27.1 C
Banda Aceh
Senin, April 12, 2021

BPKP Aceh Audit Kasus Dugaan Penyimpangan Uang Makan Anggota DPRK Gayo Lues

BERITA DAERAH

BLANGKEJEREN – Kasus dugaan penyimpangan uang makan minum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues tahun 2018 diaudit. Dugaan penyimpangan uang sebanyak Rp1,3 miliar tersebut diaudit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh.

“Iya, lagi jalan prosesnya, lagi padat waktuku, konfirmasi melalui Kasi Intel saja dulu ya,” kata Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Antoni Mustaqbal, S.H., melalui pesan WhatsApp , Kamis, 18 Maret 2021, saat ditanya apakah betul saat ini sedang dilakukan audit kasus uang makan minum anggota dewan oleh BPKP.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Hendri, S.H., mengakui saat ini kasus uang makan minum anggota DPRK tahun 2018 tengah diaudit oleh BPKP. Tim BPKP Aceh yang mengaudit perkara tersebut berjumlah tiga orang.

“Itu belum bisa dipastikan, karena kewenangan dari BPKP,” katanya menjawab wartawan melalui pesan WhatsApp saat ditanya, biasanya berapa hari setelah dilakukan audit dikeluarkan hasilnya oleh BPKP.

Kasi Intel Kejaksaan Gayo Lues juga mengaku belum bisa menjawab apakah oknum yang telah mengembalikan uang negara dalam kasus tersebut,  tetap diproses atau tidak. Kata dia, belum dapat dipastikan karena proses sedang berjalan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gayo Lues Bobbi Sandri, Jumat, 26 Februari 2021, mengungkapkan, audit BPKP diperlukan untuk mengetahui jumlah kerugian negara. Kata dia, meski ada yang sudah mengembalikan dana sebesar Rp 220 juta, kasus tersebut akan tetap dilanjutkan.

“Saat ini masih tahap penyidikan, dan terus dikembangkan untuk melengkapi alat bukti. Baik itu bukti yang dibutuhkan audit BPKP, maupun alat bukti pendukung lainya,” jelas Bobbi.

“BPKP Aceh sudah komitmen untuk melakukan audit, kita tinggal menunggu agenda dan jadwal mereka turun ke Gayo Lues, karena kemarin posisi kita sudah menggelar ekspos dan gelar perkara. Mudah-mudahan setelah hasil audit keluar, bisa berlanjut ke tahap berikutnya,” harapnya.

Masih menurut Bobbi, salah seorang saksi yang diperiksa telah mengembalikan uang senilai Rp 220 juta, karena merasa bukan haknya. Pengembalian itu bukan atas dasar paksaan ataupun saran dari penyidik, tapi inisiatif sendiri.

“Meskipun uang sudah dikembalikan, bukan berarti kasus tersebut bisa dihentikan, itu hanya itikat baik dan mengembalikan kerugian negara, yang akan menjadi pertimbangan hakim nantinya di persidangan dalam memutuskan vonis,” pungkas Bobbi saat itu. Bobbi kini sudah pindah tugas dari Kejari Gayo Lues.[]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Es Teler Bang Gam

 BANDA ACEH - Bulan puasa tahun ini akan kita masuki esok, Selasa, 13 April...

Prihatin Insentif Imam Masjid Belum Dibayar, Salehati Sarankan BPKD Prioritaskan Pencairan Dana Desa

SUBULUSSALAM - Politikus Partai Aceh, Salehati menyarankan pemerintah melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD)...

Ini Kata Kasatlantas Lhokseumawe Soal Pengaturan Lalu Lintas saat Ramadhan

LHOKSEUMAWE- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lhokseumawe memprediksi akan terjadi kepadatan dan kemacetan di...

Polres Gayo Lues Gelar Operasi Keselamatan-2021

BLANGKEJEREN - Polres Gayo Lues akan melaksanakan Operasi Keselamatan Seulawah-2021 selama 14 hari, mulai...

Nasib Pengungsi Rohingya di Aceh: Merajut Asa, Menunggu tanpa Kepastian

Muhammad Ismail (24 tahun), pengungsi Rohingya, datang dari Malaysia ke Aceh demi menemui istrinya...

Dilema “Lawan Covid-19” Pengungsi Rohingya Aceh

Pengungsi Rohingya diharuskan disiplin menerapkan protokol kesehatan demi terhindar dari infeksi Covid-19. Namun, masyarakat...

Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Siapkan Ikan Asin untuk Menu Berbuka hingga Dikirim ke Medan, Begini Pengolahannya

LHOKSEUMAWE – Pengungsi Rohingnya di Lhokseumawe menyiapkan ikan asin untuk menu berbuka puasa di...

Over Kapasitas Lapas di Aceh Hampir 500 Persen

BANDA ACEH – Over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Aceh sudah hampir mencapai...

Sambut Ramadhan, Anggota DPRK Salehati Berikan Bantuan ke Masjid-masjid

SUBULUSSALAM - Anggota DPRK Subulussalam dari Partai Aceh, Salehati memberikan bantuan paket Ramadhan 1442...

Inilah Ragam Makanan Sehat untuk Jantung

Mengonsumsi makanan sehat untuk jantung dan menjalani pola hidup sehat dapat membuat Anda terhindar...

Ini Nama-nama Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa USK 2021

BANDA ACEH - Struktural Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (DPM USK) Tahun 2021...

Pimpinan Kelompok Salamullah Lia Eden Meninggal Dunia

Pimpinan kelompok Salamullah Lia Aminuddin alias Lia Eden meninggal dunia. Kabar tersebut dibagikan dalam...

11 Kandidat Siap Rebut Kursi Ketum HMI Lhokseumawe-Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe- Aceh Utara akan melaksanakan Konferensi Cabang...

Walkot Bintang: Harga Sembako Stabil, Tidak ada Lonjakan

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang memastikan harga kebutuhan pokok di...

Jelang Ramadhan, Walkot Bintang Blusukan Cek Harga Sembako

 SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang blusukan di pasar mingguan Penanggalan...

3.264 Peserta Ikut UTBK SBMPTN di Unimal, Ini Aturannya

LHOKSEUMAWE - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi...

Ini Harga Daging dan Kepala Sapi di Pasar Geudong

ACEH UTARA - Harga daging sapi pada meugang pertama menyambut bulan puasa tahun ini...

Kepala Polisi New York Kawal Masjid Islamic Center

NEW YORK- Imam Besar Masjid Islamic Center New York, Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali...

Ini 10 Orang Terkaya RI, Ada Bos Kamu?

Forbes kembali merilis daftar orang-orang terkaya di dunia melalui 'The Richest in 2021'. Sejumlah...

Dawn Maqsood, Muslim Skotlandia

Dawn Maqsood menghadapi tantangan yang tak mudah usai memutuskan menjadi Muslim. Namun, tantangan itu...