Senin, Juni 24, 2024

HUT Ke-50 Aceh Tenggara,...

KUTACANE - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Tenggara membuka stan pelayanan...

Atlet KONI Aceh Rebut...

BANDA ACEH - Prestasi mengesankan ditoreh atlet binaan KONI Aceh yang dipersiapkan untuk...

Realisasi Pendapatan Asli Aceh...

BANDA ACEH - Realisasi Pendapatan Asli Aceh (PAA) tahun 2019-2023 melampaui target. Akan...

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...
BerandaAustralian National University dan Indonesia Project...

Australian National University dan Indonesia Project Road Show di Unsyiah

BANDA ACEH – Forum Kajian Pembangunan ANU (Australian National university) bersama Indonesia Project hadir di Balai Sidang Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Syiah Kuala, Senin, 14 Maret 2016.

Kehadiran ANU ke Fakultas ekonomi tersebut dengan untuk mengisi  acara seminar series forum kajian pembangunan yang dilaksanakan oleh ANU (Australian National University)  bekerja sama dengan Indonesia Project dan juga  berkerja sama dengan Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Syiahkuala.

Dalam roadshow yang dilaksanakan Di Balai Sidang Fakultas Ekonomi Dan Bisnis menghadirkan 4 pemateri nasional dan international diantaranya Dr, Eddy Gunawan,Ph,D (Dosen Fakultas Ekonomi Unsyiah) Khairunnurrofik,Ph,D (LPEM – FEB UI). Arianto Patunru, Ph,D (ANU Indonesia Project), dan Dr. Siwage Negara (LIPI)

Masing-masing pemateri  yang mengisi acara  memaparkan masalah masalah perekonomian yang dialami oleh Indonesia, di antaranya masalah  tentang kegiatan ekspor impor dan juga  masalah trasn kesamaan gender dalam dunia kerja yang dibahas oleh dosen  ekonomi unsyiah Dr Eddy Gunawan.

Dalam pemaparanya, Arianto Patunru memaparkan tentang bagaimana  masalah ekspor di Indonesia.

“Di Indonesia banyak pelabuhan yang berfungsi dan bisa mensejahterakan buruh, namun yang menjadi masalah ialah barang ada masuk, namun tidak barang yang keluar dan ini mengakibatkan menganggurnya orang-orang dan buruh berpenghasilan minim, lambat laun pelabuhan kembali  down,” ujar Arianto dalam seminarnya.

Pemateri lainnya, Dr Eddy Gunawan  memaparkan tentang bagaimana tingkat kesamaan gender dalam dunia kerja dalam mewujudkan kesamaan kesempatan kerja dalam dunia kerja guna memenuhi hak sesama.

Pemateri selanjutnya di isi oleh Dr Siwage yang membahas tentang Struktur Pembangunan dalam meningkatkan investasi dalam negeri dan membangun konektivitas pembangunan.

Dr Abd Jamal selaku Ketua Jurusan  Ilmu Ekonomi  dan Studi Pembangunan  dalam mengatakan bahwa jurusan EKP siap menjalin hubungan kerja sama dalam menggelar seminar  series Forum Kajian Pembangunan, kerjasama tetap Jurusan EKP FEB Unsyiah, ANU Indonesian Project, dan ICAOS.  Ujar Abd Jamal selaku Ketua jurusan Dalam Akun Media sosialnya.

Sementara itu  ketua umum Himadipa Fe Unsyiah Noval Suhendra mengukapkan bahwa  acara ini  merupakan acara agenda tahunan  pihaknya bersama australian university bersama ICAIOS. Dalam forum tersebut, kata dia, membahas tentang ekspor impor  dan juga cara membangun industri domestik untuk  akses impor ekspor.

“Kita bicara tentang industri maritim di daerah kepulauan indonesia seperti memfungsikan pelabuhan ternama seperti pelabuhan belawan dan juga Tanjung Priok, kemudian Bapak Siwage juga menjelaskan tentang infrastruktur tentang sumber daya manusia dengan membarengi output dan sdm untuk memanfaatkan output yang efektif dan efisien,” ujar Noval.

Acara tersebut diikuti oleh mahasiswa program S1, S2 dan juga S3 di lingkungan Universitas Syiah Kuala. Acara road show tersebut diawali di Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Unyiah  pada tanggal 14 maret, dan dilanjutkan kembali pada tanggal 15 Maret  2016 di  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Surabaya. Dan pada tanggal 16 Maret 2016 di Jambi University Kota Jambi.

Laporan: Mustakim, ASHaF (Alumnus Sekolah Hamzah Fansuri)

Baca juga: