27.4 C
Banda Aceh
Sabtu, April 17, 2021

Mualaf Jenny, Bahasa Isyarat Mengantarnya ke Islam

BERITA DAERAH

Jenny Molendyk Divleli merupakan seorang guru bahasa isyarat di Kanada. Dia masuk Islam pada 2006. Da menyederhanakan penyampaian pengajaran agama untuk anak-anak dan membuat unggahan di media sosial yang dia persiapkan bersama kelima anaknya.

Perempuan tersebut telah menetap di Istanbul selama sembilan tahun terakhir. Di Istanbul, dia terus mengajar bahasa Inggris. Demisian disiarkan anadolu agency dan diteruskan republika.co.id.

Jenny Molendyk Divleli terlibat dalam membuat materi pendidikan dan informatif untuk anak-anak. Dia menggunakan pendekatan masalah-masalah umum dalam memperkenalkan Islam dan kehidupan Nabi Muhammad dalam bahasa Turki dan Inggris yang kemudian dia unggah di media sosial.

Molendyk mengaku dibesarkan dalam keluarga Kristen konservatif sebagai anak kedua dari seorang petugas polisi dan perawat. Sia lulus dalam bidang linguistik dan menafsirkan bahasa isyarat Amerika sambil mencari jawaban atas berbagai aspek kehidupan, ia mulai berdebat dengan umat Islam.

“Setelah penelitian panjang, saya menemukan jawaban dan pada 14 Mei 2006, saya masuk Islam. Ini keputusan terbesar dalam hidup saya,” katanya dilansir dari Anadolu Agency, Jumat (19/2).

Awalnya, keputusan masuk Islam tentu saja mendapatkan respons penolakan dari keluarganya, terutama dari ayah dan ibunya. Bahkan, ayahnya meminta agar keputusan tersebut dipertimbangkam kembali tetapi dia tetap teguh.

Pada waktu tersebut, Molendyk bertemu Sami Divleli dan memutuskan menikah dengannya dan kemudian pindah ke Istanbul pada 2012. “Saya tidak tahu siapa Muslim itu, atau apa yang mereka yakini. Saya juga tidak tahu kami percaya pada nabi yang sama. Saat saya mempelajari interpretasi bahasa isyarat, saya mulai meneliti lebih lanjut tentang Islam, berpikir saya mungkin perlu menerjemahkan di masjid suatu hari nanti,” katanya.

Jenny Molendyk Divleli berkata, pintu iman baru terbuka untuknya dan dia mulai berjalan menjadi orang yang lebih baik. “Saya menemukan Islam adalah jalan yang benar,” katanya.

Sepanjang mempelajari Islam, Molendy mengaku mulai menyadari gaya hidupnya akan berubah total, yang menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan dalam dirinya. Namun, segala ketakutan dan berbagai macam pertanyaan yang ada di otaknya, seketika terjawab saat dia menghadiri sebuah seminar oleh seorang dosen Muslim.

Kata dia, sehari sebelumnya, bahkan pertanyaan-pertanyaan itu tidak terjawab oleh para pendeta. “Saya menulis surat kepada suami saya, yang waktu itu adalah seorang teman, mengatakan kepadanya saya masuk Islam. Semoga Allah memberkatinya, dia datang mengunjungi saya di kota saya. Hari itu saya menjadi Muslim dan memakai jilbab,” katanya.

Awalnya, Molendyk mengaku tetap mempertahankan tidak menggunakan jilbab meskipun telah masuk Islam. Ini dia lakukan untuk mempertahankan budaya yang dia jalani.

Periode yang Sulit

Kedua orangtuanya terus menolak keputusannya masuk Islam. Ayahnya juga memberikannya banyak artikel yang menuliskan bagaimana agama Islam tersebut.

“Dia ingin memberi tahu saya itulah yang telah saya pilih. Dia kesal. Saya mengerti dia. Tapi dia tidak tahu apa itu Islam. Dia hanya tahu apa yang dia lihat di televisi. Ibuku lebih takut. Dia takut saya akan menikah, tidak pernah melihat anak saya, tinggal di ruang bawah tanah, terkunci dan dalam kegelapan,” katanya.

Selain dari ayah dan ibunya, Molendyk juga mendapat reaksi tajam dari orang-orang di sekolahnya. Saat keputusannya masuk Islam tercium, ia dipanggil pihak universitas. Bahkan bosnya menanyakan pertanyaan serupa, dia pun mulai berhenti dari pekerjaannya.

Pada waktu dia menikah dengan Sami Divieli, yang telah berada di Kanada untuk pendidikan dan pekerjaan, hanya saudara laki-lakinya yang menghadiri acara tersebut. Tetapi setelah enam bulan, ketika mereka mengadakan upacara di Istanbul, ibunya hadir.

“Anak pertama kami lahir di Kanada pada 2008. Kami ingin anak kami tumbuh di negara Muslim, berbicara dua bahasa, dan mendengarkan azan,” katanya.

Menetap bersama keluarga suaminya, dia mengatakan mereka menyambut dan memperlakukannya seperti seorang putri. Kendala satu-satunya adalah bahasa, mereka tidak bisa bahasa Inggris dan dia tidak tahu bahasa Turki.

Akan tetapi dia mengatakan kehidupan di Turki sama sekali berbeda seperti di Kanada. Semua orang menatapnya saat dia pergi dengan mengenakan kerudung.

“Saya datang ke Turki, berpikir saya tidak akan menarik perhatian. Namun, ternyata tidak seperti itu. Semua orang mengerti saya orang asing. Mereka merasa penasaran dan mengajukan pertanyaan kepada saya. Saya sangat menyukai Istanbul dan Turki. Kami ingin membesarkan anak-anak yang bahagia dengan Islam, mencintai Islam, dan menjadikan Nabi sebagai panutan,” katanya.[]

Baca Juga: Jadi Mualaf, Youtuber Terkenal Jerman: Islam Agama Perdamaian

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

HMI Komisariat Hukum Unimal Bagikan Takjil untuk Tukang Parkir Hingga Fakir Miskin

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Malikussaleh (Unimal) membagikan ratusan takjil...

Gubernur Aceh Sampaikan LKPJ 2020: Realisasi Pendapatan Rp14,4 Triliun, Belanja Rp13,2 T

BANDA ACEH – Realisasi Pendapatan Aceh Tahun Anggaran (TA) 2020 mencapai Rp.14,441 triliun lebih...

Profil CEO Brian Armstrong, Sosok yang Bawa Coinbase Melantai di Wall Street

Resmi melantai di wall street, perusahaan jual beli mata uang kripto, Coinbase mampu membawa...

Dishub Lhokseumawe Atur Lalu Lintas Jelang Buka Puasa di Lokasi Ini

LHOKSEUMAWE - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Lhokseumawe ikut mengatur arus lalu lintas di sejumlah...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 1

KAPTEN LET PANDE Episode 1 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Seratus perahu...

Ini Pesan Khatib saat Shalat Jumat di Masjid Islamic Center Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Ramai jamaah melaksanakan shalat Jumat pada pekan pertama bulan suci Ramadhan 1442...

Dipecat dan Banyak Utang, Wanita Ini Bangkit dengan Rp 72 Ribu

Dipecat dari pekerjaan dengan gaji besar serta memiliki setumpuk utang memang bukan hal yang...

Perempuan Kreatif, Siti Juita Mastura Aktif Ciptakan Drone

BATU PAHAT - Kemunculan wanita dalam bidang teknologi dron amat kurang, sedangkan usaha itu...

Abu Bakar Omar, Aktor Senior Malaysia Meninggal Dunia

KUALA LUMPUR - Aktor senior Malaysia, Abu Bakar Omar, meninggal dunia pada pukul 9.04...

Ini Bahayanya Sering Isi BBM Saat Tangki Kosong

MENGISI bahan bakar minyak (BBM) sudah menjadi kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan. Tanpa BBM,...

AS Jatuhkan Sanksi dan Usir Diplomat Rusia terkait Intervensi

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi dan mengusir 10 diplomat Rusia pada Kamis 15 April 2021...

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 1,57 Miliar Dolar AS

JAKARTA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Neraca perdagangan Indonesia Maret 2021 kembali...

Ini Penyakit yang Menyebabkan Bau Mulut

Bau mulut tidak hanya disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga, tapi juga bisa...

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Shihab Selesaikan Gelar S-3

JAKARTA - Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar menyampaikan kabar bahwa kliennya...

Artis Pakistan Menggubah Lagu Hubungan Turki, Azerbaijan, Pakistan

Seorang seniman nasyid Pakistan telah membuat lagu dan membuat video musik untuk menarik perhatian...

Puasa yang Sia-sia, Hati- Hati Ini Penyebabnya

Puasa yang sia-sia. Istilah ini sering terdengar namun apa maksudnya dan orang yang bagaimana...

Mualaf Inggris Olu Thomas: Saya Jatuh Cinta Pada Islam

LONDON -- Perantau Inggris bernama Olu Thomas adalah pengusaha yang sangat sukses di Uni...

Aksi Solidaritas untuk Nurhadi, AJI Banda Aceh: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis

BANDA ACEH - Para jurnalis berhimpun dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar...

IOM Serahkan Pendingin Vaksin kepada Dinkes Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - International Organization for Migration (IOM) menyerahkan satu unit pendingin vaksin (TCW3000AC) kepada...

9 Resep Minuman Apel Cocok untuk Sahur, Bisa Kurangi Kantuk

Apel merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Apel sangat baik...