27.1 C
Banda Aceh
Senin, April 12, 2021

Mualaf Dessy, Depresi Hidupnya Hilang Usai Bersyahadat

BERITA DAERAH

Bagi kaum Muslimin, ada doa yang selalu dipanjatkan seiring shalat lima waktu, yakni ayat dari surah al-Fatihah: “Ihdina ash-shirath al-mustaqim” (tunjukilah kami jalan yang lurus). Kata hada yang merupakan akar dari ihdina dalam ayat tersebut berarti ‘menunjuk’. Ini seakar dengan hidayah yang berarti petunjuk dari Allah.

Bagaimanapun, hidayah itu tidak hanya ditujukan kepada mereka yang sudah beriman. Atas izin Allah, orang-orang yang tidak atau belum berislam pun dapat menerimanya. Petunjuk Allah SWT menyinari siapapun yang dikehendaki-Nya.

Dessy Fransisca mengaku bersyukur lantaran telah mendapatkan hidayah Allah Ta’ala. Hatinya sudah menerima cahaya kebenaran. Dua kalimat syahadat yang diucapkannya hari itu tidak hanya mengawali babak baru dalam kehidupannya, yakni sebagai seorang pemeluk agama tauhid.

Ikrar tersebut juga menjadi pengingat baginya agar terus berupaya istikamah dalam iman dan Islam. Karena itu, salah satu langkah pertamanya sejak menjadi Muslimah ialah meninggalkan dunia malam yang sarat hal-hal syubhat, apalagi haram.

Perempuan yang kini berusia 21 tahun itu lahir dari kedua orang tua yang non-Muslim di Pekanbaru, Riau. Sejak masih anak-anak, dia cukup longgar dalam hal agama. Diakuinya, waktu itu ia bukanlah penganut yang taat. Beberapa ritual yang diikutinya hanya perayaan-perayaan besar tahunan. Itu pun masih berpadu dengan kebiasaan umumnya warga keturunan Tionghoa.

Sejak lulus SMA pada 2018, Dessy memutuskan untuk pergi merantau ke luar daerah demi mencari penghasilan. Syukurlah, dia mendapatkan pekerjaan dalam bidang pariwisata di sebuah biro perjalanan di Bali.

Selama bekerja di Pulau Dewata, dia cenderung mudah terseret dalam dunia malam. Meskipun demikian, wanita ini merasa hatinya tidak nyaman akan lingkungan kerjanya. Gelisah kerap membayanginya lantaran ingin keluar dari lingkaran pergaulan tersebut.

Ada saatnya dia ingin menjauh dari dunia malam, tetapi itu sering berkaitan dengan pekerjaannya. Namun, Dessy akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja di sana. Selanjutnya, ia pun pergi merantau ke daerah lain.

Harapannya, ia akan menemukan lingkungan yang lebih berterima di hati dan pikiran. Berbekal pengalaman yang ada, sektor pariwisata masih menjadi pilihannya sebagai mata pencaharian.

Dari Bali, Dessy bertolak ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Di ibu kota provinsi tersebut, ia cukup lama mencari-cari lowongan pekerjaan. Dalam pikirannya, Yogyakarta sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia seharusnya menyediakan banyak lowongan terkait turisme.

Namun, ia saat itu kurang beruntung. Sudah beberapa lama dia mencari pekerjaan, tidak dapat jua. Apalagi, pandemi Covid-19 semakin parah sehingga pembatasan sosial terjadi di mana-mana.

Lowongan kerja kian sulit ditemukan. Dessy kemudian memutuskan untuk kembali ke daerah asalnya. Dia pun mendapat pekerjaan sebagai pegawai administrasi.

Namun, posisi ini tak lama dipertahankannya. Sebab, perusahaan tempatnya bekerja terancam gulung tikar. Perempuan ini menjadi salah satu “korban” pemutusan hubungan kerja atau PHK demi kelangsungan perusahaan. Ia pun kembali menjadi seorang tuna karya.

Di saat berupaya menjauhi pergaulan yang tidak sehat, Dessy justru merasakan pahitnya kesulitan mencari pekerjaan. Penghasilan nyaris tiada, sedangkan uang tabungan terus tergerus. Bahkan, saking depresi dan putus asanya, sempat dia berniat melakukan bunuh diri.

“Saya merasa kosong. Rasa-rasanya, kok masalah terus-menerus menimpa saya? Jadi saya putus asa saat itu,” ujar dia menuturkan kisahnya kepada Republika.co.id beberapa waktu lalu.

Selama di kampung halaman, Dessy terus dikuatkan mentalnya, termasuk oleh teman-teman dekatnya. Kebetulan, mereka seluruhnya beragama Islam. Dari kawan-kawannya itu, Dessy melihat adanya semangat hidup. Apalagi, ia merasa, mereka tak pernah depresi walaupun berbagai persoalan mendera hidup masing-masing.

“Seorang Muslim akan berserah diri kepada Allah SWT ketika masalah menghampiri. Dengan begitu, jauh dari rasa putus asa,” ucap dia menirukan perkataan seorang kawan Muslimnya.[]sumber:republika.co.id

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Es Teler Bang Gam

 BANDA ACEH - Bulan puasa tahun ini akan kita masuki esok, Selasa, 13 April...

Prihatin Insentif Imam Masjid Belum Dibayar, Salehati Sarankan BPKD Prioritaskan Pencairan Dana Desa

SUBULUSSALAM - Politikus Partai Aceh, Salehati menyarankan pemerintah melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD)...

Ini Kata Kasatlantas Lhokseumawe Soal Pengaturan Lalu Lintas saat Ramadhan

LHOKSEUMAWE- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lhokseumawe memprediksi akan terjadi kepadatan dan kemacetan di...

Polres Gayo Lues Gelar Operasi Keselamatan-2021

BLANGKEJEREN - Polres Gayo Lues akan melaksanakan Operasi Keselamatan Seulawah-2021 selama 14 hari, mulai...

Nasib Pengungsi Rohingya di Aceh: Merajut Asa, Menunggu tanpa Kepastian

Muhammad Ismail (24 tahun), pengungsi Rohingya, datang dari Malaysia ke Aceh demi menemui istrinya...

Dilema “Lawan Covid-19” Pengungsi Rohingya Aceh

Pengungsi Rohingya diharuskan disiplin menerapkan protokol kesehatan demi terhindar dari infeksi Covid-19. Namun, masyarakat...

Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Siapkan Ikan Asin untuk Menu Berbuka hingga Dikirim ke Medan, Begini Pengolahannya

LHOKSEUMAWE – Pengungsi Rohingnya di Lhokseumawe menyiapkan ikan asin untuk menu berbuka puasa di...

Over Kapasitas Lapas di Aceh Hampir 500 Persen

BANDA ACEH – Over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Aceh sudah hampir mencapai...

Sambut Ramadhan, Anggota DPRK Salehati Berikan Bantuan ke Masjid-masjid

SUBULUSSALAM - Anggota DPRK Subulussalam dari Partai Aceh, Salehati memberikan bantuan paket Ramadhan 1442...

Inilah Ragam Makanan Sehat untuk Jantung

Mengonsumsi makanan sehat untuk jantung dan menjalani pola hidup sehat dapat membuat Anda terhindar...

Ini Nama-nama Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa USK 2021

BANDA ACEH - Struktural Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (DPM USK) Tahun 2021...

Pimpinan Kelompok Salamullah Lia Eden Meninggal Dunia

Pimpinan kelompok Salamullah Lia Aminuddin alias Lia Eden meninggal dunia. Kabar tersebut dibagikan dalam...

11 Kandidat Siap Rebut Kursi Ketum HMI Lhokseumawe-Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe- Aceh Utara akan melaksanakan Konferensi Cabang...

Walkot Bintang: Harga Sembako Stabil, Tidak ada Lonjakan

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang memastikan harga kebutuhan pokok di...

Jelang Ramadhan, Walkot Bintang Blusukan Cek Harga Sembako

 SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang blusukan di pasar mingguan Penanggalan...

3.264 Peserta Ikut UTBK SBMPTN di Unimal, Ini Aturannya

LHOKSEUMAWE - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi...

Ini Harga Daging dan Kepala Sapi di Pasar Geudong

ACEH UTARA - Harga daging sapi pada meugang pertama menyambut bulan puasa tahun ini...

Kepala Polisi New York Kawal Masjid Islamic Center

NEW YORK- Imam Besar Masjid Islamic Center New York, Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali...

Ini 10 Orang Terkaya RI, Ada Bos Kamu?

Forbes kembali merilis daftar orang-orang terkaya di dunia melalui 'The Richest in 2021'. Sejumlah...

Dawn Maqsood, Muslim Skotlandia

Dawn Maqsood menghadapi tantangan yang tak mudah usai memutuskan menjadi Muslim. Namun, tantangan itu...