27.4 C
Banda Aceh
Sabtu, April 17, 2021

Mualaf Shadab, dari Kuil ke Masjid

BERITA DAERAH

Ilustrasi ibadah Islam. @iStockphoto/sguler

Shadab seorang yang taat beragama. Terlahir dari keluarga Hindu, setiap harinya Shadab berdoa di kuil setiap Selasa dan Sabtu.

Ditanya apa yang membawanya tertarik pada Islam, Shadab mengaku awalnya begitu membenci Islam. Hal tersebut diakui lantaran tak banyak yang diketahuinya soal Islam dan Muslim.

“Saya membenci Muslim hampir sepanjang hidup saya,” kata Shidab, yang memeluk Islam pada 2012 lalu.

Seiring perjalannya waktu, Shadab mengetahui kesetaraan dalam Islam yang begitu menginspirasinya. Dalam Islam, kata dia, baik pengemis ataupun bankir berdiri dalam barisan yang sama untuk salat. Semua individu sama di mata Islam.

“Anda tidak harus kaya atau dilahirkan dalam kategori sosial tertentu untuk bisa dekat dengan Allah,” kenangnya.

Sebaliknya, lanjut dia, Islam menganjurkan kesetaraan di antara semua manusia. Islam juga menyerukan rasa hormat yang sama tanpa memandang warna kulit, ras, status sosial, dan status keuangan.

Membaca Alquran

Dari pengetahuannya itu, Shadab mencoba menggali lebih dalam soal Islam melalui kitab sucinya. Ia baca Alquran, dan semakin kuatlah ketertarikannya terhadap Islam.

“Disebutkan dalam Alquran, ketika Anda melangkah untuk mengenal Allah SWT maka Dia akan menyambutmu. Saya berjalan merangkak tapi Allah memberikan kemudahan kepada saya untuk memahami inti dari ajaran Islam,” kata dia.

Di saat kecintaan Shadab pada Islam meningkat, masalahnya di rumah berlipat ganda. Dia diam-diam mulai melaksanaakan shalat dan berpuasa di bulan suci Ramadan.

Perubahan yang dialami Shadab rupanya diketahui keluarganya. Shadab mulai diawasi keluarganya, bahkan pada satu kesempatan kamarnya digeledah. Keluarganya mencari hal-hal yang berbau Islam. Hasilnya, keluarganya menemukan, tasbih, kopiah, dan Alquran.

Perubahan Shadab tak hanya diketahui keluarganya tetapi juga anggota masyarakat di tempat tinggalnya. Mereka mengawasi Shadab dan keluarga. Salah seorang dari mereka bahkan pernah melihat secara langsung, Shadab memasuki sebuah masjid. Pada 2016, Shadab diusir keluarganya saat berusia 23 tahun.

Terusir dari keluarganya, Shadab hidup di jalanan. Namun, Shadab tak mengeluh. Selanjutnya, Shadab pun akhirnya memutuskan bersyahadat di sebuah masjid tak jauh dari tempat tinggalnya.

“Saya diusir bukan karena meninggalkan Hindu tetapi karena saya menerima Islam,” katanya.

Beruntung, salah seorang kawannya yang Muslim menampung dan melindunginya. Di sinilah, Shadab mulai mengetahui diskriminasi yang dialami sebagai seorang Muslim. Karenanya, untuk alasan bertahan hidup, ia coba menutup identitasnya sebagai Muslim. Di kantor, ia sembunyi-sembunyi untuk melaksanakan shalat. Pada akhirnya, upaya Shibad tak bisa lagi menutupi identitasnya.

Dia pun secara aktif ambil bagian dalam menyuarakan hak umat Uslam. Dia sadar, tidak mudah memperjuangkan hak ditengah kerasnya diskriminasi sebagai Muslim India. Namun, Shadab tak menyerah.[]Sumber:republika.co.id

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

HMI Komisariat Hukum Unimal Bagikan Takjil untuk Tukang Parkir Hingga Fakir Miskin

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Malikussaleh (Unimal) membagikan ratusan takjil...

Gubernur Aceh Sampaikan LKPJ 2020: Realisasi Pendapatan Rp14,4 Triliun, Belanja Rp13,2 T

BANDA ACEH – Realisasi Pendapatan Aceh Tahun Anggaran (TA) 2020 mencapai Rp.14,441 triliun lebih...

Profil CEO Brian Armstrong, Sosok yang Bawa Coinbase Melantai di Wall Street

Resmi melantai di wall street, perusahaan jual beli mata uang kripto, Coinbase mampu membawa...

Dishub Lhokseumawe Atur Lalu Lintas Jelang Buka Puasa di Lokasi Ini

LHOKSEUMAWE - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Lhokseumawe ikut mengatur arus lalu lintas di sejumlah...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 1

KAPTEN LET PANDE Episode 1 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Seratus perahu...

Ini Pesan Khatib saat Shalat Jumat di Masjid Islamic Center Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Ramai jamaah melaksanakan shalat Jumat pada pekan pertama bulan suci Ramadhan 1442...

Dipecat dan Banyak Utang, Wanita Ini Bangkit dengan Rp 72 Ribu

Dipecat dari pekerjaan dengan gaji besar serta memiliki setumpuk utang memang bukan hal yang...

Perempuan Kreatif, Siti Juita Mastura Aktif Ciptakan Drone

BATU PAHAT - Kemunculan wanita dalam bidang teknologi dron amat kurang, sedangkan usaha itu...

Abu Bakar Omar, Aktor Senior Malaysia Meninggal Dunia

KUALA LUMPUR - Aktor senior Malaysia, Abu Bakar Omar, meninggal dunia pada pukul 9.04...

Ini Bahayanya Sering Isi BBM Saat Tangki Kosong

MENGISI bahan bakar minyak (BBM) sudah menjadi kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan. Tanpa BBM,...

AS Jatuhkan Sanksi dan Usir Diplomat Rusia terkait Intervensi

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi dan mengusir 10 diplomat Rusia pada Kamis 15 April 2021...

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 1,57 Miliar Dolar AS

JAKARTA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Neraca perdagangan Indonesia Maret 2021 kembali...

Ini Penyakit yang Menyebabkan Bau Mulut

Bau mulut tidak hanya disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga, tapi juga bisa...

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Shihab Selesaikan Gelar S-3

JAKARTA - Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar menyampaikan kabar bahwa kliennya...

Artis Pakistan Menggubah Lagu Hubungan Turki, Azerbaijan, Pakistan

Seorang seniman nasyid Pakistan telah membuat lagu dan membuat video musik untuk menarik perhatian...

Puasa yang Sia-sia, Hati- Hati Ini Penyebabnya

Puasa yang sia-sia. Istilah ini sering terdengar namun apa maksudnya dan orang yang bagaimana...

Mualaf Inggris Olu Thomas: Saya Jatuh Cinta Pada Islam

LONDON -- Perantau Inggris bernama Olu Thomas adalah pengusaha yang sangat sukses di Uni...

Aksi Solidaritas untuk Nurhadi, AJI Banda Aceh: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis

BANDA ACEH - Para jurnalis berhimpun dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar...

IOM Serahkan Pendingin Vaksin kepada Dinkes Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - International Organization for Migration (IOM) menyerahkan satu unit pendingin vaksin (TCW3000AC) kepada...

9 Resep Minuman Apel Cocok untuk Sahur, Bisa Kurangi Kantuk

Apel merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Apel sangat baik...