27 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 11, 2021

Cara Jenny Molendyk Divleli Mencintai Islam dan Rasul-Nya

BERITA DAERAH

Jenny Molendyk Divleli, seorang guru bahasa isyarat Kanada, memeluk Islam pada tahun 2006. Menetap di Istanbul selama sembilan tahun terakhir, Jenny coba memperkenalkan Islam dan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wassalam di sosial media. Jenny terinspirasi untuk melakukan hal tersebut merujuk pada kelima anaknya.

Jenny awalnya dibesarkan dalam keluarga Kristen konservatif. Dia anak kedua dari seorang petugas polisi dan perawat. Jenny merupakan lulusan lingistik dengan kekhususan bahasa Isyarat. Selama pendidikan itulah, Jenny mencoba mencari tahu jawaban atas banyak pertanyaan tentang kehidupan. Saat itu pula, Jenny mulai berdebat dengan umat Islam.

“Setelah penelitian panjang, saya menemukan jawaban dan pada 14 Mei 2006, saya masuk Islam. Ini adalah keputusan terbesar dalam hidup saya, “katanya.

Awalnya, keluarganya menentang putusan itu dan coba merayu Jenny untuk berubah pikiran atas putusannya tersebut. Jenny menolak rayuan itu, ia tetap memilih Islam.
Di awal menjadi muslimah, Jenny bertemu Sami Divleli dan memutuskan menikahinya. Jenny dan Sami selanjutnya pindah ke Istabul pada 2012.

“Saya tidak tahu siapa Muslim itu, atau apa yang mereka yakini. Saya juga tidak tahu bahwa kami percaya pada nabi yang sama. Saat saya belajar interpretasi bahasa isyarat, saya mulai meneliti lebih lanjut tentang Islam, berpikir saya mungkin perlu menerjemahkan bahasa Isyarat di masjid suatu hari nanti, ”katanya.

Jenny bersyukur menemukan Islam sebagai panduan hidup. Ia berharap putusannya menjadi Muslim akan membawanya menjadi pribadi yang lebih baik. “Islam adalah jalan yang benar,” kata dia.

Jenny mengakui, ketika memilih Islam, banyak hal yang berubah. Perubahan itu awalnya membuatnya khawatir. Beruntung, dengan bimbingan sang suami dan ulama, Jenny berhasil menghilangkan segala kekhawatirannya.

“Saya waktu itu menulis surat kepada suami saya, saya katakan padanya, saya masuk Islam. Lalu suami saya mengungi saya, dan hari itu pula saya mengenakan hijab,” kenangnya.

Jenny jadi teringat melalui masa sulitnya. Hanya kakaknya yang mendukung perubahannya, sementara kedua orangtuanya masih menolak putusnnya itu.

“Ayah saya selalu mengirimkan saya, hal-hal negatif tentang Islam di dunia mya. Ia ingin mengatakan kepada saya bahwa itulah agama yang dipilihnya. Dia merasa kesal, saya paham itu. Tapi dia tidak tahu apa itu Islam, dia hanya melihat bagian luarnya saja, seperti apa yang dikatakan televisi. Kalau ibu saya lebih khawatir ketika saya menikah lalu memiliki anak dalam kegelapan,” kata dia.

Di kampus, banyak orang menanyakan apa yang terjadi padanya. “Mereka kaget, banyak yang menanyakan apa yang terjadi pada saya,” kata dia.

Menikah

Setelah menikah dengan Sami Divieli, keduanya sempat menetap di Kanada. Saat pernikahan itu, hanya kakak lelakinya yang datang. Namun, ketika menggelar resepsi di Istanbul, ibunya pun hadir.

“Anak pertama kami lahir di Kanada pada tahun 2008. Kami ingin anak-anak kami tumbuh di negara Muslim, berbicara dua bahasa, dan mendengarkan azan,” katanya.

Tentang keluarga suaminya, dia berkata bahwa mereka menyambut dan memperlakukannya seperti seorang putri. Tetapi ada kendala bahasa, mereka tidak bisa bahasa Inggris dan dia tidak tahu bahasa Turki. Tapi dia mengatakan kehidupan di Turki sama sekali berbeda seperti di Kanada semua orang menatapnya saat dia pergi dengan mengenakan kerudung.

“Saya datang ke Turki, berpikir saya tidak akan menarik perhatian. Tapi ternyata tidak seperti itu. Semua orang mengerti bahwa saya orang asing. Mereka merasa penasaran dan mengajukan pertanyaan kepada saya. Saya sangat menyukai Istanbul dan Turki. Kami ingin membesarkan anak-anak yang bahagia dengan Islam, mencintai Islam, dan menjadikan Nabi sebagai panutan,” katanya.[]sumbeer:republika.co.id

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Ucapkan Ini

Ustaz Tengku Zulkarnain berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 10 Mei 2021 malam bertepatan hari...

Kukuhkan Pengurus MAA, Ini Pesan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Kepengurusan Majelis Adat Aceh masa bakti 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh...

Kasus Covid-19 Bertambah 68 Orang di Aceh, Lima Meninggal Dunia

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 bertambah lagi 68...

Anggota DPRK Ini Borong Satu Ton Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Idris Arlem, memberikan apresiasi...

AKBP Carlie Jenguk Nek Ipah yang Hidup Sebatang Kara di Penampaan Uken

BLANGKEJEREN - Nek Ipah, warga Desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, butuh...

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah,...

Ramai Nasabah Tebus Emas di Pegadaian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Pegadaian Kota Lhokseumawe menyatakan sebagian besar nasabah menebus gadaian emas...

Pimpin Pengprov Woodball Aceh, Azwardi: Tantangan Berat!

BANDA ACEH – Dunia olahraga Aceh kini kembali diramaikan dengan kehadiran satu cabang baru,...

12 Tahun Jarang Pakai Seragam, Jenderal Ini Bisa Jadi Panglima TNI

Tak sembarangan perwira bisa menduduki kursi Panglima TNI. Selain harus punya jiwa kepemimpinan yang...

Terinspirasi Mohamed Salah, Ben Bird Masuk Islam

LONDON -- Pesepak bola Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, telah memberikan pengaruh positif di...

Alhamdulillah, KNPGL Beli Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Kelompok Tani Tunes Ayu Desa Raklintang (Bemem Buntul Pegayon), Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten...

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto

Uang kripto memang sedang naik daun. Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk bahkan Namun...

Setelah Didalami, BPKP Aceh: Kerugian Negara Kasus Proyek Jalan Muara Situlen-Gelombang di Agara Rp4 M Lebih

BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyampaikan informasi terbaru...

Bermimpi Dibawa ke Masjid oleh Orang Bersurban Putih, Hasballah Silitonga Masuk Islam

BANDA ACEH - Hasballah Silitonga adalah laki-laki kelahiran Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten...

Mualaf Renate Minta Dimakamkan di Turki Secara Islam

TRABZON -- Renate (83 tahun) meninggal baru-baru ini dan pada akhirnya dimakamkan di distrik...

Jelang Lebaran Pabrik Turunkan TBS, Apkasindo Perjuangan: Praktik Kotor Pengusaha Zalim

SUBULUSSALAM - Wakil Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Indonesia Apkasindo (Apkasindo) Perjuangan, Subangun Berutu...

Lansia Terima Bantuan Sembako dari Komunitas XTrim Subulusalam

  SUBULUSSALAM - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan...

Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe Gelar Perlombaan Daurah Ramadhan

LHOKSEUMAWE - Remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe menggelar perlombaan 0pada rangkaian penutupan kegiatan...

Polisi Bubarkan Pemasang Petasan di Balai Musara

BLANGKEJEREN - Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang...

HUT ke-59 Korem 011/Lilawangsa, TNI Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa

LHOKSEUMAWE - Korem 011/Lilawangsa membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk kaum duafa di Lhokseumawe,...