26.7 C
Banda Aceh
Sabtu, Juni 19, 2021

Kepala BPKP Aceh: Masih Banyak Pembangunan Salah Sasaran

BERITA DAERAH

BANDA ACEH – Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh, Indra Khaira Jaya, mengatakan, dalam proses pembangunan di Aceh masih banyak ditemukan tidak tepat sasaran, juga tak tepat jumlah yang diterima masyarakat.

“Ada faktor-faktor yang mengancam para eselon kita. Kalau masalah hukum itu bergulir diproses di pengadilan, nantinya akan menyasar para ASN kita, yang mengakibatkan mereka dipecat, tidak bisa lagi bekerja di sektor pemerintahan,” kata Indra Khaira Jaya di sela Rapat Koordinasi Pengawasan Intern (Rakorwasin) Keuangan dan Pembangunan Tingkat Aceh, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur/Sekretariat Daerah Aceh, Rabu, 2 Juni 2021.

Menurut Indra, dari fakta-fakta yang ditemukan pihaknya di lapangan, masalah keuangan itu terjadi disebabkan proses perencanaan dan penganggaran yang belum begitu membaik pada pemerintahan di Aceh.

“Instruksi para petinggi seperti Bapak Presiden, Mendagri, KPK, supaya kita memulai pengawasan dari perencanaan anggaran. Kita punya satu program prioritas yang menformulasikan dari pusat, ada 15 fokus kegiatan, seperti pendidkan, kesehatan, pariwisata, dan lainnya bersifat tematik, juga yang spesifik di Aceh yaitu Baitul Mal. Kita mengevaluasi pada proses perencanaan penganggaran,” katanya.

Indra mengatakan, ada juga hal-hal yang positif yang sudah dikerjakan, baik yang dananya bersumber dari Otsus maupun dana transfer pusat ke daerah, itu juga mendapatkan perhatian pihaknya.

“Dari bulan April dan Mei tahun ini saja, kita sudah menangani sekira delapan kasus, dan ada enam lagi yang segera kita tangani. Kita harap dukungan berbagai pihak, seperti inspektur dan pemerintah daerah, juga narasumber dari KPK,” kata Indra.

Diberitakan sebelumnya, BPKP berkerja sama dengan Pemerintah Aceh mengadakan Rakorwasin Keuangan dan Pembangunan Tingkat Aceh dalam rangka menjamin terselenggaranya pengawasan intern yang berkualitas.

Rakorwasin mengusung tema “Perencanaan Berkualitas Mewujudkan Aceh Terbebas dari Korupsi dan Kemiskinan” itu digelar di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur/Sekretariat Daerah Aceh, Rabu, 2 Juni 2021. Panitia mengundang Bupati/Wali Kota/Inspektur se-Aceh dengan menghadirkan narasumber dari KPK, Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Deputi Kepala BPKP dan Sekretaris Daerah Aceh. Sedangkan Gubernur Aceh akan memberikan keynote speech di awal kegiatan Rakorwasin.

Berdasarkan siaran pers dikirim Tim Kominfo BPKP Perwakilan Aceh, empat pokok bahasan yang menjadi agenda Rakorwasin ini adalah prioritas pengawasan, pengawasan mulai perencanaan penganggaran, kinerja pengawasan tahun 2020-2021 dan strategi solusi.

Agenda Prioritas Pengawasan BPKP terdiri dari pengawasan berskala nasional yang juga berkaitan dengan daerah. Yaitu terdapat 15 prioritas di antaranya sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketahanan pangan, energi, pariwisata, penanggulangan bencana, TKDN, penanganan Covid, akuntabilitas kekayaan negara/daerah yang dipisahkan (BUMN/D, BLUD, BUMG dan tata kelola instansi pemerintah (SPIP, APIP dan Risk Fraud) di daerah.

Di luar dan beririsan atas prioritas pengawasan nasional tersebut, khusus di Aceh terdapat prioritas pengawasan tematik, yaitu audit Dana Otsus, Baitulmal dan multi-years contract dan akuntabilitas keuangan daerah berupa audit perencanaan penganggaran serta tata kelola pemerintah daerah dalam bentuk SPIP terintegrasi. (Baca: BPKP Bersama Pemerintah Aceh Gelar Rakorwasin Diikuti Bupati/Wali Kota, Ini yang Dibahas)[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

PT Pelindo Lhokseumawe akan Tindak Pungli di Pelabuhan

LHOKSEUMAWE - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Lhokseumawe menyatakan akan menindak tegas apabila...

KONI Aceh Lapor Perkembangan Persiapan Tuan Rumah PON ke Ketum KONI Pusat

  JAKARTA – Ketua Harian KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar atau akrab disapa Abu...

Pembangunan Pabrik NPK PT PIM Terkendala Impor Material dari Spanyol

LHOKSEUMAWE - Pembangunan pabrik pupuk NPK PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terkendala impor spare...

Rapat Perdana dengan Wali Nanggroe, Ini akan Dilakukan Tim Pembinaan dan Pengawasan Pelaksanaan MoU Helsinki

  BANDA ACEH – Usai ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Aceh, Tim Pembinaan dan...

Operasional Pabrik Terhenti, PT PIM Masih Punya Stok Pupuk Subsidi 130 Ribu Ton

LHOKSEUMAWE - Operasional PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terhenti akibat terkendala pasokan gas dari...

Kejati Aceh: Kasus Peremajaan Sawit di Nagan Rp12,5 M ke Tahap Penyidikan

BANDA ACEH - Tim Penyelidik pada Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Aceh meningkatkan status penyelidikan...

Kejari Lhokseumawe Batal Ekspose Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa di Kejati Aceh, Ini Alasannya

LHOKSEUMAWE – Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe, Rabu, 16 Juni 2021, batal mengekspose di...

Begini Penjelasan PT Medco Soal Pasokan Gas ke PT PIM

LHOKSEUMAWE – PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) sedang melakukan melakukan pemeliharan dan ramp...

Uniki Jalin Kerja Sama dengan PLN, Ini Kata Prof. Apridar

BIREUEN –Universiats Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki) dan PLN UP3 Cabang Lhokseumawe menjalin kerja sama...

Berhenti Beroperasi Akibat Terkendala Pasokan Gas, Ini Kata PIM Soal Pupuk Subsidi

LHOKSEUMAWE - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) berhenti beroperasi sudah hampir satu bulan akibat...

Harga Jahe dan Pisang Anjlok di Putri Betung, Ini Kata Petani

BLANGKEJEREN - Sejumlah petani di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, mulai kebingungan menjual...

Pemko Subulussalam MoU dengan Universitas Indonesia

SUBULUSSALAM - Wali kota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang, S.E melakukan penandatanganan Memorandum of...

Warga Lhoksukon Amankan Piton di Kandang Bebek

ACEH UTARA - Seekor satwa liar jenis ular piton atau sanca diamankan warga Gampong...

‘Belum Ada Regulasi Harus Tunjukkan Surat Bukti Sudah Divaksin Jika Berobat ke RS’

LHOKSEUMAWE - Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Lhokseumawe menyatakan sampai saat ini...

Air Terjun Silelangit Subulussalam Destinasi Wisata Nominasi API 2021

SUBULUSSALAM - Destinasi wisata air terjun Silelangit yang terletak di Desa Singgersing, Kecamatan Sultan...

Telan Dana Rp2 Miliar, Menara Pandang dan Rest Area Agusen tak Difungsikan

BLANGKEJEREN - Kondisi proyek menara pandang dan sejumlah bangunan di Rest Area Agusen, Kecamaatan...

Sebait Sapardi

Karya: Taufik Sentana Penyuka prosa kontemporer. Menulis puisi, ulasan, dan esai. Ia adalah sebait tuah Tentang bagaimana...

Zona Merah Covid-19 di Aceh Meluas ke Pidie dan Aceh Tengah

BANDA ACEH — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 (covid-19) Nasional kembali mengoreksi...

Creator Youtube Ini Bantu Sepeda Motor untuk Anak Yatim di Aceh Utara

ACEH UTARA - Salah seorang anak yatim bernama Hayatun Asniar (15), warga Gampong Keude...

Terkait Pupuk Subsidi Dijual di Atas HET, Polres akan Periksa Ahli

BLANGKEJEREN - Polres Gayo Lues terus mendalami dan memeriksa saksi-saksi terkait dugaan penjualan pupuk...