27 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 11, 2021

Akhlak Calon Suami Antarkan Nadya Jadi Mualaf

BERITA DAERAH

Nadya Noviena, yang saat ini berusia 24 tahun, wanita yang baru saja memeluk Islam dua tahun lalu ini menceritakan kisahnya saat mendapatkan hidayah. Nadya merupakan keturunan Tionghoa dan kini menetap di Singapura.

Dia menikah dengan pria melayu warga Singapura, Mohamad Khairuddin bin Mohamad Husinee (30 tahun) dia orang Melayu Singapura yang beragama Islam.

Keduanya bertemu saat Nadya sedang menempuh pendidikan di Singapura tahun 2016. Keduanya memutuskan menjalin hubungan serius untuk menikah. Namun mereka tidak sering bertemu karena jarak selama tiga tahun.

Sejak berkenalan dengan calon suaminya, dia mengetahui mereka memiliki keyakinan yang berbeda. Namun setelah memahami sikap dan akhlak calon suaminya yang seorang muslim, lambat laun dia pun tertarik untuk mengenal Islam dan mempelajarinya.

Meskipun sebenarnya, Nadya merupakan seorang penganut agama sebelumnya yang taat bahkan seluruh keluarganya tidak ada yang memeluk Islam. Sejak mempelajari Islam, Nadya tidak lagi bersentuhan dengan makanan dan minuman haram. Meskipun saat itu hidayah belum sampai kepadanya.

“Setelah mengenal calon suami saya yang seorang muslim saya sudah berniat serius dan setelah mempelajari Islam, saya juga berniat untuk memeluk Islam. Namun saya tak langsung bersyahadat,” ujar dia kepada Republika beberapa waktu lalu.

Nadya yang kini berprofesi sebagai makeup artist di Singapura ini pun mulai menghadiri berbagai kajian yang dikenalkan oleh calon suaminya. Satu kajian yang sempat menggugah hatinya adalah saat menghadiri kajian Ustadz Hadi Abdilah yang mengajar di Tilawati Learning Centre.

“Beliau berkata kepada saya, ‘kalau mualaf itu hal yang baik untuk kamu kenapa harus ditunda?’ Dari situ saya terus berpikir itu adalah hal yang baik kenapa ditunda terus menerus,” tutur dia.

Sejak saat itu Nadya terus mempersiapkan diri untuk menjadi Muslim. Dia banyak bertanya dengan calon suaminya tentang agama Islam, hal yang dilarang di agama Islam atau yang dibolehkan.

Di Singapura dia pergi ke Darul Arqam, di sana pertama kali Nadya yang lahir dan besar di Bandung ini bersama calon suami mengikuti kelas pendampingan. Banyak orang yang bukan Muslim di kelas tersebut, didampingi seorang Ustadz.

Selain belajar, Nadya juga mendapatkan banyak buku tentang agama Islam. Selama pembelajaran juga kelas ini menyediakan sesi tanya jawab. Nadya termasuk yang aktif bertanya dan banyak juga mereka yang baru mengenal dan memeluk Islam mengajukan berbagai pertanyaan.

Nadya pun bertemu beberapa teman baru saat mengikuti beberapa kelas di sana. Banyak orang berpikir bahwa Nadya menjadi muslim karena sebuah pernikahan.

Namun bagi Nadya, mengenal Islam melalui suaminya merupakan jalan Allah yang dipilihkan untuknya sehingga mendapatkan hidayah. Ini karena suaminya tidak pernah memaksa Nadya untuk memeluk agama yang sama.

Nadya yakin bahwa niatnya memeluk Islam adalah karena Allah. Untuk itu sejak awal berkenalan dengan calon suami dia sangat serius mempelajari Islam.

Selama tiga tahun Nadya mendalami Islam. Namun baik Nadya maupun calon suaminya, terus meyakinkan keluarga Nadya. Tak hanya serius untuk membangun rumah tangga, Nadya juga serius dalam mendalami Islam.

“Keluarga menghargai pilihan hidup saya, bersyukur saat saya menikah keluarga telah memberikan restu dan menghadiri pernikahan kami,” jelas dia.

Nadya kemudian menceritakan, kisah yang hingga saat ini tidak pernah dilupakan. Kisah ini adalah salah satu hal yang membuatnya semakin yakin untuk memeluk Islam.

Tujuh bulan sebelum menikah, sekitar bulan April 2019, dia melakukan perjalanan ke Singapura dari Bandung. Dia memilih naik pesawat.

Sejak mempelajari Islam, dia juga telah menjalankan sholat dan puasa hanya saja dia belum bersyahadat. Saat itu tujuan dia pergi ke Singapura adalah untuk menjalankan puasa bersama keluarga suami.

Di atas pesawat ada beberapa saat yang pesawat itu terbang di cuaca tidak baik sehingga adanya guncangan.

“Di situ saya takut amat takut karena saya belum memeluk agama Islam. Saya di situ berdoa dalam hati, “Ya Allah izinkanlah saya diberi kesempatan untuk mengucap syahadat terlebih dahulu,” ujar dia.

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Ucapkan Ini

Ustaz Tengku Zulkarnain berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 10 Mei 2021 malam bertepatan hari...

Kukuhkan Pengurus MAA, Ini Pesan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Kepengurusan Majelis Adat Aceh masa bakti 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh...

Kasus Covid-19 Bertambah 68 Orang di Aceh, Lima Meninggal Dunia

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Covid-19 atau Coronavirus Disease 2019 bertambah lagi 68...

Anggota DPRK Ini Borong Satu Ton Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Idris Arlem, memberikan apresiasi...

AKBP Carlie Jenguk Nek Ipah yang Hidup Sebatang Kara di Penampaan Uken

BLANGKEJEREN - Nek Ipah, warga Desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, butuh...

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah,...

Ramai Nasabah Tebus Emas di Pegadaian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Pegadaian Kota Lhokseumawe menyatakan sebagian besar nasabah menebus gadaian emas...

Pimpin Pengprov Woodball Aceh, Azwardi: Tantangan Berat!

BANDA ACEH – Dunia olahraga Aceh kini kembali diramaikan dengan kehadiran satu cabang baru,...

12 Tahun Jarang Pakai Seragam, Jenderal Ini Bisa Jadi Panglima TNI

Tak sembarangan perwira bisa menduduki kursi Panglima TNI. Selain harus punya jiwa kepemimpinan yang...

Terinspirasi Mohamed Salah, Ben Bird Masuk Islam

LONDON -- Pesepak bola Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, telah memberikan pengaruh positif di...

Alhamdulillah, KNPGL Beli Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Kelompok Tani Tunes Ayu Desa Raklintang (Bemem Buntul Pegayon), Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten...

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto

Uang kripto memang sedang naik daun. Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk bahkan Namun...

Setelah Didalami, BPKP Aceh: Kerugian Negara Kasus Proyek Jalan Muara Situlen-Gelombang di Agara Rp4 M Lebih

BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyampaikan informasi terbaru...

Bermimpi Dibawa ke Masjid oleh Orang Bersurban Putih, Hasballah Silitonga Masuk Islam

BANDA ACEH - Hasballah Silitonga adalah laki-laki kelahiran Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten...

Mualaf Renate Minta Dimakamkan di Turki Secara Islam

TRABZON -- Renate (83 tahun) meninggal baru-baru ini dan pada akhirnya dimakamkan di distrik...

Jelang Lebaran Pabrik Turunkan TBS, Apkasindo Perjuangan: Praktik Kotor Pengusaha Zalim

SUBULUSSALAM - Wakil Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Indonesia Apkasindo (Apkasindo) Perjuangan, Subangun Berutu...

Lansia Terima Bantuan Sembako dari Komunitas XTrim Subulusalam

  SUBULUSSALAM - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan...

Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe Gelar Perlombaan Daurah Ramadhan

LHOKSEUMAWE - Remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe menggelar perlombaan 0pada rangkaian penutupan kegiatan...

Polisi Bubarkan Pemasang Petasan di Balai Musara

BLANGKEJEREN - Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang...

HUT ke-59 Korem 011/Lilawangsa, TNI Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa

LHOKSEUMAWE - Korem 011/Lilawangsa membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk kaum duafa di Lhokseumawe,...