26.7 C
Banda Aceh
Sabtu, Juni 19, 2021

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

BERITA DAERAH

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim.

Kegiatan-kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Alquran sering dilaksanakan di masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan penting dalam aktivitas sosial kemasyarakatan.

Kali ini kita akan bahas tentang salah satu masjid kebanggaan masyarakat Aceh di kota Batam, Masjid Syiah Kuala yang terletak di tengah-tengah pusat Kota Batam. Inilah sejarah singkat berdirinya Masjid Syiah Kuala.

Pada tahun 1998, sebuah bangunan yang berbentuk mushalla dengan nama Mushalla Namirah didirikan. Mushalla ini berada di jantung kota Batam tepatnya di Jodoh kecamatan Batu Ampar.

Berdirinya mushalla ini tidak terlepas oleh perantau asal Aceh di kota Batam.
Seiring waktu berjalan, mushalla ini ramai pengunjung untuk melaksanakan ibadah. Oleh karena itu, mushalla ini diubah namanya menjadi Masjid Namirah yang diresmikan oleh kepala kantor departemen agama, Bapak Drs. H. Abd Razak Zamri pada tanggal 14 Juli tahun 2000.

Lima belas tahun berselang waktu, tepatnya tahun 2015, Masjid ini diubah namanya yang pada saat itu oleh kepala kantor Kementerian Agama bapak Drs.Zulkifli AK. Nama baru yang melekat pada masjid ini diambil dari julukan nama Ulama Aceh yaitu Syiah Kuala. Dari 2015 hingga kini, nama Syiah kuala masih melekat pada nama masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat perantau asal Aceh di Kota Batam.

Nanggro Sulaiman, Ketua Persatuan Masyarakat Aceh Kepri, yang juga pengurus Masjid Syiah Kuala, menyampaikan bahwa proses pembangunan masjid tersebut masih berjalan sampai sekarang. Oleh karena itu, Nanggro berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan berkelanjutan masjid tersebut.

“Kita masih mengharapkan bantuan dari kaum muslimin dan muslimat untuk pembangunan berkelanjutan Masjid Syiah Kuala ini,” kata Nanggro kepada media.

Lanjut Nanggro, dari dulu hingga sekarang masjid Syiah Kuala menjadi kebanggaan Masyarakat Aceh yang ada di Kota Batam, Kepulauan Riau. Hal ini dibuktikan dengan antusias masyarakat Aceh dalam perayaan hari besar Islam seperti Maulid Nabi, 1 Muharram, dan lain sebagainya.

“Masjid Syiah Kuala ini satu-satunya Mesjid Aceh yang berada di tengah-tengah kota Batam Kepulauan Riau,” Nanggro mengakhiri pembicaraan.[]

Penulis: Yanis Alfata

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

PT Pelindo Lhokseumawe akan Tindak Pungli di Pelabuhan

LHOKSEUMAWE - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Lhokseumawe menyatakan akan menindak tegas apabila...

KONI Aceh Lapor Perkembangan Persiapan Tuan Rumah PON ke Ketum KONI Pusat

  JAKARTA – Ketua Harian KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar atau akrab disapa Abu...

Pembangunan Pabrik NPK PT PIM Terkendala Impor Material dari Spanyol

LHOKSEUMAWE - Pembangunan pabrik pupuk NPK PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terkendala impor spare...

Rapat Perdana dengan Wali Nanggroe, Ini akan Dilakukan Tim Pembinaan dan Pengawasan Pelaksanaan MoU Helsinki

  BANDA ACEH – Usai ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Aceh, Tim Pembinaan dan...

Operasional Pabrik Terhenti, PT PIM Masih Punya Stok Pupuk Subsidi 130 Ribu Ton

LHOKSEUMAWE - Operasional PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terhenti akibat terkendala pasokan gas dari...

Kejati Aceh: Kasus Peremajaan Sawit di Nagan Rp12,5 M ke Tahap Penyidikan

BANDA ACEH - Tim Penyelidik pada Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Aceh meningkatkan status penyelidikan...

Kejari Lhokseumawe Batal Ekspose Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa di Kejati Aceh, Ini Alasannya

LHOKSEUMAWE – Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe, Rabu, 16 Juni 2021, batal mengekspose di...

Begini Penjelasan PT Medco Soal Pasokan Gas ke PT PIM

LHOKSEUMAWE – PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) sedang melakukan melakukan pemeliharan dan ramp...

Uniki Jalin Kerja Sama dengan PLN, Ini Kata Prof. Apridar

BIREUEN –Universiats Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki) dan PLN UP3 Cabang Lhokseumawe menjalin kerja sama...

Berhenti Beroperasi Akibat Terkendala Pasokan Gas, Ini Kata PIM Soal Pupuk Subsidi

LHOKSEUMAWE - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) berhenti beroperasi sudah hampir satu bulan akibat...

Harga Jahe dan Pisang Anjlok di Putri Betung, Ini Kata Petani

BLANGKEJEREN - Sejumlah petani di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, mulai kebingungan menjual...

Pemko Subulussalam MoU dengan Universitas Indonesia

SUBULUSSALAM - Wali kota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang, S.E melakukan penandatanganan Memorandum of...

Warga Lhoksukon Amankan Piton di Kandang Bebek

ACEH UTARA - Seekor satwa liar jenis ular piton atau sanca diamankan warga Gampong...

‘Belum Ada Regulasi Harus Tunjukkan Surat Bukti Sudah Divaksin Jika Berobat ke RS’

LHOKSEUMAWE - Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Lhokseumawe menyatakan sampai saat ini...

Air Terjun Silelangit Subulussalam Destinasi Wisata Nominasi API 2021

SUBULUSSALAM - Destinasi wisata air terjun Silelangit yang terletak di Desa Singgersing, Kecamatan Sultan...

Telan Dana Rp2 Miliar, Menara Pandang dan Rest Area Agusen tak Difungsikan

BLANGKEJEREN - Kondisi proyek menara pandang dan sejumlah bangunan di Rest Area Agusen, Kecamaatan...

Sebait Sapardi

Karya: Taufik Sentana Penyuka prosa kontemporer. Menulis puisi, ulasan, dan esai. Ia adalah sebait tuah Tentang bagaimana...

Zona Merah Covid-19 di Aceh Meluas ke Pidie dan Aceh Tengah

BANDA ACEH — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 (covid-19) Nasional kembali mengoreksi...

Creator Youtube Ini Bantu Sepeda Motor untuk Anak Yatim di Aceh Utara

ACEH UTARA - Salah seorang anak yatim bernama Hayatun Asniar (15), warga Gampong Keude...

Terkait Pupuk Subsidi Dijual di Atas HET, Polres akan Periksa Ahli

BLANGKEJEREN - Polres Gayo Lues terus mendalami dan memeriksa saksi-saksi terkait dugaan penjualan pupuk...