29.3 C
Banda Aceh
Minggu, Mei 16, 2021

Di Gayo Lues, Distributor dan Pengecer yang tidak Sanggup Jual HET Harus Mundur

BERITA DAERAH

BLANGKEJEREN – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gayo Lues menggelar rapat dengan distributor pupuk subsidi, Selasa, 20 April 2021, di Kantor Bupati Gayo Lues. Hasilnya, Pemerintah Daerah mengeluarkan empat kesepakatan yang “menguntungkan petani”.

Rapat membahas pupuk subsidi itu dipimpin Wakil Bupati H. Said Sani, dihadiri Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie, pihak kejaksaan dan pengadilan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Perindagkop, dan pendistribusi pupuk subsidi.

“Iya benar. Sudah kita gelar rapat membahas masalah pupuk subsidi, dan hasil dari pembahasan Forkopimda dengn pihak terkait itu, Pemerintah Daerah Gayo Lues mengeluarkan empat poin kesepakatan,” kata Wakil Bupati Said Sani, Rabu, 21 April 2021, melalui telepon WhatsApp.

Keempat poin kesepakatan yang dikeluarkan Pemda Gayo Lues terkait masalah pupuk subsidi adalah: 1. Pemda Kabupaten Gayo Lues mencabut Keputusan Bupati Gayo Lues Nomor 500/174/2010 tentang penetapan biaya tambahan/ongkos angkut pupuk bersubsidi di Kabupaten Gayo Lues; 2. Harga eceran di tingkat pengecer dan distributor mengacu kepada harga eceran tertinggi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, tidak ada kebijakan apapun untuk menaikan harga di atas eceran tertinggi di lapangan.

Berikutnya, 3. Masing-masing distributor agar melakukan komunikasi secara internal dengan para produsen pupuk masing-masing; 4. Kepada distributor agar segera mengedarkan pupuk sesuai harga yang sudah ditetapkan dan apabila tidak diedarkan maka distributor harus bertanggung jawab.

“Jika distributor tidak sanggup menyalurkan pupuk subsidi sesuai ketentuan yang berlaku kepada kios pengecer, dan kios pengecer tidak sanggup menjual pupuk subsidi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dikeluarkan pemerintah, kami menyarankan silakan mundur,” kata Said Sani.

Jika ketentuan-ketentuan yang berlaku itu tidak diindahkan oleh pihak terkait, kata Wakil Bupati, maka ke depan akan berurusan dengan penegak hukum.

Sementara Munawir, Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan petinggi PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) dan sudah selesai membahas masalah pupuk yang terjadi di Kabupaten Gayo Lues.

“Intinya, PT PIM tidak menyetujui penjualan pupuk subsidi di atas HET, apabila distributor tidak mampu dalam penyaluran sesuai dengan Permen Nomor 49 Tahun 2020, maka distributor dapat mengundurkan diri. Dan apabila pihak terkait (distributor/pengecer) menjual di atas HET yang sudah ditentukan, maka akan berhadapan dengan pihak penegak hukum,” kata Munawir saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 21 April 2021, sore.

Salah satu pemilik kios pengecer pupuk subsidi di Kabupaten Gayo Lues, mengatakan jika harga tebus kios pengecer kepada distributor sesuai dengan ketentuan, maka kios pengecer pasti bisa menjual dengan harga sesuai HET kepada petani.

“Tetapi jika distributor menyuruh kios pengecer menebus dengan harga di atas HET, bagaimana kios pengecer mau menjual sesuai HET,” kata pemilik kios pengecer itu tanpa menyebutkan namanya melalui pesan WhatsApp.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Kunjungi Aceh, Ini Kata Menteri Investasi

BANDA ACEH – Menteri Investasi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengunjungi Aceh pada Ahad, 16...

Begini Kondisi Jalan Lintas Gayo Lues-Aceh Timur Setelah Tanah Longsor Dibersihkan

BLANGKEJEREN - Sempat lumpuh total akibat tanah longsor menutupi badan jalan di dua titik...

Puluhan Rumah Terendam Banjir di Aceh Tenggara

KUTACANE – Puluhan rumah dan badan jalan di Dusun Lumban Sormin Desa Lawe Harum,...

Pemuda Lancok-Lancok Salurkan Bantuan Uang Tunai kepada Korban Kebakaran, Pemkab Diminta Bangun Rumah

BIREUEN - Perwakilan Pemuda Gampong Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, menyerahkan bantuan uang tunai kepada...

2030, Umat Islam Rayakan 2 Kali Ramadan dan Idulfitri, Mengapa?

Hari raya Idulfitri umumnya terjadi satu tahun sekali. Namun, pada tahun 2030, umat Islam...

Mualaf Ali Vyacheslav Polosin: Islam di Rusia Miliki Masa Depan Cerah

MOSKOW -- Masyarakat Rusia pertama kali menemukan populasi etnis Muslim Rusia pada paruh kedua...

Pengadaan Fasilitas Penanganan Sampah di Lhokseumawe 2021: Kapal, Truk dan Bin Container

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan membeli sejumlah fasilitas...

Dinilai tak Becus Tangani Sampah, Dewan: Copot Kepala DLH

LHOKSEUMAWE - Anggota DPRK Lhokseumawe, H. Jailani Usman, mendesak Wali Kota Suaidi Yahya mencopot...

9 Manfaat Makan Mangga Muda, Termasuk Sehatkan Jantung dan Mata

Makan mangga muda mungkin bisa membuat air liur keluar lebih banyak, karena rasanya yang...

Gokil, Bocah 12 Tahun Ini Lulus SMA dan Kuliah Bersamaan

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun membuktikan bahwa kerja kerasnya terbayar saat pendidikannya tamat. Namun...

Mualaf Song Bo-ra: Banyak Orang Korea Salah Paham Tentang Islam

SEOUL -- Seorang wanita mualaf asal Korea Selatan, Song Bo-ra (30-an), menceritakan kisah perjalanannya...

RSUZA Nyaris Penuh, Pasien Covid-19 Lampaui Puncak Kurva Tahun Lalu

BANDA ACEH — Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh nyaris...

Kena Prank Elon Musk, Investor Kripto ‘Rugi’ Rp 5.183 T

Ratusan miliar dolar Amerika Serikat (AS) hilang dari industri uang kripto atau cryptocurrency setelah...

Lebaran di Kota, Pasien Sekarat, dan Jika Pemudik Terjebak

HARI raya Idulfitri tahun ini memiliki kisah tersendiri. Pemerintah Aceh melarang masyarakat pulang kampung...

Begini Kondisi Pasien Covid-19 di RSUZA saat Idulfitri

BANDA ACEH — Pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ada yang harus mengikuti takbiran menyambut...

Ratusan Masjid di Maroko Dilengkapi Sistem Energi Surya, Ini Tujuannya

Ratusan masjid di Maroko akan dilengkapi dengan sistem energi surya dari pemerintah dalam rangka...

Tanah Masa Depan

Karya: Taufik Sentana Peminat sosial-budaya Puluhan peradaban kota pernah ingin menjamahmu. Wahyu kenabian dan jejejak risalah telah memuliakan tanahmu. Entah itu...

Tammy Jadi Mualaf Setelah Dibantu Muslim yang tak Dikenal

Tammy Parkin dilahirkan dan dibesarkan di kota kecil New Hampshire, Amerika Serikat. Penduduk kota...

Merawat Fitri

Karya: Taufik Sentana Peminat prosa religi Setelah fase Ramadan tibalah Fitri. Fitri adalah aroma kesucian, kemurnian dan...

Erdogan: Virus Islamofobia Sama Bahayanya dengan Virus Corona, Menyebar Cepat di Eropa

ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan virus Islamofobia menyebar di Eropa. "Virus Islamofobia,...