27.2 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 18, 2021

Leif Skjetne Menjadi Muslim Usai Bertemu Pengungsi

BERITA DAERAH

STOCKHOLM — Leif Skjetne telah menjadi pendeta Gereja di Swedia selama 30 tahun di Kota Jonkoping Swedia. Banyak orang-orang di sekitarnya yang terheran-heran mengapa pria berusia 77 tahun itu memutuskan memeluk agama Islam.

Kemudian, Skjetne banyak bekerja di Hanger-Dannas sebagai pendeta di masa pensiun. Selama menjadi pendeta di Gereja Swedia, Skjetne memiliki kesempatan untuk menangani pengungsi dan masalah mereka. Salah satu pengungsi itu adalah seorang pria Muslim bernama Abdullah.

Skjetne mendapat kesempatan untuk tinggal bersamanya dan mereka akhirnya menjadi teman baik. “Dia menyebut saya ayahnya, ayah kandungnya sudah meninggal. Kami tinggal bersama selama satu setengah tahun,” kata Skjetne.

Selama bersama Abdullah, Skjetne mendapat kesempatan untuk mendalami Islam dengan seksama. Abdullah adalah seorang Muslim Maroko yang taat dan dia salat wajib lima waktu, ditambah dengan ibadah-ibadahnya yang lain. Hal inilah yang memberi jalan bagi Skjetne mantan pendeta, yang saat itu berusia 74 tahun, untuk mempelajari ajaran Islam.

“Agama Kristen dan Islam memiliki banyak kesamaan, dimulai dari Tuhan yang sama. Satu-satunya garis pemisah yang kuat adalah Yesus dan Muhammad (alaihissalam). Namun, Islam memang mengandung semua ajaran Kristen,” kata Skjetne.

“Dalam beberapa dekade terakhir, telah terjadi banyak insiden berkobar akibat gerakan ekstremis dan sebagainya. Umat Muslim di seluruh dunia telah menerima perilaku yang tidak menyenangkan,” tambahnya.

Setelah Skjetne tinggal bersama Abdullah selama satu setengah tahun, sampailah pada saat di mana para pengungsi di Gereja Swedia harus digusur. Skjetne tak heran dengan keputusan tersebut. “Saya tidak terkejut ketika mereka akhirnya mengusirnya,” kata Skjetne.

Pada Musim Gugur 2017 Leif Skjetne menerima Islam, saat tinggal bersama Abdullah. Dia mengubah namanya menjadi Ahmed Skjetne. Ke depan, Ahmed membuat keputusan besar, pindah ke Maroko dan mulai hidup sebagai pensiunan. “Banyak orang telah masuk Islam. Namun, saya mungkin pendeta pertama di Skandinavia yang menempuh rute itu,” katanya.

Setelah publik mengetahui Skjetne pindah agama, manajemen Gereja mengutus banyak orang untuk dirinya. Namun, ketika seorang pendeta setua itu membuat keputusan untuk pindah agama, kita hanya bisa percaya bahwa itu adalah keputusan yang dipikirkan dengan matang.

“Satu-satunya perubahan adalah bahasa di sini. Bahasa Arab itu sulit dan saya tidak tahu banyak. Iklimnya bagus, sekitar 35 derajat. Saya kadang-kadang pergi ke masjid karena sudah sulit karena situasi pandemi yang sedang berlangsung,” kata Ahmed Skjetne menambahkan.

Ahmed Skjetne tidak membuat pengumuman dirinya telah menjadi mualaf pada 2017 karena saat itu dia masih sebagai pendeta. Apalagi dia telah menjadi pendeta pada sebagian besar usianya. “Keputusan seperti ini berpotensi memengaruhi banyak orang di sekitar saya. Saya tidak ingin itu terjadi,” kata Skjetne.

Dia menerima Islam, pindah ke Maroko, dan mulai hidup sebagai pensiunan pendeta dengan pensiun. Skjetne saat ini tinggal di Fez, Maroko, dengan pengungsi Maroko yang dikenalnya, Abdullah.[]sumber:republika.co.id

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

3.841 CJH Vaksinasi Covid-19, Pasien Baru Tambah 128 Orang di Aceh

BANDA ACEH — Sebanyak 3.841 Calon Jamaah Haji (CJH) telah mengikuti vaksinasi Coronavirus Disease...

Komandan Pussen Arhanud Cek Alutsista di Detasemen Arhanud-001

ACEH UTARA - Komandan Pusat Kesenjataan (Danpussen) Arhanud Kodiklat Angkatan Darat, Mayjen TNI Nisan...

Satpol PP Sita Rak Pedagang Bandel

BIREUEN - Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bireuen menyita rak milik...

Bandara Malikussaleh Kembali Ramai Usai Larangan Mudik

ACEH UTARA - Bandara Malikussaleh Aceh Utara kembali ramai penumpang pesawat usai pemberlakuan larangan...

TKI Asal Aceh Selatan Sakit Keras di Malaysia, Teuku Riefky Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemulangan

  SUBULUSSALAM - Anggota DPR RI asal Aceh, Teuku Riefky Harsya (TRH) siap membantu biaya...

‘Tenaga Kontrak Itu Rakyat Juga, Gajinya Kecil Dipangkas Tersisa 7 Bulan, Peudeh That!’

LHOKSUKON – Lebih 2.000 tenaga kontrak dan hampir 2.000 tenaga bakti murni di lingkungan...

PHE Serahkan Blok B kepada PGE, Ini Kata BPMA Soal Potensi Pengembangan Migas

LHOKSUKON – PT Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Hulu Energi North Sumatra B-Block...

Banjir Landa Sultan Daulat, Lintas Aceh-Sumut Lumpuh Total

  SUBULUSSALAM - Hujan deras mengguyur wilayah Kota Subulussalam dan sekitarnya menyebabkan sejumlah desa di...

Laporan CIA: Israel akan Tumbang dalam 20 Tahun

Sebuah studi dilakukan Central Intelligence Agency (CIA) telah menimbulkan keraguan atas kelangsungan hidup Israel...

Gaji Tenaga Kontrak hanya 7 Bulan, Tunjangan Bupati, DPRK, TPK PNS, Perjalanan Dinas dan Belanja Pelatihan?

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memangkas anggaran tahun 2021 untuk gaji tenaga kontrak...

Lawan KLB Deli Serdang, Tim Hukum AHY Menang Telak 4-0

  JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kembali menolak gugatan hukum pelaku KLB...

Permasa Rayon Batam Kota Halal Bihalal di Pantai Melayu

BATAM - Demi mempererat silaturahim sesama warga. Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Rayon Batam Kota mengadakan...

Pasien Covid-19 di RSUCM Aceh Utara Meningkat

LHOKSEUMAWE - Pasien Covid-19 dirawat di Ruang RICU Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM)...

Kejari Lhokseumawe Kembali Gelar Donor Darah, Ini Hasilnya

LHOKSEUMAWE - Kejaksaan Negeri Lhokseumawe dan Pengurus IAD Lhokseumawe melaksanakan donor darah di Kantor...

Perubahan APBK Aceh Utara 2021 dengan Perbup: Pendapatan Berkurang Belanja Bertambah, Mengapa?

LHOKSUKON – Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Utara tahun 2021 beberapa kali...

Alat Berat PUPR Bersihkan Tiga Titik Longsor Jalan Tripe Jaya, BPBD: Rumah Warga Aman

BLANGKEJEREN – Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues bersama...

Potret Super Model Bella Hadid Dukung Merdeka Palestina

Model dunia, Bella Hadid mengejutkan publik dengan ikut turun ke jalan mendukung gerakan Free...

Inspirasi Syawal

Oleh: Taufik Sentana Peminat literasi sosial dan dakwah. Dalam sebaris surat Alquran di surat Al Ankabut,...

Jalan Menuju Air Terjun dan Kolam Biru Tripe Jaya Longsor, Perumahan Warga Uyem Beriring Terancam

BLANGKEJEREN - Akses jalan menuju Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, mengalami longsor, Ahad,...

Jamah Haji Indonesia Berangkat atau Tidak? Ini Jawaban KJRI

Pemerintah Indonesia melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, menyatakan masih menunggu kepastian dari...