27.9 C
Banda Aceh
Selasa, April 20, 2021

Aceh Hari Ini: PDRI Minta Pasukan dari Aceh Dikerahkan ke Perang Front Medan Area

BERITA DAERAH

Setelah Sumatera dimasuki oleh Sekutu/NICA, keberadaan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi, Sumatera Barat terancam. Ketua PDRI Syafruddin Prawiranegara bersama staf dan petinggi PDRI pindah ke Aceh.

Hari pertama berkantor di Aceh, pada 31 Januari 1949, Syafruddin Prawiranegara menginstruksikan angkatan perang di Aceh untuk terus bertempur agar Sekutu/NICA tidak bisa masuk ke Aceh. Pasukan dari Aceh agar dikirim ke Front Medan Area untuk membebaskan Sumatera dari pendudukan Sekutu/NICA. Instruksi itu disampaikan melalui siaran radio di Banda Aceh.

Pemberitahuan yang sama juga disampaikan kepada Menteri Luar Negeri PDRI AA Maramis yang berada di India, melalui kawat yang dikirim via JBJ6/JBTI di Banda Aceh. Isi kawat berbahasa Inggris tersebut bisa dilihat dalam buku Sekali Republiken Tetap Republiken halaman 36, seperti kutipan di bawah ini.

dr mr maramis min of foreign affairs emerg gov ri throught dr soedarsono rep indonesia newdelhi no 93/pdri date 31 january 1949 stop according decision emerg govt rep indonesia cease fire order can only be issued bij pres in quality supreme commander after conference between at least pres comma vice pres and prov emerg govt stop as to attitude emerg govt ri towards security council resolution in general this too depends upon same conference comma the content of security council resolution being much less than asia conference resolution full stop.

emerg govt rep Indonesia. head, dr s prawiranegara

Dua hari sebelumnya, 29 Januari 1949 pukul 15.00 angkatan bersenjata Republik Indonesia dengan kekuatan satu seksi, menyerang pasukan Belanda di wilayah Langkat area. Serangan itu juga didukung oleh rakyat di daerah pedalaman.

Juru bicara Tentara Nasional Indonesia (TNI) Divisi X Komando Sumatera mengumumkan, setelah terjadi pertempuran selama satu jam, pasukan republik berhasil memasuki Kebun Sosial dan membakar sebuah gudang penuh getah, sampai semua musnah.

Dari sana serangan kemudian dianjutkan ke lapangan terbang, tapi tak ada perlawanan, militer Belanda telah mengundurkan diri dari lapangan tersebut. Esoknya tentara Republik kembali ke pangkalannya tanpa korban. []

Baca Juga: Aceh Hari Ini: Majelis Tuha Peut Kerajaan Aceh Membentuk Lembaga Wali Nanggroe

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Perkemahan Penghafal Alquran di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe Dibuka

LHOKSEUMAWE - Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA GPRS) ke-5 dan Daurah Ramadhan...

Pimpinan DPRK Surati Bupati, Kisruh Penetapan Komisioner Baitul Mal Gayo Lues Berakhir

BLANGKEJEREN - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues sudah melayangkan surat kepada...

Polisi Buru Tersangka Penganiayaan Ibu Rumah Tangga di Dewantara

ACEH UTARA - Polsek Dewantara, Aceh Utara, memburu pria berinisial D (24), diduga melakukan...

Ikamat Harap Dukungan Pemerintah Aceh

ISTANBUL - Pengurus Ikatan Masyarakat Aceh - Turki (Ikamat) menyampaikan apresiasi dan terima kasih...

Rintihan Putri Kamaliah, Putri Pahang dibalik Puing-Puing Kehilangan

Karya: Jamaluddin Peminat Sastra, Lhokseumawe. Perhiasan ini telah berdebu Rinduku takkan pernah lekang Apa yang telah terjadi Duhai Pemilik...

Rapat IPAL di Kantor Ombudsman Aceh, Ini Pandangan Mapesa

BANDA ACEH - Ombudsman RI Perwakilan Aceh melaksanakan rapat tentang Instalasi Pembuangan Air Limbah...

Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Tongkat Nabi Musa Dicari

Heboh penemuan Kota Emas berusia 3.000 tahun yang digadang-gadang peninggalan kerjaan Firaun melengkapi penemuan...

Anggota Dewan Gayo Lues ‘Dinonaktifkan’, Ini Surat Ketua DPRK

BLANGKEJEREN - Masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang hendak berurusan atau menjumpai Anggota Dewan Perwakilan...

Operasi Senyap Kopassus Jalan Kaki Ratusan Km saat Puasa di Rimba Kalimantan

Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam. Selama...

Akhlak Calon Suami Antarkan Nadya Jadi Mualaf

Nadya Noviena, yang saat ini berusia 24 tahun, wanita yang baru saja memeluk Islam...

Bintang Borong Takjil Perpena, Bagikan kepada Abang Becak

SUBULUSSALAM - Lapak pedagang takjil menyediakan menu berbuka puasa milik  Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena)...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 4

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Setelah matahari...

Pemilik Tanah di Areal Waduk Keureuto Datangi BPN Aceh Utara Terkait Persoalan Ini

ACEH UTARA - Sejumlah pemilik tanah sah yang berada di Gampong Blang Pante, Kecamatan...

Perang Aceh-Portugis Dalam Lukisan Maestro Delsy Syamsumar

Memasuki ruang kontemporer Museum Aceh, Rabu, 14 April 2021 lalu, 28 lukisan dari para...

Putra Subulussalam ini Wakili Aceh jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara

SUBULUSSALAM - Kota Subulussalam, patut berbangga hati, dua putra putri terbaik di Bumi Syekh...

Anak 8 Tahun Diculik di Prancis, Penyelamatannya Mirip Operasi Militer

Seorang anak perempuan delapan tahun asal Prancis diselamatkan di Swiss kemarin setelah lima hari...

2 Kasat dan 2 Kapolsek Diganti, Ini Kata Kapolres Gayo Lues

BLANGKEJEREN - Empat perwira di jajaran Polres Kabupaten Gayo Lues digantikan dengan yang baru...

Mengenal Struktur Tulang Belakang dan Fungsinya

Tulang belakang memiliki peran penting dalam menopang tubuh manusia. Dengan mengenali struktur tulang belakang,...

Kisah Putri Tanjung Jatuh Bangun Jalani Bisnis Sejak Usia 15 Tahun

Putri Indahsari Tanjung dikenal dengan Putri Tanjung, adalah anak pertama dari Chairul Tanjung. Menjadi...

Ratusan Petani Jagung Gayo Lues Sulit Tebus Pupuk Subsidi, Pemda Diminta Ambil Tindakan

BLANGKEJEREN - Petani jagung di Kabupaten Gayo Lues mengaku kesulitan menebus pupuk subsidi dari...