12 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tim Dayung Banda Aceh Juara Dragon Boat Pemerintah Aceh 

...

  • Juli Amin
  • 03 November 2019 19:40 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

BANDA ACEH – Atlet Dayung Kota Banda Aceh keluar sebagai juara I setelah mengalahkan tim lawan dalam grand final ajang kejuaraan dragon boat (perahu naga) memperebutkan tropi Pemerintah Aceh yang digelar di Krueng Lamnyong, Aceh Besar, Minggu, 3 November 2019 petang.

Sementara di posisi kedua pada kejuaraan yang digelar selama tiga hari, 1 hingga 3 November 2019 tersebut disabet oleh tim dayung dari Kabupaten Aceh Tengah, juara III tim dayung Kabupaten Simeulue, dan juara IV dari Kota Lhokseumawe. 

Amatan di lokasi, selisih waktu meraih garis finish dari garis start yang berjarak 500 meter itu hanya dalam hitungan detik. Terutama untuk posisi juara I dan juara II. Kedua tim yang menempati lintasan 4 dan 3 ini hanya memiliki selisih waktu sangat tipis. 

Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indoensia (Podsi) Aceh, Sulaiman Badai mengatakan, kejuaraan dragon boat tahun ini merupakan yang pertama diadakan oleh Pemerintah Aceh yang berlangsung 1-3 November 2019 di Krueng Lamnyong, Aceh Besar. Dari 15 Pengurus Daerah (Pengda) Podsi di Aceh, 12 di antaranya ikut hadir di ajang tersebut. 

“Namun setelah mengikuti babak penyisihan dan semi final, tinggal empat tim dayung dari empat kabupaten/kota yang masuk final. Tim dayung Banda Aceh menempati urutan pertama, kedua Aceh Tengah, Simeulue juara tiga dan empat Lhokseumawe,” rinci Sulaiman usai menyerahkan tropi juara pertama kepada Tim Dayung Kota Banda Aceh. 

Sulaiman menambahkan, melihat antusias para etlet dayung di Aceh dalam even ini sehingga pihaknya merencanakan akan mengusulkan agar dragon boat ini dapat digelar setiap tahun di Aceh. Bahkan bisa mengadakan even tingkat nasional dan internasional.

“Sehingga bisa menjadi sejenis agenda tahunan semisal Kejuaraan Daerah (Kejurda) dragon boat di Aceh. Nanti tuan rumahnya akan kita adakan bergilir di setiap kabupaten/kota di Aceh. Melalui ajang ini kita akan memilih atlet-atlet handal yang nantinya kita utus ketika ada even-even nasional seperti PON atau kejuaraan lainnya baik nasional maupun internasional,” ujarnya.  

(Foto: istimewa)

Bertolak ke Samosir

Di sisi lain, Sulaiman menambahkan, atlet dayung di Aceh sudah menjadi perhitungan di tingkat nasional, karena Aceh memiliki atlet dayung yang handal sehingga harus terus dibina. Bahkan untuk acara di luar Aceh atlet dayung dari Aceh kerap diundang menjadi peserta. 

Seperti pada peringatan hari jadi Kabupaten Samosir tahun ini, tim dayung Kabupaten Simeulue turut diundang untuk ikut lomba di ajang tersebut. “Setelah even ini, tim dayung dari Simeulue akan berangkat menuju Samosir, Sumatera Utara,” katanya. 

Keberangkatan tim dayung Kabupaten Simeulue ke peringatan hari jadi Samosir diamini Ketua Podsi Simeulue, Kasirman. Menurutnya, atlet dayung Kabupaten Simeulue mendapat penghormatan dari Kabupaten Samosir untuk hadir mengikuti perlombaan dragon boat di sana. 

“Kami bertolak ke Samosir, Sumatera Utara, Selasa malam (besok malam) lewat darat dari arah Selatan Aceh. Karena tim dayung Simeulue satu-satunya tim dari Aceh yang diundang di even tersebut, sehingga kedatangan kami merupakan perwakilan dari Aceh. Oleh karena itu, kita berharap doa dari masyarakat Aceh, agar atlet dayung kita dapat mengharumkan nama Aceh di even tersebut,” ujar Kasirman usai menyerahkan tropi juara III Pemerintah Aceh kepada tim dayung Simeulue.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.