Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaDPRK Aceh Utara: Jika...

DPRK Aceh Utara: Jika Masyarakat Dizalimi, Kita akan Bela

LHOKSUKON – DPRK Aceh Utara akan menelusuri komitmen sejumlah perusahaan pembangunan Waduk Keuretoe di Kecamatan Paya Bakong, dengan masyarakat setempat. Dewan juga menyesalkan perihal tidak adanya koordinasi dari pihak perusahaan, khususnya terkait kabar adanya keributan di Gampong Blang Pante beberapa waktu lalu.

“Ya, kami mendapat kabar tentang kericuhan beberapa waktu lalu. Itu kami sesalkan, apalagi perusahaan pengerjaan waduk itu tidak berkoordinasi dengan kita,” kata Ketua Komisi D DPRK Aceh Utara, Syamsuddin YS, Sabtu, 28 Januari 2017 sore.

Terkait permasalahan itu, pihaknya akan segera menemui Muspika Paya Bakong. “Kita akan tanyakan bagaimana komitmen antara perusahaan dengan masyarakat sekitar lokasi pembangunan waduk. Jika masyarakat dizalimi, kita akan bela,” tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sejumlah warga Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara dikabarkan merusak kantor PT Hutama Karya yang berada di Gampong Blang Pante, kecamatan setempat, Sabtu, 21 Januari 2017 siang, sehingga menyebabkan kaca jendela pecah. Di lain pihak, pihak kepolisian menyebutkan kaca itu pecah tanpa disengaja karena tersenggol.[]

Baca juga: