceh mengikuti ajang promosi di Canbera, ibu kota Australia, 16 November 2019, yaitu "Indonesia Festival 2019". Pameran ini dilaksanakan setiap tahun di Kompleks Kedutaan Indonesia di Canbera. Festival ini dihadiri ribuan penduduk Australia sebagai ajang promosi produk, pariwisata dan budaya Indonesia di Australia.

Festival Indonesia dibuka Duta Besar Indonesia untuk Australia, Krisarto Soeryo Legowo. Dalam sambutanya, ia mengatakan, Festival Indonesia adalah ajang budaya, promosi wisata dan kesenian dalam mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Sementara itu, Menteri Multikultur Pemerintah Lokal Canberra, Crist Stell, mengatakan Festival Indonesia bertujuan untuk memperkenalkan  ragam pesona dan kekayaan budaya di Australia dari berbagai bangsa.

Hal senada diungkapkan Plt. Gubernur Aceh diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, T. Ahmad Dadek. Dalam sambutannya, ia mengatakan rakyat dan Pemerintah Australia telah banyak membantu rakyat Aceh untuk bangkit kembali pascatsunami 15 tahun lalu.

Dadek juga menjelaskan tentang filosofi dan perkembangan Tari Saman yang telah diakui UNESCO sebagai salah satu warisan budaya tak benda dunia. Dia mengundang wisatawan Australia untuk datang ke Sabang menikmati pesona alam dan budaya, seperti diving, freediving, dan lainnya. Sekaligus, menikmati citarasa kopi terbaik di dunia yang dihasilkan dari dataran tinggi Gayo, dan ragam kuliner juga wisata sejarah di Aceh Besar dan Banda Aceh serta sebagai obyek wisata menarik lainnya di Aceh.

Dalam kesempatan itu, Aceh juga menampilkan ragam hasil UKM dan produk lokal, seperti tas, kopi, minyak sere, dll., serta produk pariwisata dan tarian saman unik lainnya, seperti seudati dan rapai saman.



Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, S.E., M.Si., Ak., mengatakan tarian saman, seudati dan rapai geleng berhasil memukau para pengunjung di arena Festival Indonesia. Masyarakat Australia juga memadati booth Aceh yang juga dimanfaatkan untuk mempromosikan pesona wisata Aceh.

"Kami berharap dengan memperkenalkan budaya dan pesona wisata Aceh, dapat menambah jumlah wisatawan Australia yang berkunjung ke Aceh," ujar Jamal.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.