Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaInspirasiTeknoHidup Pintar di...

Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital

Hidup Pintar di Tengah Dunia DigitalLANGSA – Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kota Langsa, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Rabu, 22 September2021 pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital”.

Kegiatan masif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.

“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual.

Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktivitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen pelajar SMA 4 Langsa dan MAN 1 Langsa, dihadiri oleh sekitar 629 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya. Yakni Deden Mauli Darajat, M.Sc., Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Komunikasi dan Media (P2KM) UIN Jakarta; Muhamad Rosit, M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik Fikom Universitas Pancasila; Teuku Juliadi, S.T., M.T., Kepala MAN 1 Langsa; dan Salamuddin, M.Pd.I., Kepala SMA 4 Langsa. Hanna Faridl sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya.

Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill. Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber.

Seperti Sasi Yusma yang bertanya bagaimana cara meningkatkan kecakapan dalam era digital dan mendakwahkan kepada masyarakat sebagai pengguna layanan digital dapat bersopan santun dan beretika dan religius dalam menggunakan alat komunikasi?

Narasumber Salamuddin,M.Pd.I., menanggapi yang sangat berperan adalah keluarga dan orang tua, orang tua bisa mengajarkan etika kepada anak-anak kita agar berlaku sopan santun kepada siapa saja. Selain orang tua dan keluarga, guru atau lingkungan pendidikan juga bisa mengajarkan anak-anak beretika.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kota Langsa. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[](ril)

Baca juga: