27.1 C
Banda Aceh
Senin, April 12, 2021

Gayo Lues Termiskin Kedua di Aceh, Ini Penyebabnya

BERITA DAERAH

BLANGKEJEREN – Gayo Lues masih tercatat sebagai daerah termiskin kedua dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), warga miskin di Gayo Lues mencapai 18.420 jiwa dari total penduduk 99.532 orang, sehingga angka kemiskinan di kabupaten ini sebesar 19,32 persen.

Kepala BPS Gayo Lues, Sardi, S.E., M.Si., ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 18 Februari 2021, mengatakan tahun 2017 angka kemiskinan di Gayo Lues mencapai 21,97 persen dengan nomor urut 23 dari 23 kabupaten/kota se-Aceh (tertinggi persentase penduduk miskin/termiskin di Aceh). Tahun 2018, angka kemiskinan menjadi 20,7 persen, menurun 1,90 persen dari tahun 2017, sehingga Gayo Lues menjadi daerah termiskin kedua di Aceh.

“Tahun 2019, persentase kemiskinan Gayo Lues menjadi 19,87 persen, tapi tetap berada di urutan ke-22 (termiskin kedua) dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Tahun 2020, angka kemiskinan Gayo Lues turun sedikit lagi menjadi 19,32 persen, tapi masih di urutan ke-22 dari 23 kabupaten/kota se-Aceh,” kata Sardi.

Adapun kabupaten/kota tertinggi hingga terendah persentase kemiskinan di Aceh adalah Aceh Singkil, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Bener Meriah, Simeulue, Aceh Barat, Nagan Raya, Subulussalam, Aceh Utara, Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, Sabang, Aceh Timur, Aceh Besar, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Bireuen, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Lhokseumawe, Langsa, dan Banda Aceh.

“Sejak tahun 2017 hingga tahun 2020 kemarin, angka kemiskinan di Gayo Lues terus mengalami penurunan, tapi tidak bisa serta merta menaikan peringkat (menjadi daerah yang semakin kecil persentase kemiskinan). Karena kabupaten/kota lain juga terus berupaya menurunkan angka kemiskinan masyarakatnya,” ujar Sardi.

Sardi menyebut salah satu penyebab tercatatnya 18.420 orang masuk katagori miskin dari total penduduk Gayo Lues 99.532 orang adalah akibat sanitasi rumah masih sangat minim. Misalnya, di dalam rumah tidak memiliki WC dan tak mempunyai air untuk mandi dan mancuci. Faktor lainya adalah kurang jujurnya pengakuan masyarakat saat didatangi petugas BPS yang melakukan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) setiap Maret. Sehingga data di BPS, pengeluaran masyarakat per bulan masih di bawah garis kemiskinan.

“Ketika warga mengaku pengeluarannya di bawah Rp425 ribu per bulan, maka mereka sudah tercatat sebagai orang miskin. Padahal, berdasarkan data pengangguran, Gayo Lues nomor urut dua terkecil di Aceh, meskipun pekerjaan warga adalah bertani, berkebun ataupun pekerja bayaran di kebun,” ungkapnya.

Menurut Sardi, salah satu cara mengatasi kemiskinan di Gayo Lues, program pemerintah daerah harus tepat sasaran kepada orang yang membutuhkan. Baik bantuan langsung maupun lainnya tanpa memandang kedekatan ataupun memberikan bantuan karena faktor saudara.

“Saat ini di Gayo Lues ada lima ribuan rumah yang ditempati masyarakat tidak layak huni. Ini juga harus menjadi prioritas pemerintah daerah selain masalah WC dan pengeluaran per bulan. Sehingga ke depan Gayo Lues bisa keluar dari nomor urut kedua termiskin di Aceh,” kata Sardi.

Secara menyeluruh, kata Sardi, program yang dijalankan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota belum maksimal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, atau untuk mengeluarkan dari daerah termiskin. Misalnya, adanya program pembukaan jalan, tapi lokasi tertentu tidak bisa dilintasi kendaraan.

“Salah satu contoh program pemerintah provinsi atau kabupaten/kota belum maksimal, seperti peningkatan Jalan Gayo Lues-Abdya dan Gayo Lues-Aceh Timur, di mana jalan itu rusak di tengah, dan masyarakat tidak bisa melintas. Padahal, tinggal sedikit lagi di tengah itu, kalau itu dibuka, maka masyarakat dua kabupaten bisa saling menguntungkan. Ini yang harus diperhatikan ke depan,” katanya.[]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Es Teler Bang Gam

 BANDA ACEH - Bulan puasa tahun ini akan kita masuki esok, Selasa, 13 April...

Prihatin Insentif Imam Masjid Belum Dibayar, Salehati Sarankan BPKD Prioritaskan Pencairan Dana Desa

SUBULUSSALAM - Politikus Partai Aceh, Salehati menyarankan pemerintah melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD)...

Ini Kata Kasatlantas Lhokseumawe Soal Pengaturan Lalu Lintas saat Ramadhan

LHOKSEUMAWE- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lhokseumawe memprediksi akan terjadi kepadatan dan kemacetan di...

Polres Gayo Lues Gelar Operasi Keselamatan-2021

BLANGKEJEREN - Polres Gayo Lues akan melaksanakan Operasi Keselamatan Seulawah-2021 selama 14 hari, mulai...

Nasib Pengungsi Rohingya di Aceh: Merajut Asa, Menunggu tanpa Kepastian

Muhammad Ismail (24 tahun), pengungsi Rohingya, datang dari Malaysia ke Aceh demi menemui istrinya...

Dilema “Lawan Covid-19” Pengungsi Rohingya Aceh

Pengungsi Rohingya diharuskan disiplin menerapkan protokol kesehatan demi terhindar dari infeksi Covid-19. Namun, masyarakat...

Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Siapkan Ikan Asin untuk Menu Berbuka hingga Dikirim ke Medan, Begini Pengolahannya

LHOKSEUMAWE – Pengungsi Rohingnya di Lhokseumawe menyiapkan ikan asin untuk menu berbuka puasa di...

Over Kapasitas Lapas di Aceh Hampir 500 Persen

BANDA ACEH – Over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Aceh sudah hampir mencapai...

Sambut Ramadhan, Anggota DPRK Salehati Berikan Bantuan ke Masjid-masjid

SUBULUSSALAM - Anggota DPRK Subulussalam dari Partai Aceh, Salehati memberikan bantuan paket Ramadhan 1442...

Inilah Ragam Makanan Sehat untuk Jantung

Mengonsumsi makanan sehat untuk jantung dan menjalani pola hidup sehat dapat membuat Anda terhindar...

Ini Nama-nama Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa USK 2021

BANDA ACEH - Struktural Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (DPM USK) Tahun 2021...

Pimpinan Kelompok Salamullah Lia Eden Meninggal Dunia

Pimpinan kelompok Salamullah Lia Aminuddin alias Lia Eden meninggal dunia. Kabar tersebut dibagikan dalam...

11 Kandidat Siap Rebut Kursi Ketum HMI Lhokseumawe-Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe- Aceh Utara akan melaksanakan Konferensi Cabang...

Walkot Bintang: Harga Sembako Stabil, Tidak ada Lonjakan

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang memastikan harga kebutuhan pokok di...

Jelang Ramadhan, Walkot Bintang Blusukan Cek Harga Sembako

 SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang blusukan di pasar mingguan Penanggalan...

3.264 Peserta Ikut UTBK SBMPTN di Unimal, Ini Aturannya

LHOKSEUMAWE - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi...

Ini Harga Daging dan Kepala Sapi di Pasar Geudong

ACEH UTARA - Harga daging sapi pada meugang pertama menyambut bulan puasa tahun ini...

Kepala Polisi New York Kawal Masjid Islamic Center

NEW YORK- Imam Besar Masjid Islamic Center New York, Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali...

Ini 10 Orang Terkaya RI, Ada Bos Kamu?

Forbes kembali merilis daftar orang-orang terkaya di dunia melalui 'The Richest in 2021'. Sejumlah...

Dawn Maqsood, Muslim Skotlandia

Dawn Maqsood menghadapi tantangan yang tak mudah usai memutuskan menjadi Muslim. Namun, tantangan itu...