27.9 C
Banda Aceh
Selasa, April 20, 2021

Terkait Harga Pupuk Subsidi, Dinas Pertanian akan Jumpai Petinggi PT PIM

BERITA DAERAH

BLANGKEJEREN – Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues berencana menjumpai petinggi PT. Pupuk Iskandar Muda (PT.PIM) di Lhokseumawe. Hal tersebut terkait penjualan pupuk subsidi jenis urea, sehingga apa yang boleh dilakukan Pemerintah Daerah dan apa yang tidak boleh lebih jelas.

Pernyataan itu disampaikan Munawir, SP Kabid PSP Dinas Pertanian Gayo Lues, Senin 5 April 2021, di ruangannya saat diwawancarai Portalsatu terkait keputusan rapat masalah harga jual pupuk subsidi yang belum tuntas.

“Dinas Pertanian akan khusus menyelesaikan masalah pupuk ini di bulan puasa, dengan cara mendatangi PT. PIM. Kami akan menanyakan apakah dibenarkan distributor menyuruh kios pengecer menebus diatas Harga Eceran Tertinggi (HET), apakah dibolehkan menambah ongkos angkut pupuk subsidi, serta menayakan seputaran masalah pupuk subsidi kepada PT.PIM,” katanya.

Sebelum ada keputusan resmi dikeluarkan terkait masalah pupuk subsidi tersebut, Munawir menyarankan kepada kios pengecer agar menjual pupuk subsidi kepada masyarakat dengan mengacu kepada Peraturan Bupati yang lama, di mana dalam satu sak pupuk ditambah ongkos angkut Rp 4 ribu dari harga HET.

“Tahun lalu harga pupuk Urea Rp 90 ribu per sak dengan berat 50 kg, tahun ini harga HET urea Rp 112.500 per sak isi 50 kg, jadi boleh dinaikan Rp 4 ribu dari harga HET. Dan kami akan mencari solusi dengan berkoordinasi dengan PT. PIM dulu untuk informasi lebih lanju,” jelasnya.

Riky Udayara, Direktur Eksekutif Forum Parlemen Jalanan (F-Paral) Gayo Lues, mengatakan, Pemerintah Daerah harus secepatnya menuntaskan masalah pupuk subsidi, sehingga petani bisa dengan mudah mendapatkan pupuk subsidi dengan harga yang sesuai dikeluarkan Pemerintah.

“Pemda harus secepatnya menuntaskan masalah harga pupuk ini, karena posisi sekarang, pupuk sulit didapat dan jika adapun harganya diatas HET, jika terus berlarut-larut, petani akan sangat dirugikan,” katanya.

Riky Udaya juga mendesak, agar pihak Kepolisian menindak tegas para pelaku yang sengaja mengambil keuntungan dari penjualan pupuk subsidi di atas HET tersebut, sehingga dengan adanya epek jera akan memperbaiki kinerja semua pihak ke depannya.

“Penegak hukum harus cepat mengambil tindakan terhadap masalah penjualan pupuk subsidi ini, supaya tidak berlarut-larut lagi, jika tetap dibiarkan, maka yang rugi adalah petani, sudah terimbas akibat covid-19, ditambah lagi masalah pupuk subsidi,” jelasnya.[] (Anuar Syahadat)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Perkemahan Penghafal Alquran di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe Dibuka

LHOKSEUMAWE - Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA GPRS) ke-5 dan Daurah Ramadhan...

Pimpinan DPRK Surati Bupati, Kisruh Penetapan Komisioner Baitul Mal Gayo Lues Berakhir

BLANGKEJEREN - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues sudah melayangkan surat kepada...

Polisi Buru Tersangka Penganiayaan Ibu Rumah Tangga di Dewantara

ACEH UTARA - Polsek Dewantara, Aceh Utara, memburu pria berinisial D (24), diduga melakukan...

Ikamat Harap Dukungan Pemerintah Aceh

ISTANBUL - Pengurus Ikatan Masyarakat Aceh - Turki (Ikamat) menyampaikan apresiasi dan terima kasih...

Rintihan Putri Kamaliah, Putri Pahang dibalik Puing-Puing Kehilangan

Karya: Jamaluddin Peminat Sastra, Lhokseumawe. Perhiasan ini telah berdebu Rinduku takkan pernah lekang Apa yang telah terjadi Duhai Pemilik...

Rapat IPAL di Kantor Ombudsman Aceh, Ini Pandangan Mapesa

BANDA ACEH - Ombudsman RI Perwakilan Aceh melaksanakan rapat tentang Instalasi Pembuangan Air Limbah...

Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Tongkat Nabi Musa Dicari

Heboh penemuan Kota Emas berusia 3.000 tahun yang digadang-gadang peninggalan kerjaan Firaun melengkapi penemuan...

Anggota Dewan Gayo Lues ‘Dinonaktifkan’, Ini Surat Ketua DPRK

BLANGKEJEREN - Masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang hendak berurusan atau menjumpai Anggota Dewan Perwakilan...

Operasi Senyap Kopassus Jalan Kaki Ratusan Km saat Puasa di Rimba Kalimantan

Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam. Selama...

Akhlak Calon Suami Antarkan Nadya Jadi Mualaf

Nadya Noviena, yang saat ini berusia 24 tahun, wanita yang baru saja memeluk Islam...

Bintang Borong Takjil Perpena, Bagikan kepada Abang Becak

SUBULUSSALAM - Lapak pedagang takjil menyediakan menu berbuka puasa milik  Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena)...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 4

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Setelah matahari...

Pemilik Tanah di Areal Waduk Keureuto Datangi BPN Aceh Utara Terkait Persoalan Ini

ACEH UTARA - Sejumlah pemilik tanah sah yang berada di Gampong Blang Pante, Kecamatan...

Perang Aceh-Portugis Dalam Lukisan Maestro Delsy Syamsumar

Memasuki ruang kontemporer Museum Aceh, Rabu, 14 April 2021 lalu, 28 lukisan dari para...

Putra Subulussalam ini Wakili Aceh jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara

SUBULUSSALAM - Kota Subulussalam, patut berbangga hati, dua putra putri terbaik di Bumi Syekh...

Anak 8 Tahun Diculik di Prancis, Penyelamatannya Mirip Operasi Militer

Seorang anak perempuan delapan tahun asal Prancis diselamatkan di Swiss kemarin setelah lima hari...

2 Kasat dan 2 Kapolsek Diganti, Ini Kata Kapolres Gayo Lues

BLANGKEJEREN - Empat perwira di jajaran Polres Kabupaten Gayo Lues digantikan dengan yang baru...

Mengenal Struktur Tulang Belakang dan Fungsinya

Tulang belakang memiliki peran penting dalam menopang tubuh manusia. Dengan mengenali struktur tulang belakang,...

Kisah Putri Tanjung Jatuh Bangun Jalani Bisnis Sejak Usia 15 Tahun

Putri Indahsari Tanjung dikenal dengan Putri Tanjung, adalah anak pertama dari Chairul Tanjung. Menjadi...

Ratusan Petani Jagung Gayo Lues Sulit Tebus Pupuk Subsidi, Pemda Diminta Ambil Tindakan

BLANGKEJEREN - Petani jagung di Kabupaten Gayo Lues mengaku kesulitan menebus pupuk subsidi dari...