29.3 C
Banda Aceh
Minggu, Mei 16, 2021

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 2

BERITA DAERAH

KAPTEN LET PANDE
Episode 2 – Cerita Bersambung – Novel Serial

Karya: Thayeb Loh Angen

Kapten Let Pande dan pasukannya menuju perumahan tentara di dekat ujung benteng. Mereka membariskan gerobak di sisi ruangan berisi tumpukan goni beras dan melepaskan kuda-kuda ke padang rumput. Di bagian barat perumahan itu, ada sebuah anjungan dari istana, lebih tepatnya, puri. Sesekali, Sultan Aceh datang ke puri itu untuk melihat tentara berlatih beladiri dan perkelahian bersenjata.

Puluhan ribu senjata cadangan disimpan di ruang bawah tanah bangunan yang berjarak setengah kilometer dari istana tersebut. Selain di sana, sebuah puri dibangun di Indrapatra, sebuah di Indrapurwa, dan sebuah lagi di Indrapuri. Keempat puri itu merupakan gudang senjata dan makanan serta tempat latihan para tentara Aceh, masing-masing dijaga oleh sebuah kompi tentara, dipimpin seorang kapten.

Sementara gudang makanan terbesar dibangun di Krong Raya, dekat puri atau Benteng Indrapatra. Makanan berupa beras dan palawija yang disimpan di sana dikirim dari seluruh kerajaan di Sumatra yang menyatakan sumpah setia kepada Sultan Aceh. Di sanalah pusat gudang makanan para tentara Aceh Darussalam, yang diperbaharui setiap purnama.

“Hari-hari yang kulalui, akankah dipenuhi lagi oleh dentang-denting pukulan besi panas dan aromanya ketika dicelupkan ke dalam air?” Kapten Let Pande bertanya-tanya sendiri.

Beberapa tahun lalu, dia seorang pande—pandai besi–seorang utoh pembuat pedang. Di seberang sudut sebelah barat puri, di ujung rumah tentara, ratusan orang pande berkumpul. Mereka membuat pedang, lembing, baju besi, perisai, dan sepatu kuda. Seorang ahli memimpin pekerjaan itu, Utoh Maddiyah, ayah dari Kapten Let Pande.

Pada suatu pagi, ketika membuat sebuah pedang bersama ayahnya, Kapten Let Pande terjatuh ke dalam kolam air sepuhan besi panas. Dia pun pingsan. Setelah tersadar, pemuda itu menyadari bahwa kulitnya melepuh. Untuk memulihkan diri, dia mengikuti pengobatan suluk peundang—terapi pengobatan ala Aceh—selama dua pekan. Setelahnya, pemuda itu meninggalkan pekerjaan pandai besi dan masuk ke Dayah Askar di Indrapuri, sebuah lembaga pendidikan yang mempunyai mata pelajaran siasah dan ketentaraan. Ayahnya menolak pilihan itu karena dia calon penerusnya, pandai besi terbesar di Kesultanan Aceh Darussalam.

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Kunjungi Aceh, Ini Kata Menteri Investasi

BANDA ACEH – Menteri Investasi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengunjungi Aceh pada Ahad, 16...

Begini Kondisi Jalan Lintas Gayo Lues-Aceh Timur Setelah Tanah Longsor Dibersihkan

BLANGKEJEREN - Sempat lumpuh total akibat tanah longsor menutupi badan jalan di dua titik...

Puluhan Rumah Terendam Banjir di Aceh Tenggara

KUTACANE – Puluhan rumah dan badan jalan di Dusun Lumban Sormin Desa Lawe Harum,...

Pemuda Lancok-Lancok Salurkan Bantuan Uang Tunai kepada Korban Kebakaran, Pemkab Diminta Bangun Rumah

BIREUEN - Perwakilan Pemuda Gampong Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, menyerahkan bantuan uang tunai kepada...

2030, Umat Islam Rayakan 2 Kali Ramadan dan Idulfitri, Mengapa?

Hari raya Idulfitri umumnya terjadi satu tahun sekali. Namun, pada tahun 2030, umat Islam...

Mualaf Ali Vyacheslav Polosin: Islam di Rusia Miliki Masa Depan Cerah

MOSKOW -- Masyarakat Rusia pertama kali menemukan populasi etnis Muslim Rusia pada paruh kedua...

Pengadaan Fasilitas Penanganan Sampah di Lhokseumawe 2021: Kapal, Truk dan Bin Container

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan membeli sejumlah fasilitas...

Dinilai tak Becus Tangani Sampah, Dewan: Copot Kepala DLH

LHOKSEUMAWE - Anggota DPRK Lhokseumawe, H. Jailani Usman, mendesak Wali Kota Suaidi Yahya mencopot...

9 Manfaat Makan Mangga Muda, Termasuk Sehatkan Jantung dan Mata

Makan mangga muda mungkin bisa membuat air liur keluar lebih banyak, karena rasanya yang...

Gokil, Bocah 12 Tahun Ini Lulus SMA dan Kuliah Bersamaan

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun membuktikan bahwa kerja kerasnya terbayar saat pendidikannya tamat. Namun...

Mualaf Song Bo-ra: Banyak Orang Korea Salah Paham Tentang Islam

SEOUL -- Seorang wanita mualaf asal Korea Selatan, Song Bo-ra (30-an), menceritakan kisah perjalanannya...

RSUZA Nyaris Penuh, Pasien Covid-19 Lampaui Puncak Kurva Tahun Lalu

BANDA ACEH — Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh nyaris...

Kena Prank Elon Musk, Investor Kripto ‘Rugi’ Rp 5.183 T

Ratusan miliar dolar Amerika Serikat (AS) hilang dari industri uang kripto atau cryptocurrency setelah...

Lebaran di Kota, Pasien Sekarat, dan Jika Pemudik Terjebak

HARI raya Idulfitri tahun ini memiliki kisah tersendiri. Pemerintah Aceh melarang masyarakat pulang kampung...

Begini Kondisi Pasien Covid-19 di RSUZA saat Idulfitri

BANDA ACEH — Pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ada yang harus mengikuti takbiran menyambut...

Ratusan Masjid di Maroko Dilengkapi Sistem Energi Surya, Ini Tujuannya

Ratusan masjid di Maroko akan dilengkapi dengan sistem energi surya dari pemerintah dalam rangka...

Tanah Masa Depan

Karya: Taufik Sentana Peminat sosial-budaya Puluhan peradaban kota pernah ingin menjamahmu. Wahyu kenabian dan jejejak risalah telah memuliakan tanahmu. Entah itu...

Tammy Jadi Mualaf Setelah Dibantu Muslim yang tak Dikenal

Tammy Parkin dilahirkan dan dibesarkan di kota kecil New Hampshire, Amerika Serikat. Penduduk kota...

Merawat Fitri

Karya: Taufik Sentana Peminat prosa religi Setelah fase Ramadan tibalah Fitri. Fitri adalah aroma kesucian, kemurnian dan...

Erdogan: Virus Islamofobia Sama Bahayanya dengan Virus Corona, Menyebar Cepat di Eropa

ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan virus Islamofobia menyebar di Eropa. "Virus Islamofobia,...