27.2 C
Banda Aceh
Rabu, April 21, 2021

Mualaf dari Geng Motor: Siapa Bilang Islam Tidak Bisa Tampil Keren

BERITA DAERAH

Vince Focarelli mungkin bertampang sangar apalagi bila melihatnya mengenakan rompi khas pengendara motor besar. Namun, Vince bukanlah oknum pengendara motor besar yang kerap berulah apalagi arogan berada di jalan raya.

Sebaliknya, Vince justru mempromosikan pesan damai Islam dalam setiap aktivitasnya. “Siapa bilang Islam tidak bisa tampil keren,” kata pria berkebangsaan Italia ini yang merupakan anggota Muslim Sahaba MC.

“Kami mengendarai motor gede (moge) dan menyebarkan pesan cinta dan persatuan. Membantu semua orang tanpa memandang ras, agama, atau latar belakang tetap menjadi prioritas utama kami,” katanya seperti dilansir The Star, Ahad 4 April 2021.

“Misi utama kami adalah menunjukkan kepada dunia tentang Islam yang sebenarnya, bukan versi sesat yang digambarkan oleh teroris dan ekstremis. Lantas bagaimana caranya jika Anda bertanya? Sederhana saja, bantu orang lain baik Muslim dan non-Muslim,” kata dia.

Vince yang sebelum menetap di Australia, mengaku kagum dengan apa yang dilakukan umat Islam yang tergabung dalam Ummah United ketika membantu kebakaran di Perth. “Saya begitu kagum, ini menunjukkan kepada dunia, Islam benar-benar agama yang damai,” kata dia.

Disebut Vince, melalui upayanya mempromosikan Islam, ia tak ingin mencoba menjadi pahlawan. Sebaliknya, Vince lebih memilih fokus untuk memperbaiki kesalahpahaman tentang Islam.

“Islam telah diberi cap buruk karena tindakan sesat, seperti teroris dan fanatik. Munculnya kelompok teroris ISIS membuat kerja kami semakin keras,” katanya.

“Mengikat bom atau rompi bunuh diri dan membunuh diri sendiri adalah salah dalam Islam, itu adalah dosa besar. Hal yang sama berlaku untuk mengambil nyawa yang tidak bersalah karena, seperti yang dikatakan dalam Alquran, jika Anda membunuh kehidupan yang tidak bersalah, itu seperti Anda membunuh seluruh umat manusia,” kata Focarelli.

“Ada juga kepercayaan budaya barbar di suku tertentu, seperti mengorbankan perempuan dan memaksa anak perempuan untuk menikah. Ini bukan cara Islam. Allah berfirman dalam Alqur’an, Anda tidak bisa menikahi wanita yang bertentangan dengan keinginan mereka. Kami harus menunjukkan bahwa ini bukanlah tentang Islam,” paparnya.

Bicara Sahaba MC, organisasi ini terdiri atas anggota dewasa sedangkan Ummah United khusus untuk kaum muda. Menurutnya, langkah yang dilakukan Ummah United sangat tepat utamanya dengan melakukan pendekatan baru.

Vince paham betul karena ia sosok yang paling ditakuti di Australia sewaktu muda. Dia seorang imigran Italia yang menetap di Australia sejak usia lima tahun.

Berasal dari Campania, Italia, Focarelli pindah ke Australia bersama keluarganya ketika dia berusia lima tahun setelah gempa besar di provinsi Italia pada tahun 1980.

“Saya mulai bergabung dengan geng jalanan ketika saya masih remaja sebelum naik pangkat menjadi pemimpin geng pengendara motor bernama Comanchero,” katanya.

Dia terlibat dalam kegiatan kriminal seperti perdagangan narkoba dan penjualan senjata api ilegal. “Perkelahian dengan geng saingan hanyalah hari biasa di kantor saat itu. Anggota geng yang saling berhadapan hanyalah bagian dari kehidupan itu,” katanya.

Di tengah kehidupan yang kacau, Vince menemukan hidayah. Kematian sang anak mengubah jalan hidupnya.

“Saya ditembak empat kali tetapi saya berhasil menarik anak tiri saya ke dalam mobil. Saya mencoba membawanya ke rumah sakit tetapi dia meninggal dalam perjalanan, ”kenangnya dengan penyesalan, berjuang untuk menahan air mata.

Vince ditahan menunggu persidangan. “Saya hanya bisa menonton pemakaman anak tiri saya di televisi di penjara. Itu adalah hal tersulit yang harus saya lalui pada saat itu dalam hidup saya,” katanya.

Tak lama setelah itu, dia dijatuhi hukuman 14 bulan penjara atas tuduhan narkoba dan senjata. Ditelan oleh kesedihan dan kemarahan, Vince membaca Alquran saat dia dipenjara. Selama membaca Alquran, Vince merasa tenang.

“Setelah saya dibebaskan pada 2013, saya mulai pergi shalat di masjid dan akhirnya meninggalkan hidup saya sebagai gangster. Tragedi dengan anak tiri saya benar-benar membuka mata saya dan saya mulai mendalami Islam lebih dalam,” ungkapnya.

Vince memulai babak baru dalam hidupnya dengan membuka restoran halal di Adelaide, La Fig Cucina, pada tahun 2016.

“Saya menyiapkan makanan halal untuk pelanggan dan memberikan kembali kepada masyarakat dengan membantu orang lain, termasuk para tunawisma,” katanya.

Sejalan dengan menarik pemuda keluar dari kehidupan kriminal dan kejahatan, Vince ingin mendirikan pusat komunitas tempat pemuda dapat berkumpul.

“Kami akan terbuka untuk Muslim dan non-Muslim, semua anggota komunitas. Pusat-pusat tersebut akan dilengkapi dengan area untuk pertarungan MMA dan ring tinju serta area rekreasi dengan meja biliar, mesin foosball, dan televisi layar lebar,”katanya.

Bagian terbaiknya, kata dia, semua tidak dipungut biaya.[]sumber:republika.co.id

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Bazar Perpena, 100 Persen Keuntungan Disalurkan kepada Warga Kurang Mampu

SUBULUSSALAM - Ketua Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena) Kota Subulussalam, R Hidayat Putra Manurung mengatakan...

Pegawai Kejaksaan Gayo Lues Teken Komitmen Wilayah Bebas Korupsi

BLANGKEJEREN - Pegawai Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan...

Keuchik Diminta Pahami Permendes Terkait Penggunaan Dana Desa

BANDUNG – Para kepala desa (keuchik) diminta untuk memahami Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 5

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Dari atas...

Perkemahan Penghafal Alquran di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe Dibuka

LHOKSEUMAWE - Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA GPRS) ke-5 dan Daurah Ramadhan...

Pimpinan DPRK Surati Bupati, Kisruh Penetapan Komisioner Baitul Mal Gayo Lues Berakhir

BLANGKEJEREN - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues sudah melayangkan surat kepada...

Polisi Buru Tersangka Penganiayaan Ibu Rumah Tangga di Dewantara

ACEH UTARA - Polsek Dewantara, Aceh Utara, memburu pria berinisial D (24), diduga melakukan...

Ikamat Harap Dukungan Pemerintah Aceh

ISTANBUL - Pengurus Ikatan Masyarakat Aceh - Turki (Ikamat) menyampaikan apresiasi dan terima kasih...

Rintihan Putri Kamaliah, Putri Pahang dibalik Puing-Puing Kehilangan

Karya: Jamaluddin Peminat Sastra, Lhokseumawe. Perhiasan ini telah berdebu Rinduku takkan pernah lekang Apa yang telah terjadi Duhai Pemilik...

Rapat IPAL di Kantor Ombudsman Aceh, Ini Pandangan Mapesa

BANDA ACEH - Ombudsman RI Perwakilan Aceh melaksanakan rapat tentang Instalasi Pembuangan Air Limbah...

Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Tongkat Nabi Musa Dicari

Heboh penemuan Kota Emas berusia 3.000 tahun yang digadang-gadang peninggalan kerjaan Firaun melengkapi penemuan...

Anggota Dewan Gayo Lues ‘Dinonaktifkan’, Ini Surat Ketua DPRK

BLANGKEJEREN - Masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang hendak berurusan atau menjumpai Anggota Dewan Perwakilan...

Operasi Senyap Kopassus Jalan Kaki Ratusan Km saat Puasa di Rimba Kalimantan

Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam. Selama...

Akhlak Calon Suami Antarkan Nadya Jadi Mualaf

Nadya Noviena, yang saat ini berusia 24 tahun, wanita yang baru saja memeluk Islam...

Bintang Borong Takjil Perpena, Bagikan kepada Abang Becak

SUBULUSSALAM - Lapak pedagang takjil menyediakan menu berbuka puasa milik  Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena)...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 4

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Setelah matahari...

Pemilik Tanah di Areal Waduk Keureuto Datangi BPN Aceh Utara Terkait Persoalan Ini

ACEH UTARA - Sejumlah pemilik tanah sah yang berada di Gampong Blang Pante, Kecamatan...

Perang Aceh-Portugis Dalam Lukisan Maestro Delsy Syamsumar

Memasuki ruang kontemporer Museum Aceh, Rabu, 14 April 2021 lalu, 28 lukisan dari para...

Putra Subulussalam ini Wakili Aceh jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara

SUBULUSSALAM - Kota Subulussalam, patut berbangga hati, dua putra putri terbaik di Bumi Syekh...

Anak 8 Tahun Diculik di Prancis, Penyelamatannya Mirip Operasi Militer

Seorang anak perempuan delapan tahun asal Prancis diselamatkan di Swiss kemarin setelah lima hari...