27 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 11, 2021

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 2

BERITA DAERAH

KAPTEN LET PANDE
Episode 2 – Cerita Bersambung – Novel Serial

Karya: Thayeb Loh Angen

Kapten Let Pande dan pasukannya menuju perumahan tentara di dekat ujung benteng. Mereka membariskan gerobak di sisi ruangan berisi tumpukan goni beras dan melepaskan kuda-kuda ke padang rumput. Di bagian barat perumahan itu, ada sebuah anjungan dari istana, lebih tepatnya, puri. Sesekali, Sultan Aceh datang ke puri itu untuk melihat tentara berlatih beladiri dan perkelahian bersenjata.

Puluhan ribu senjata cadangan disimpan di ruang bawah tanah bangunan yang berjarak setengah kilometer dari istana tersebut. Selain di sana, sebuah puri dibangun di Indrapatra, sebuah di Indrapurwa, dan sebuah lagi di Indrapuri. Keempat puri itu merupakan gudang senjata dan makanan serta tempat latihan para tentara Aceh, masing-masing dijaga oleh sebuah kompi tentara, dipimpin seorang kapten.

Sementara gudang makanan terbesar dibangun di Krong Raya, dekat puri atau Benteng Indrapatra. Makanan berupa beras dan palawija yang disimpan di sana dikirim dari seluruh kerajaan di Sumatra yang menyatakan sumpah setia kepada Sultan Aceh. Di sanalah pusat gudang makanan para tentara Aceh Darussalam, yang diperbaharui setiap purnama.

“Hari-hari yang kulalui, akankah dipenuhi lagi oleh dentang-denting pukulan besi panas dan aromanya ketika dicelupkan ke dalam air?” Kapten Let Pande bertanya-tanya sendiri.

Beberapa tahun lalu, dia seorang pande—pandai besi–seorang utoh pembuat pedang. Di seberang sudut sebelah barat puri, di ujung rumah tentara, ratusan orang pande berkumpul. Mereka membuat pedang, lembing, baju besi, perisai, dan sepatu kuda. Seorang ahli memimpin pekerjaan itu, Utoh Maddiyah, ayah dari Kapten Let Pande.

Pada suatu pagi, ketika membuat sebuah pedang bersama ayahnya, Kapten Let Pande terjatuh ke dalam kolam air sepuhan besi panas. Dia pun pingsan. Setelah tersadar, pemuda itu menyadari bahwa kulitnya melepuh. Untuk memulihkan diri, dia mengikuti pengobatan suluk peundang—terapi pengobatan ala Aceh—selama dua pekan. Setelahnya, pemuda itu meninggalkan pekerjaan pandai besi dan masuk ke Dayah Askar di Indrapuri, sebuah lembaga pendidikan yang mempunyai mata pelajaran siasah dan ketentaraan. Ayahnya menolak pilihan itu karena dia calon penerusnya, pandai besi terbesar di Kesultanan Aceh Darussalam.

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Ucapkan Ini

Ustaz Tengku Zulkarnain berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 10 Mei 2021 malam bertepatan hari...

Kukuhkan Pengurus MAA, Ini Pesan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Kepengurusan Majelis Adat Aceh masa bakti 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh...

Kasus Covid-19 Bertambah 68 Orang di Aceh, Lima Meninggal Dunia

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 bertambah lagi 68...

Anggota DPRK Ini Borong Satu Ton Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Idris Arlem, memberikan apresiasi...

AKBP Carlie Jenguk Nek Ipah yang Hidup Sebatang Kara di Penampaan Uken

BLANGKEJEREN - Nek Ipah, warga Desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, butuh...

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah,...

Ramai Nasabah Tebus Emas di Pegadaian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Pegadaian Kota Lhokseumawe menyatakan sebagian besar nasabah menebus gadaian emas...

Pimpin Pengprov Woodball Aceh, Azwardi: Tantangan Berat!

BANDA ACEH – Dunia olahraga Aceh kini kembali diramaikan dengan kehadiran satu cabang baru,...

12 Tahun Jarang Pakai Seragam, Jenderal Ini Bisa Jadi Panglima TNI

Tak sembarangan perwira bisa menduduki kursi Panglima TNI. Selain harus punya jiwa kepemimpinan yang...

Terinspirasi Mohamed Salah, Ben Bird Masuk Islam

LONDON -- Pesepak bola Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, telah memberikan pengaruh positif di...

Alhamdulillah, KNPGL Beli Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Kelompok Tani Tunes Ayu Desa Raklintang (Bemem Buntul Pegayon), Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten...

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto

Uang kripto memang sedang naik daun. Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk bahkan Namun...

Setelah Didalami, BPKP Aceh: Kerugian Negara Kasus Proyek Jalan Muara Situlen-Gelombang di Agara Rp4 M Lebih

BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyampaikan informasi terbaru...

Bermimpi Dibawa ke Masjid oleh Orang Bersurban Putih, Hasballah Silitonga Masuk Islam

BANDA ACEH - Hasballah Silitonga adalah laki-laki kelahiran Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten...

Mualaf Renate Minta Dimakamkan di Turki Secara Islam

TRABZON -- Renate (83 tahun) meninggal baru-baru ini dan pada akhirnya dimakamkan di distrik...

Jelang Lebaran Pabrik Turunkan TBS, Apkasindo Perjuangan: Praktik Kotor Pengusaha Zalim

SUBULUSSALAM - Wakil Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Indonesia Apkasindo (Apkasindo) Perjuangan, Subangun Berutu...

Lansia Terima Bantuan Sembako dari Komunitas XTrim Subulusalam

  SUBULUSSALAM - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan...

Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe Gelar Perlombaan Daurah Ramadhan

LHOKSEUMAWE - Remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe menggelar perlombaan 0pada rangkaian penutupan kegiatan...

Polisi Bubarkan Pemasang Petasan di Balai Musara

BLANGKEJEREN - Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang...

HUT ke-59 Korem 011/Lilawangsa, TNI Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa

LHOKSEUMAWE - Korem 011/Lilawangsa membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk kaum duafa di Lhokseumawe,...